By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Breaking News: Demi Kepentingan Penyelidikan, Polisi Bongkar Makam Yusuf
Hukum & KriminalTrending

Breaking News: Demi Kepentingan Penyelidikan, Polisi Bongkar Makam Yusuf

akurasi 2019
Last updated: Februari 18, 2020 12:12 pm
By
akurasi 2019
Share
5 Min Read
bongkar makam yusuf
Proses awal pembongkaran makam mendiang jenazah Ahmad Yusuf Ghazali. (Muhammad Upi/Akurasi.id)
SHARE
bongkar makam yusuf
Proses awal pembongkaran makam mendiang jenazah Ahmad Yusuf Ghazali. (Muhammad Upi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Sesuai yang direncanakan, Selasa (18/2/20) pagi tadi, tepatnya pukul 09.07 Wita, aparat kepolisian dari Tim Inafis Mabes Polri yang dipimpin Kombes Pol, dr Sumy Hastry melakukan proses autopsi dari jenazah mendiang Ahmad Yusuf Ghazali (4) di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Jalan Damanhuri, Sungai Pinang.

baca juga: Tim Forensik Mabes Polri Turun Tangan, Ambil Alih Autopsi Jenazah Yusuf Bocah Tanpa Kepala

Prosesi lanjutan dari kasus kematian balita Yusuf ini, Hastry didampingi oleh jajaran Polda Kaltim dan Polresta Samarinda yang disaksikan pihak keluarga dari Bambang Sulistyo selaku ayah kandungnya. Dari pantauan di lapangan, sebelum melakukan pembongkaran makam, polisi sudah melakukan pengawalan ketat di seputaran lokasi sejak pukul 08.00 Wita tadi.

Tak hanya pagar betis dari aparat berseragam coklat. Untuk benar-benar mensterilkan area, polisi juga membentang ‘police line’. Mobil Tim Inafis Polresta Samarinda pun terpantau sudah bersiaga lebih dulu sembari menyambut kedatangan dr Hastry. Selain aparat kepolisian, petugas Kejaksaan Samarinda, namun Melisari sang ibunda Yusuf tak tampak pada pembongkaran hari ini.

bongkar makam yusuf
Polisi saat menggotong jenazah mendiang Yusuf menggunakan kantong mayat kuning menuju bilik autopsi. (Muhammad Upi/Akurasi.id)

Sebelum melaksanakan pembongkaran makam, pertama-tama Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu Ipda M Ridwan membacakan surat putusannya. Di dalam map merah tersebut bertuliskan ‘sesuai dengan laporan kepolisian pada 23 November 2019 silam, polisi telah melakukan proses penyelidikan dan telah ditingkatkan kepada proses penyidikan untuk menindaklanjuti kasus kematian Yusuf.

Dengan posisi berdiri di atas makam, Ridwan membacakan putusan kalau rangkaian autopsi hari ini merupakan bentuk kesepakatan yang telah diajukan oleh pihak keluarga.

“Dengan adanya permintaan lanjutan autopsi, maka kami dari kepolisian merespons dengan melaksanakannya dengan tim Mabes Polri,” terang Ridwan.

Selain itu, lanjut Ridwan, sebelum proses pembongkaran, serah terima dan penyitaan kuburan mendiang Yusuf juga telah sesuai prosedur kejaksaan.

“Apakah benar ini kuburan dari anak kita mendiang Yusuf?” tanya Ridwan.

“Baik, karena ini benar kuburannya maka akan kita mulai proses pembongkaran, dan diminta bagi yang tidak berkepentingan untuk turun mensterilkan area,” sambungnya.

Setelah area dirasa steril, penggali makam mulai bekerja di dampingi jajaran kepolisian. Sekira 20 menit berselang, petugas mengeluarkan kantong jenazah berwarna kuning untuk memasukkan jenazah Yusuf. Setelah dievakuasi, polisi kemudian menuruni pemakaman menuju bilik gajeboh yang telah disiapkan sebelumnya untuk pemeriksaan lebuh lanjut.

Sementara itu, Bambang Sulistyo yang dijumpai membenarkan jika pembongkaran ini merupakan hasil kesepakatan bersama pihak keluarga. Selain itu, Bambang juga mengharapkan dari proses autopsi ini, pihak kepolisian bisa menemukan dengan pasti titik terang penyebab kematian Yusuf.

“Karena ini yang selama ini menjadi beban keluarga. Apa yang sebenarnya terjadi? Apa penyebab kematiannya? Apa karena terseret banjir atau ada indikasi lainnya,” jelas Bambang.

Pada proses autopsi hari ini pun, kata Bambang, pihak keluarga terus melakukan komunikasi dengan aparat kepolisian.

“Mudahan hari ini lancar dan tidak ada hujan,” harapnya.

Dengan raut tegar menahan sedih, Bambang menghadiri proses autopsi hari ini tanpa ditemani sang istri Melisari. Ibunda Yusuf ini diketahui sedang ada kegiatan penting lain yang tak bisa ditinggalkan. Selain itu, karena pembongkaran  ini juga ditakutkan bisa mengganggu psikologis dari sang ibu Melisari.

“Takut juga kalau nanti pas liat dibongkar malah kenapa-kenapa,” ungkapnya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Bagi keluarga, jalan ini merupakan yang terbaik agar menemukan titik terang dari kematian sang buah hati. Apapun hasilnya nanti, apakah akan berindikasi sama dengan dugaan awal, yakni terseret arus banjir atau ada dugaan tindak kriminalitas, pihak keluarga mengaku akan sepenuhnya menerima semua hasil tersebut dengan lapang dada.

“Apapun hasilnya kami akan menerima,” tutupnya.

Setelah setengah jam berlalu, tim forensik masih terus melakukan proses autopsi di bilik gazebo pemakaman dengan berbalut kain coklat. Sesekali, terdengar suara mesin yang dinyalakan dari bilik. Sepertinya tim forensik melakukan pembedahan pada sisa tulang mendiang Yusuf. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus melakukan pengawalan ketat di seputar pemakaman karena rangkaian autopsi masih terus berjalan. (*)

Penulis: Muhammad Upi
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Balita Tanpa KepalaMisteri YusufPembongkaran Makam
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Suasana Haru Selimuti Rumah Duka Mpok Alpa di Ciganjur, Sejumlah Artis Hadir Melayat
PeristiwaTrending

Suasana Haru Selimuti Rumah Duka Mpok Alpa di Ciganjur, Sejumlah Artis Hadir Melayat

By
Wili Wili
Pengemudi Fortuner Ditangkap Saat Nyabu di Rest Area Tol Jagorawi, Modifikasi Tangki Angkut Ratusan Liter BBM Subsidi
Hukum & KriminalTrending

Pengemudi Fortuner Ditangkap Saat Nyabu di Rest Area Tol Jagorawi, Modifikasi Tangki Angkut Ratusan Liter BBM Subsidi

By
Wili Wili
Sidang Perceraian Paula Verhoeven dan Baim Wong Memasuki Babak Akhir, Hak Asuh Anak Jadi Perhatian
SelebritisTrending

Sidang Perceraian Paula Verhoeven dan Baim Wong Memasuki Babak Akhir, Hak Asuh Anak Jadi Perhatian

By
Wili Wili
Perkelahian di Kafe Tanjungpinang, Satu Anggota TNI Tewas: TNI AD dan AL Lakukan Investigasi
PeristiwaTrending

Perkelahian di Kafe Tanjungpinang, Satu Anggota TNI Tewas: TNI AD dan AL Lakukan Investigasi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?