By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Dua Warga Kutim Dipastikan Jalani Proses Isolasi Pengawasan Corona di Dua Rumah Sakit Berbeda di Kaltim
Trending

Dua Warga Kutim Dipastikan Jalani Proses Isolasi Pengawasan Corona di Dua Rumah Sakit Berbeda di Kaltim

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:27 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Dua kutim
Dua warga Kutim diketahui saat ini tengah diisola sebagai bagian dari pengawasan atas wabah virus corona setelah pulang dari Bogor. (Ilustrasi)
SHARE
Dua kutim
Dua warga Kutim diketahui saat ini tengah diisola sebagai bagian dari pengawasan atas wabah virus corona setelah pulang dari Bogor. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Sangatta – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang dan RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), menerima dua kasus pasien suspect covid-19 asal Kutim dan saat ini sudah menempati ruang isolasi. Diketahui keduanya sebelumnya melakukan perjalanan dinas luar ke daerah Bogor, Jawa Barat (Jabar) pada 26-29 Februari 2020 lalu.

Baca juga : Duduk Perkara Dua Warga Bontang Terduga Pengidap Corona yang Jalani Proses Isolasi di RSUD Taman Husada

Sebelumnya, kedua pasien suspect covid-19 atau corona ini tengah menjalani pemantauan disalah satu rumah sakit swasta di Sangatta Utara, Kutim, kemudian dirujuk berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan (Kemenkes) ke rumah sakit yang sudah ditentukan dan kasusnya ditingkatkan ketahap pengawasan (suspect) selama 14 hari ke depan.

Kini kedua pasien tersebut terus diawasi dan dilakukan pemeriksaan lanjutan. Sesuai protap dan SOP yang berlaku, maka pasien harus mendapatkan penanganan lebih lanjut, dan sampel dahak juga sudah diambil untuk dilakukan uji laboratorium di Jakarta.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, Muhammad Yusuf membenarkan jika ada dua warga Kutim yang suspect covid-19 dan statusnya naik ketahap pengawasan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Dokter Spesialis Paru, baik melalui rontgen paru maupun sistem pernafasan pasien.

“Awalnya masih tahap pemantauan, namun berdasarkan hasil pemeriksaan dokter paru masuk kategori tahap pengawasan. Karena masuk tahap pengawasan maka harus dilakukan isolasi di tempat yang memenuhi standar Kementerian Kesehatan, di Kaltim ada lima tempat, salah satunya Bontang,” ungkapnya.

Setelah berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi Kaltim, pasien yang dirujuk ke RSUD Bontang maupun ke Tenggarong, akan melalui tahap prosedur isolasi hingga tes laboratorium yang sudah menjadi tanggung jawab rumah sakit rujukan.

Saat ini Dinkes Kutim tengah mencari rentetan perjalanan kedua pasien, apakah pernah ada kontak dengan penderita positif corona atau tidak saat berada di Kota Bogor.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Selain itu juga melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap beberapa orang, baik yang tengah jalani perawatan di rumah sakit, jemaah yang baru pulang umroh, mahasiswa dari Wuhan (China), hingga Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja disalah satu perusahaan pertambangan di Kutim.

Kata Yusuf, pemantauan dilakukan guna mengantisipasi yang bersangkutan sakit sehingga dapat segera dilakukan pelacakan dan antisipasi menyebaran covid-19.

“Apabila orang dalam pemantauan mengalami sakit influenza hingga gangguan nafas, maka statusnya akan naik menjadi pasien dalam pengawasan yang harus menjalani perawatan. Meski pasien dalam pengawasan belum tentu suspect, namun demi perawatan menyeluruh pasien akan diisolasi,” tutupnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Dirhanuddin


TAGGED:CoronaCovid-19RSUD Taman Husada BontangSuspect Korona
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kaisar Akira Ayman, Putra Drummer Matta Band, Tewas Terseret Ombak di Pantai Kelingking
PeristiwaTrending

Kaisar Akira Ayman, Putra Drummer Matta Band, Tewas Terseret Ombak di Pantai Kelingking

By
Wili Wili
Heboh Lomba Panjat Pinang di Cianjur Hadiah Janda Cantik Jadi Sorotan Publik
PeristiwaTrending

Heboh Lomba Panjat Pinang di Cianjur Hadiah Janda Cantik Jadi Sorotan Publik

By
Wili Wili
KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta Tambahan untuk Mudik Lebaran 2025, Puncak Keberangkatan Diprediksi Akhir Maret
PeristiwaTrending

KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta Tambahan untuk Mudik Lebaran 2025, Puncak Keberangkatan Diprediksi Akhir Maret

By
Wili Wili
Kejaksaan Agung Gencar Usut Kasus Korupsi, Lembaga Survei Diminta Tak Giring Opini Publik
Trending

Kejaksaan Agung Gencar Usut Kasus Korupsi, Lembaga Survei Diminta Tak Giring Opini Publik

By
Redaksi Akurasi.id
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?