By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Tim Forensik Ambil Sampel Darah Orangtua Yusuf Guna Identifikasi DNA
Hukum & KriminalTrending

Tim Forensik Ambil Sampel Darah Orangtua Yusuf Guna Identifikasi DNA

akurasi 2019
Last updated: Desember 12, 2019 7:42 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
tes dna
Polisi saat menunjukkan hasil pengambilan DNA orangtua Yusuf di RSUD AW Sjahranie siang tadi. (Muhammad Upi/Akurasi.id)
SHARE
dna
Polisi saat menunjukkan hasil pengambilan DNA orangtua Yusuf di RSUD AW Sjahranie siang tadi. (Muhammad Upi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda– Jenazah balita tanpa kepala yang diklaim sebagai Ahmad Yusuf Ghazali terus diselidiki identitas sebenarnya oleh pihak kepolisian dan tim forensik RSUD AW Sjahranie. Rabu (11/12/2019) siang tadi, Bambang Sulistyo dan Melisari bertandang ke RSUD AW Sjahranie, guna memberikan sampel darah mereka.

baca juga: Fakta Medis Ungkap Kematian Jenazah yang Diduga Yusuf

Hal ini merupakan tindak lanjut penyelidikan, setelah polisi pada waktu sebelumnya menggelar pra rekonstruksi dan menelusuri aliran drainase eks anak sungai karang asam.

Jika hanya meyakini pakaian yang identik antara Yusuf dan jenazah tersebut, tentu belum bisa dijadikan landasan bagi pihak kepolisian. Untuk itu, pengujian DNA pasalnya wajib dilaksanakan. Jika pada orangtua diambil sampel darah, maka pada tubuh jenazah polisi dan tim forensik mengambil tulang lengan atas kanan dan iganya.

Kedua bahan itu, nantinya akan dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) di Jakarta Timur. Untuk mencari fakta kebenarannya.

“Kami tetap kooperatif dan mengikuti semua prosedurnya,” ucap Bambang Sulistyo setelah memberikan sampel di RSUD AW Sjahranie.

Meski harus menunggu hasil uji laboratorium, namun keyakinan Bambang masih teguh berdiri kalau jenazah tersebut merupakan buah hatinya bernama Yusuf. Jika nanti hasil telah keluar, namun fakta menunjukkan kenyataan yang berbeda, kata Bambang, ia bersama keluarga merasa cukup untuk melanjutkan pencarian dan mengikhlaskan semuanya.

“Saya legowoMas, kalau nantinya memang hasilnya berbeda pasti kami juga akan bicarakan lagi bagaimana kedepannya,” akunya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Damus Asa, uji DNA yang dilakukan, merupakan prosedur yang harus dijalani. Hal ini untuk mengungkapkan rangkaian peristiwa penemuan jenazah secara bertahap.

Polisi berpangkat balok tiga ini, sana seperti sebelumnya kalau aparat berseragam coklat masih memfokuskan penyelidikan kepada hasil identifikasi. Untuk soal dugaan jenazah tersebut sebagai korban tindak kejahatan, Damus belum bisa membeberkannya lebih jauh.

MAHYUNADI

“Kalau sementara dari forensik rumah sakit (RSUD AW Sjahranie) tidak ada tindak kekerasan,” akunya.

Bukti dan keterangan tentang tenggelamnya anak tersebut juga masih belum kuat, dan dugaan adanya penculikan membuat polisi masih menyelidiki semua dugaan.

“Semua dugaan masih kami dalami, sampai saat ini belum ada fakta kuat yang mengarah ke sana (penculikan),” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Upi
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:Balita Tanpa KepalaMayat BalitaMisteri Yusuftes dna
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

kkp sangatta
Trending

Selain Aktivitas Perkapalan Diperketat, KKP Juga Terapkan Ini Antisipasi Corona di Kutim

By
akurasi 2019
Trending

Remaja di Aceh Hamili Kakak hingga Melahirkan, Ini Penyebabnya?

By
Devi Nila Sari
Kopda Bazarsah Divonis Hukuman Mati dan Dipecat dari TNI Usai Tembak Tiga Polisi di Lampung
Hukum & KriminalTrending

Kopda Bazarsah Divonis Hukuman Mati dan Dipecat dari TNI Usai Tembak Tiga Polisi di Lampung

By
Wili Wili
Victoria Kjaer Theilvig Menjadi Miss Universe 2024, Perempuan Pertama dari Denmark yang Meraih Gelar Tersebut
PeristiwaTrending

Victoria Kjaer Theilvig Menjadi Miss Universe 2024, Perempuan Pertama dari Denmark yang Meraih Gelar Tersebut

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?