Birokrasi

Pembangunan Maloy Tinggal Dirampungkan APBN, Agus Suwandy: Dari Dana APBD Sudah Kami Selesaikan dari 2018

Loading

maloy
Anggota Komisi III DPRD Kaltim Agus Suwandy. (Muhammad Aris/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Operasional Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK) yang terletak di Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur (Kutim) sudah sangat dinanti-nantikan semua pihak. Selain diharapkan untuk mendongkrak kegiatan ekonomi Kaltim, keberadaan KEK MBTK bakal membuka akses transportasi dan pembangunan di daerah pelosok dan pesisir.

Hanya saja, menjelang akhir 2019 ini, roman-roman pekerjaan yang masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) itu belum juga tampak terlihat. Belum rampungnya pembangunan sisi pelabuhan yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat disebut jadi kendalanya.

Baca Juga: Agus Suwandy Tidak Yakin Jalan Tol Dioperasikan Akhir Tahun Ini

Kendati demikian, anggota Komisi III DPRD Kaltim Agus Suwandy menyebutkan, apa yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kaltim dalam proyek multi years contract (MYC) sudah diselesaikan. Baik dari segi pelaksanaan fisik pekerjaan maupun dari sisi penganggarannya.

Jasa SMK3 dan ISO

Logo dprd Kaltim“Penganggaran untuk pekerjaan KEK Maloy itu sebenarnya sudah kami selesaikan sejak 2018 lalu. Pekerjaan fisiknya pun sudah selesai semua,” kata dia saat disambangi di ruang kerjanya, Senin (25/11/19).

Ketika pun masih ada pekerjaan fisik yang tersisa sebagaimana yang jadi tanggung jawab Pemerintah Kaltim, sambung dia, maka itu tinggal pada tahap pemeliharaan proyek saja lagi. Jumlahnya pun sudah tidak banyak lagi, hanya tersisa sedikit saja.

“Semua proyek multi years yang dikerjakan Pemerintah Kaltim, yang menjadi tanggung jawab APBD, saya kira sudah kami selesaikan semua. Tinggal yang menjadi tanggung jawab APBN yang belum. Proyek Maloy itu salah satunya,” tutur politikus Partai Gerindra tersebut.

Adapun pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kaltim sebelumnya, yakni pembangunan akses jalan masuk menuju KEK Maloy dan pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) di kawasan tersebut. Kedua proyek itu telah selesai dari pertengahan 2019.

“Dalam pembangunan KEK Maloy itu kan, bukan hanya dibebankan kepada ABPD Kaltim, tetapi juga melibatkan pendanaan dari APBN. Nah, semua yang menjadi tanggung jawab APBD, itu sudah dikerjakan,” katanya.

Beberapa proyek yang dikerjakan pemerintah pusat melalui dana APBN yakni pembangunan jalan di kawasan KEK Maloy, termasuk pembangunan sisi Pelabuhan Maloy. Karena proyek tersebut ditetapkan sebagai salah satu PSN oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Jalan dalam kawasan Maloy, karena itu PSN, maka diserahkan ke APBN. Kita cuma mengantarkan pembangunannya sampai ke jalan menuju KEK Maloy. Kita berharap pekerjaan proyek yang masih tersisa dapat segera dirampungkan, agar Maloy dapat segera dimanfaatkan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Aris
Editor: Yusuf Arafah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button