By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Corak > Tinggalkan Masa Lalu di Tablig Akbar Ustaz Subhan Bawazier
Corak

Tinggalkan Masa Lalu di Tablig Akbar Ustaz Subhan Bawazier

akurasi 2019
Last updated: Oktober 27, 2019 1:11 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
SHARE
Tablig Akbar
Ustaz Subhan Bawazier. (Destiana Nur Hidayanti/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Masa lalu erat kaitannya dengan peristiwa pada seseorang di masa lampau. Entah pengalaman baik atau buruk. Biasanya jika berbicara masa lalu kerap menimbukan perasaan emosional yang tidak dapat dihindari.

Selamat Tinggal Masa Lalu menjadi tema Tablig Akbar oleh penceramah Ustaz Subhan Bawazier di Masjid Baiturrahman Bontang. Dimulai pukul 09.00 Wita, masyarakat Bontang terdiri dari kawula muda hingga orang tua berbondong-bondong menghadiri kegiatan yang digelar Sabtu (26/10/19) kemarin. Kehadiran ustaz yang hobi bikers ini membuat warga makin antusias menyimak kajiannya. Apalagi tajuk yang dibahas relevan dengan tren hijrah saat ini.

Sebelum membahas masa lalu, Ustaz Subhan Bawazier mengawali ceramahnya dengan mengangkat topik ketakwaan. Kata dia, sebagai umat muslim, sudah menjadi kewajiban untuk berpegangan teguh pada Alquran serta menggenggam erat hukum Islam.

Ada lima amalan dasar manusia beriman dan beramal saleh. Diantaranya, mengikat diri kepada Allah, mendekatkan diri kepada-Nya, bersungguh-sungguh serta tunduk dan patuh, rida Allah sebagai rabi, dan rida bahwa Muhammad SAW adalah rasul-Nya. Poin terakhir mengandung konsekuensi tersendiri, bahwa dengan rida terhadap Nabi Muhammad SAW, maka kita harus menaati semua perkataan beliau.

Tablig Akbar
Jumlah jemaah di Masjid Baiturrahman membeludak. (Destiana Nur Hidayanti/Akurasi.id)

“Menjauhi yang dilarang, serta meyakini tentang apa yang dikabarkan. Walaupun itu hal yang bersifat gaib,” jelasnya.
Ceramah ditutup dengan topik yang dinanti, yakni bagaimana cara untuk meninggalkan masa lalu. Ustaz Subhan Bawazier menjelaskan ada 3 caranya. Pertama dengan membaca Alquran serta menghayati dan memahami maknanya. Kedua, menjalankan sunah nabi. Terakhir rajin berzikir di manapun dan kapan saja.

Di akhir sesi Ustaz Subhan membuka sesi tanya jawab yang ditulis pada lembaran kertas. Antusiasme jamaah terlihat pada sesi ini. Banyak yang melontarkan pertanyaannya terkait pengalaman buruk di masa lalu. Bagi yang berani bertanya langsung, di sesi ini jamaah juga mendapat hadiah berupa buku.

Nur Hidayati, salah satu jamaah yang hadir dalam tablig akbar mengungkapkan dirinya memperoleh pengalaman berkesan. Kata dia, ceramah yang disampaikan diuraikan secara jelas dan asyik. Dia pun mengaku lebih bersemangat menjalankan ibadah. Khususnya menjalankan sunah nabi.

“Alhamdulillah secara materi tersampaikan dengan baik. Membuat saya semangat beribadah, khususnya ibadah sunah karena dengan mengamalkannya kita bisa meraih cinta Allah. Well, I got so much energy setelah ikut kajian ini,” tandasnya. (*)

Penulis: Destiana Nur Hidayanti
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Tablig Akbar
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran, Aliansi Pemuda Bontang Peduli Salurkan Bantuan Rp13,7 Juta
Corak

Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran, Aliansi Pemuda Bontang Peduli Salurkan Bantuan Rp13,7 Juta

By
akurasi 2019
Germas di Kelurahan Satimpo, Warga Berbondong-bondong Cek Kesehatan
BirokrasiCorak

Germas di Kelurahan Satimpo, Warga Berbondong-bondong Cek Kesehatan

By
akurasi 2019
pupuk kaltim
Corak

Peduli Kuli Tinta, Pupuk Kaltim Bagikan APD dan Vitamin untuk Jurnalis

By
akurasi 2019
Beriktikaf di Masjid Nurul Ilmi, Khatamkan Satu Juz Setiap Malam
Corak

Beriktikaf di Masjid Nurul Ilmi, Khatamkan Satu Juz Setiap Malam

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?