By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Corak > Perjuangan Perempuan Ini Melahirkan Bayi “Raksasa” di Hari Kemerdekaan
Corak

Perjuangan Perempuan Ini Melahirkan Bayi “Raksasa” di Hari Kemerdekaan

akurasi 2019
Last updated: Agustus 18, 2019 7:32 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Perjuangan Perempuan Ini Melahirkan Bayi “Raksasa” di Hari Kemerdekaan
Sulistiana (jilbab lime) bersama bidan dan ibu yang melahirkan pada HUT RI mengabadikan foto bersama. (Istimewa)
SHARE
Perjuangan Perempuan Ini Melahirkan Bayi “Raksasa” di Hari Kemerdekaan
Sulistiana (jilbab lime) bersama bidan dan ibu yang melahirkan pada HUT RI mengabadikan foto bersama. (Istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Raut lega dan bahagia terpancar dari wajah Sulistiana (27). Dia sudah tak sabar pulang ke rumah menemui empat anaknya yang ditinggalkannya semalam karena melahirkan bayi di Rumah Sakit (RS) Amalia Bontang.

Bersama sang suami bernama Ilham (39), dia menuruni tangga lantai 2 RS Amalia Bontang dengan hati-hati. Tangan kanan Ilham merangkul sang istri. Sedangkan tangan kirinya menggendong buah cinta mereka yang dilahirkan pada pukul 18.30 Wita.

Sebelum ia melahirkan bayinya, dari Tanjung Laut Indah, dia dibonceng suaminya menggunakan motor. Pada pukul 04.00 Wita, dia tiba di rumah sakit. Kepada Akurasi.id, Sulistiana berujar, dari sembilan ibu yang melahirkan anak di RS Amalia Bontang, dia yang paling awal mendatangi RS itu karena ia merasakan kontraksi. Setelah dicek bidan di ruang bersalin, ternyata Sulistiana sudah melewati pembukaan tiga.

Hingga tengah hari, dia tak kunjung melahirkan bayinya. Ia dipindahkan ke kamar rawat di lantai 2. Pada pukul 16.00 Wita, dia kembali merasakan kesakitan. Setelah dicek, ia sudah mengalami pembukaan 5. Artinya, sebentar lagi bayi akan keluar dari rahimnya.

Dalam proses melahirkan anak, Sulistiana menghadapi kendala. Sekuat apapun ia mengejan, dia merasa bayinya sulit keluar. Padahal, saat perempuan muda itu melahirkan empat anaknya, dia melewati proses bersalin dengan mudah dan cepat.

Ilham terus menemani dan menyemangati sang istri hingga bayi laki-laki tampan lahir pukul 18.30 Wita. “Saya pasien yang datang awal. Tapi melahirkan paling terakhir,” ucap Sulistiana.

Dia terkejut mengetahui bayinya berbobot 3,8 kilogram dan panjang 52 sentimeter. Dia tidak pernah menyangka bayi yang dilahirkannya memiliki bobot cukup besar. Sebab selama mengontrol kehamilan, dokter mengatakan kondisi bayinya sehat. Ukurannya normal.

“Saya kaget. Saya kira sama seperti anak saya sebelumnya. Lahir 3,4 kilogram saja. Padahal nafsu makan saya biasa saja,” ucap perempuan lima anak ini.

Sulistiana mengaku bahagia dan bangga karena melahirkan bayi di hari kemerdekaan Indonesia. Dia mengatakan, dokter kandungan memprediksi bayinya akan lahir pada 20 Agustus 2019. Namun Sulistiana dan Ilham memiliki firasat bahwa bayi mereka akan lahir pada 17 Agustus.

“Kan saya ngobrol sama suami. Kapan ya saya melahirkan. Suami bilang mungkin 17 Agustus lahir. Saya mengiyakan,” beber Sulistiana sambil tersenyum.

Dia berharap anaknya menjadi anak saleh, berbakti kepada orang tua, serta menjadi kebanggaan bangsa dan negaranya.

Sembilan Bayi Diberi Bingkisan

Melahirkan anak bertepatan dengan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, terasa sebagai momen spesial. Pada hari bersejarah tersebut, sembilan bayi dilahirkan di RS Amalia Bontang.

Dokter Spesialis Kandungan RS Amalia Bontang, Fakhruzzabadi, mengungkapkan, sembilan bayi yang lahir tersebut berjenis kelamin laki-laki. Bayi yang paling besar berbobot 3,8 kilogram. Bayi yang lahir dari pasangan Sulistiana dan Ilham.

“Proses kelahirannya semua normal. Tidak ada yang caesar. Tidak ada kendala selama persalinan,” kata pria yang akrab disapa dokter Badi ini.

Lahir di hari yang istimewa, sembilan bayi itu mendapat bingkisan dari rumah sakit swasta ini. Dokter Badi menuturkan, bayi yang lahir di hari biasa mendapatkan bingkai foto lengkap dengan biodatanya.

Berbeda dengan momen spesial seperti HUT RI. Selain diberikan bingkai foto, bayi juga mendapat bingkisan berupa keperluan bayi: baju, kaos kaki, selimut, perlengkapan mandi, dan sebagainya.

“Tidak hanya hari kemerdekaan saja. Hari Kartini, hari anak, kami juga memberikan bingkisan untuk pasien RS Amalia,” pungkasnya. (*)

Penulis: Suci Surya Dewi
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:17 AgustusBayi KemerdekaanIbu MelahirkanPerjuangan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

RT 25 BONTANG BARU
Corak

Hadapi Covid-19 dengan Kreatif, RT 25 Bontang Baru Buat Terowongan Sterilisasi

By
akurasi 2019
rusmadi covid-19
Corak

Cegah Covid-19, Rusmadi dan Kawal Milenial Bagikan Ratusan Masker, Hand Sanitizer dan Takjil Kepada Ojol

By
akurasi 2019
45 catin
CorakNews

45 Pengantin Tetap Gelar Akad di Tengah Wabah Covid-19

By
akurasi 2019
HKN
Corak

Ratusan Masyarakat Ikuti Jalan Sehat dan Gowes, Ramaikan Puncak HKN ke-55

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?