CorakRagam

Imam Besar Masjid Islamic Center Samarinda KH Fahkruddin Wahab Wafat, Ini Riwayat Hidup Almarhum

Loading

Imam Besar Masjid Islamic Center Samarinda KH Fahkruddin Wahab Wafat, Ini Riwayat Hidup Almarhum
Imam Besar Masjid Islamic Center Samarinda atau Masjid Baitul Muttaqien KH Fahkruddin Wahab M.TH (istimewa)

Imam Besar Masjid Islamic Center Samarinda KH Fahkruddin Wahab wafat, ini riwayat hidup almarhum. Sosok ramah dan tawaduk.

Akurasi.id, Samarinda – Kabar duka menyelimuti Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), seorang ulama dan juga dikenal sebagai Imam Besar Masjid Islamic Center Samarinda atau Masjid Baitul Muttaqien KH Fahkruddin Wahab wafat, Rabu (21/4/2021) pukul 23.00 Wita.

Almarhum dikebumikan di kawasan Islamic Center Samarinda pada sekira Pukul 11.00 Wita Kamis (22/4/2021). Belum diketahui penyakit yang diderita atau penyebab ulama yang lahir di Kota Bangun, Kutai Kartanegara 15 April 1959 itu meninggal dunia.

Berikut data riwayat hidup almarhum KH Fahkruddin Wahab, yang diberikan oleh Humas Islamic Center Samarinda.

Jasa SMK3 dan ISO

KH Fahkruddin Wahab M.TH bin KH Abdul Wahab Sya’rani, merupakan anak ke-4 dari 11 bersaudara. Memiliki istri bernama Hj Aminah dan dikarunia 4 anak dan 12 cucu.

Semasa hidup Almarhum juga sempat menjadi Imam besar Masjid Raya Darussalam Samarinda, Ketua Syuriah Nahdatul Ulama (NU) Kaltim, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim, dan di masa akhir hidupnya Fahruddin menjadi Imam Besar Masjid Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Kaltim.

Selain di atas, Fahkruddin juga sempat menjabat sebagai, Dewan Penasihat Pondok Pesantren Al Mahsyar Nurul Iman Tenggarong, Dosen STAIN Samarinda, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ihsan Samarinda, Pembina Masjid Raya Darussalam Samarinda, dan Dewan Penasihat Ketua Dewan Pengawas Syariah Bank Kaltimtara Syariah.

Almarhum Imam Besar Islamic Center Samarinda itu dikenal dengan sifat yang ramah. Seperti halnya diceritakan oleh Mursidi Muslim, ia mengaku sudah kenal almarhum sekira 15 tahun, sewaktu beliau masih menjadi Imam Besar di Masjid Raya Darussalam.

Menurut Ketua Persatuan Senam Indonesia (Persani) Kaltim itu, bahwa KH Fahkruddin Wahab merupakan ulama yang tawaduk. Dan ketika menyampaikan ceramahnya, hati menjadi teduh, serta beliau tidak pernah mempermasalahkan masalah khilafiah atau perbedaan pendapat.

“Kalaupun beliau menyampaikan masalah khilafiah, itu tuntas ujarnya pendapat ulama ini dan ujarnya pendapat ulama itu, jadi kita itu nyaman mendengarnya,” ungkapnya saat usai menghadiri prosesi pemakaman almarhum pada Kamis (22/4/2021).

Politisi Partai Golkar tersebut, juga menyampaikan bahwa sosok almarhum yang wafat di usia ke-62, merupakan orang yang ramah, sosok yang sederhana.

“Karena dari kata-kata beliau itu, selalu dapat menyejukkan hati orang, maka wajar pas pemakan banyak datang dari berbagai elemen kalangan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Muhammad Budi Kurniawan 

Editor: Rachman Wahid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button