
![]()
Akurasi.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung kondisi satwa di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2025), menyusul viralnya video seekor harimau kurus yang disebut kelaparan karena pakan diduga dibawa pulang oleh petugas.
Pramono tiba di lokasi sekitar pukul 08.21 WIB dengan mengenakan batik dan celana panjang hitam. Tanpa menunggu, ia langsung menuju area penyimpanan pakan menggunakan buggy car. Di tempat penyimpanan tersebut terlihat berbagai jenis sayuran dan buah seperti wortel, jagung, ubi, cesin, pisang, kelapa, kacang panjang, kembang kol, hingga sawi yang menjadi konsumsi harian satwa di Ragunan.
Seorang petugas Ragunan menjelaskan bahwa video harimau kurus yang viral adalah rekaman lama yang kembali diunggah tanpa klarifikasi. Mendengar hal tersebut, Pramono menyayangkan pihak-pihak yang menyebarkan informasi menyesatkan di media sosial.
Cek Langsung Kandang Harimau Sri Deli
Pramono kemudian melanjutkan pengecekan ke kandang harimau Sri Deli, satwa yang menjadi sorotan dalam video viral. Ia bahkan sempat memberikan daging ayam segar kepada Sri Deli. Pada awalnya harimau tersebut tampak ragu dan menggeram, namun kemudian memakan daging yang diberikan.
Gubernur menilai kondisi harimau dalam video kemungkinan diambil saat masa pandemi Covid-19 ketika aktivitas masyarakat terbatas.
“Teman-teman bisa lihat sendiri, kondisinya sangat sehat,” ujar Pramono. Ia menegaskan Sri Deli kini tampak sehat, gemuk, dan mendapat perawatan baik.
Bantah Isu Pakan Dibawa Pulang Petugas
Pramono juga menepis keras tudingan bahwa petugas Ragunan membawa pulang pakan harimau.
“Yang diviralkan bahwa pakannya dibawa pulang itu tidak benar. Sekali lagi, tidak benar,” tegasnya.
Ia memastikan proses pemberian pakan dilakukan dengan pengawasan ketat dan ada petugas khusus yang bertanggung jawab atas distribusi pakan.
Tinjau Harimau Miliknya: Raja
Selain mengecek Sri Deli, Pramono juga menengok harimau Benggala miliknya bernama Raja yang dititipkan di Ragunan. Harimau tersebut tampak sehat dan gemuk. Pramono juga memastikan stok dan pengelolaan pakan satwa di Ragunan berjalan dengan baik.
Ia meminta pihak pengelola untuk menjaga standar pemberian pakan agar kasus tuduhan seperti dalam video viral tidak terulang.
“Pemberian pakan diawasi ketat dan ada yang bertanggung jawab khusus,” tegasnya.
Latar Belakang Video Viral
Video viral yang memicu polemik tersebut menampilkan seekor harimau tampak kurus dan mondar-mandir di kandang dengan narasi bahwa hewan tersebut kelaparan karena pakan dibawa pulang oleh petugas. Narasi itu langsung dibantah oleh pihak Ragunan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Dengan pengecekan langsung dan penegasan dari Gubernur, Pemprov DKI berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi lama yang dikemas ulang seolah-olah kejadian terbaru.(*)
Penulis: Nicky
Editor: Willy










Greetings,
Quick note — we’re offering Black Friday lifetime hosting services with Trusted Hosting Partner.
Plans available at $99.
Learn more: https://blackfriday2025.org/lifetime-web-hosting/
Simplify your hosting budget.
Kind regards,
Zara