By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Dewan Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Pembakar Lahan
Birokrasi

Dewan Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Pembakar Lahan

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:35 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Anggota DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. (Istimewa)
SHARE

Anggota DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. (Istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Kemarau panjang tengah menghampiri wilayah Indonesia. Beberapa provinsi sedang berjuang menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dampak kebakaran itu menyebabkan asap beracun. Seperti di wilayah Pekanbaru, Riau udara sudah masuk level berbahaya. Sama halnya dengan wilayah Kalimantan, termasuk Kalimantan Timur.

Menyikapi itu, anggota DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang meminta agar pemerintah sedari awal melakukan berbagai upaya pencegahan. Menurutnya, harus dari sekarang pemerintah melakukan penanganan terstruktur terhadap berbagai potensi karhutla.

Politisi Partai NasDem itu menyadari benar bahaya dan dampak yang ditimbulkan dari karhutla. Karena sepulangnya dari kegiatan di Jakarta, pesawat yang dia tumpangi menuju Bandara APT Pranoto Samarinda gagal mendarat karena tebalnya kabut asap di atas langit Kota Tepian.

“Pesawat dari Jakarta harus landing di Makassar, nunggu dulu penerbangan 5 jam kemudian terbang dan mendarat di Balikpapan, itu karena Bandara Samarinda tertutup kabut asap,” ungkap Bakhtiar saat dihubungi Akurasi.id, Minggu (15/9/19).

Menurutnya, karhutla yang terjadi di beberapa titik di Kaltim harus segera ditindaklanjuti oleh pemerintah. Aparat hukum, sebaiknya langsung menindak secara tegas oknum yang menyebabkan karhutla. Mengingat kabut asap yang menyelimuti wilayah Kaltim menimbulkan beberapa dampak kepada masyarakat.

“Banyak perusahaan yang rugi karena kabut asap ini, seperti maskapai penerbangan, serta lainnya. Kabut asap juga tak baik bagi masyarakat karena dapat menimbulkan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA),” bebernya.

Pemerintah, lanjutnya, dalam hal ini Gubernur Kaltim, harus segera mengeluarkan status kondisi luar biasa (KLB). Selain itu, dia juga meminta seluruh masyarakat di wilayah Kaltim bersatu untuk menolak karhutla dengan cara melaporkan jika melihat ada oknum yang dengan sengaja membakar lahan.

“Kalau melihat ada yang sengaja membakar, segera laporkan, baik itu pihak perusahaan, masyarakat, atau siapapun yang menimbulkan api,” ujarnya.

Pria yang menjabat Sekretaris DPD NasDem Bontang itu mengimbau kepada masyarakat Bontang khususnya, dan masyarakat Kaltim pada umumnya untuk tidak menggarap lahan dengan cara membakar lahan. Karena dampaknya bisa merugikan semua pihak.

“Apalagi di Bontang, lahan pertanian tidak terlalu banyak, kalau mau menggarap lahan, sebaiknya dengan cara lain, jangan membakarnya. Karena sedang musim kemarau, api sulit padam, tapi cepat merembet ke wilayah lain,” terang BW. (*)

Penulis: Ayu Salsabilah
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:Bakhtiar WakkangDPRD BontangKebakaran Lahan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pedagang Pasar Tamrin Mengeluh Sepi Pembeli, Rustam: Perlu Ditata Ulang
Kabar Politik

Pedagang Pasar Tamrin Mengeluh Sepi Pembeli, Rustam: Perlu Ditata Ulang

By
Devi Nila Sari
7 karyawan phk
Birokrasi

7 Karyawan di PHK dan 35 Pekerja Dirumahkan, Bakal Dapat Kartu Pra Kerja

By
akurasi 2019
Pembukaan MTQ Jadi Sorotan, Bakhtiar Wakkang Ingatkan Tim Gugus Covid Konsisten
Kabar Politik

Pembukaan MTQ Jadi Sorotan, Bakhtiar Wakkang Ingatkan Tim Gugus Covid Konsisten

By
Devi Nila Sari
Raup Multiplier Effect, Pengoperasian Jembatan Pulau Balang Dinilai Mendesak
BirokrasiTrending

Raup Multiplier Effect, Pengoperasian Jembatan Pulau Balang Dinilai Mendesak

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?