By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > Hadapi Covid-19 dengan Kreatif, RT 25 Bontang Baru Buat Terowongan Sterilisasi
Corak

Hadapi Covid-19 dengan Kreatif, RT 25 Bontang Baru Buat Terowongan Sterilisasi

akurasi 2019
Last updated: Maret 28, 2020 6:05 pm
By
akurasi 2019
Share
5 Min Read
RT 25 BONTANG BARU
Sebelum pulang warga diimbau mensterilkan diri. (istimewa)
SHARE
terowongan sterilisasi
Sebelum pulang warga diimbau mensterilkan diri. (istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Tak ada rotan, akar pun jadi. Peribahasa ini lantas menjadi motivasi Agus Salim membangun terowongan sterilisasi di tengah jalan masuk wilayah yang dipimpinnya, yakni RT 25 di Jalan MH Thamrin, Gang Terompet 1, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara.

baca juga: Waktu Belajar di Rumah Diperpanjang, Disdik Samarinda Jadikan Corona Mata Pelajaran

Ditetapkannya Bontang berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) pasca diumumkan adanya pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), lantas tak membuat pria yang disapa Agus ini panik. Dari hobinya yang senang membaca artikel di internet, dia menemukan tulisan tentang disinfectant chambers yang disiapkan di istana negara dengan harga puluhan juta.

Agus berinisiatif membuat bilik sterilisasi dengan menggunakan peralatan dan bahan yang mudah dijangkau. Berbekal ilmu dari browsing internet, Agus mempraktikkan cara mudah membuat disinfectant chambers. Mulanya dia melakukan percobaan membuatnya untuk digunakan di depan rumahnya. Selama 3 hari, alat tersebut berhasil digunakan.

terowongan sterisisasi
Para pemuda bahu membahu membuat terowongan sterilisasi. (istimewa)

Ketua RT yang membawahi 60 kepala keluarga (KK) ini pun mengajak warga dan para pemuda untuk membuat terowongan sterilisasi. Bahan-bahannya pun berasal dari swadaya masyarakat. Di antaranya drum untuk menampung disinfektan, besi baja, serta tarup hasil pengadaan program pemerintah. Sedangkan mesin embun walet lengkap set 20 titik nozzle sprayer, pompa RO, dan terpal diakui Agus barang itu dibeli tidak sampai menghabiskan Rp 500 ribu.

“Semuanya hasil urunan warga. Dan pemasangannya dibantu pemuda-pemuda yang aktif di RT 25,” katanya saat dihubungi Akurasi.id, belum lama ini.

Terowongan sterilisasi ini menggunakan tarup berukuran 3×4 meter. Memiliki 20 titik cairan embun disinfektan. Bagian 2 sisi dindingnya ditutup terpal agar embun tidak tertiup angin. Terowongan ini dihubungkan langsung dengan pompa yang terhubung arus listrik. Di bagian salah satu sisinya diletakkan drum ukuran 200 liter sebagai penampung cairan disinfektan yang diracik sesuai standar kesehatan. Dalam tahap percobaan, drum hanya diisi 100 liter cairan disinfektan. Jika cairan habis, maka diisi kembali oleh pemuda yang diberi tanggung jawab mengelola terowongan tersebut.

Suami dari Rumaidah ini berencana akan memasang terowongan sterilisasi itu awal April mendatang. Namun setelah diumumkan Bontang berstatus KLB, dia dan warga berduyun-duyun membuat terowongan sterilisasi. Prosesnya hanya membutuhkan waktu sehari. Untuk saat ini, kata dia, pengoperasian alat disinfeksi ini masih manual. Di mana warga yang akan memakai alat ini harus menekan tombol terlebih dahulu. kata Agus, alat kontrol sensor otomatis sudah dipesan senilai Rp 90 ribu masih dalam pemesanan.

“Kalau pake sensor dari jauh 7 meter orang datang embun disinfektannya keluar dan mati ketika sudah pergi,” jelas ayah dari 5 anak ini.

Inginkan Warga Berkorban dan Menjadi Lingkungan Mandiri

terowongan sterilisasi
Ketua RT 25 Agus Salim. (istimewa)

 

Setiap akan pulang ke rumah, pria yang akrab disapa Agus ini mengimbau warganya melewati terowongan sterilisasi yang diletakkan pada mulut Gang Terompet 1. Dia berharap warganya agar sedikit berkorban memutar jalan sebelum pulang meskipun ada jalan lain yang lebih dekat menuju rumah. Tujuannya hanya satu, kata Agus, demi keluarga selamat dari penularan virus korona.

“Pulang dari pasar, atau dari mana pun, ayo lewat terowongan sterilisasi. Jangan sampai pulang bawa virus untuk anak dan istri,” imbau pria yang sudah menjabat ketua RT selama 10 tahun ini.

Rencananya RT 25 Bontang Baru akan melakukan disinfeksi ke seluruh lingkungannya secara mandiri. Dalam kondisi terdesak seperti ini, lanjutnya, tidak perlu menunggu bantuan penyemprotan disinfektan dari pihak lain.

“Yuk kalau mau sehat mari saling bangun membangun, itu saja prinsipnya,” ucapnya.

Agus berharap semua mulai dari lapisan terbawah agar saling sadar menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) agar terhindar dari penularan penyakit. Selain itu, dia berharap warga lainnya terinspirasi membuat alat serupa untuk meminimalisir penularan virus korona.

“Seandainya semua mau mencoba dari bawah tanpa mengharapkan bantuan dulu Bontang bisa berkurang penyebarannya. Semoga ini menjadi inspirasi bagi wilayah lain,” pungkasnya. (*)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi


TAGGED:Covid-19rt 25 bontang baruterowongan strerisisasi
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Corak

Jakarta Travel Fair Ekspansi Kota Tepian, Tawarkan Banyak Paket Berlibur

By
akurasi 2019
Pemuda Belajar Kreatif di JPD
Corak

Pemuda Belajar Kreatif di JPD

By
akurasi 2019
300 Orang Ikuti Rapid Test RSJD Atma Husada, Satu Orang Didapati Hasilnya Reaktif
Trending

300 Orang Ikuti Rapid Test RSJD Atma Husada, Satu Orang Didapati Hasilnya Reaktif

By
akurasi 2019
POLRES DAN KODIM
Trending

Masih Berkeliaran Saat Pembatasan Sosial, Ini Tindakan Polres dan Kodim 0908 Bontang

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?