By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > Pembagian Daging Kurban, BLH: Kurangi Pemakaian Plastik
Corak

Pembagian Daging Kurban, BLH: Kurangi Pemakaian Plastik

akurasi 2019
Last updated: Agustus 7, 2019 8:43 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Pembagian Daging Kurban, BLH: Kurangi Pemakaian Plastik
Ilustrasi (Net)
SHARE
Pembagian Daging Kurban, BLH: Kurangi Pemakaian Plastik
Ilustrasi (Net)

Akurasi.id, Bontang – Masyarakat Bontang diimbau mengurangi penggunaan kantong plastik saat membungkus daging kurban pada Iduladha 1440 Hijriah. Tujuannya, selain mengurangi limbah plastik, juga mengurangi risiko penyakit berbahaya akibat pemakaian kantong plastik.

Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Kapasitas dan Penegakan Hukum Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, Anwar Sadat, mengatakan, imbauan ini ditujukan kepada masyarakat, pengurus masjid, dan penyelenggara kurban.

“Kalau biasanya pakai kresek dobel, bisa dikurangi jadi satu plastik saja yang dipakai,” ucapnya belum lama ini.

Dia menyarankan penerima daging kurban membawa wadah dari rumah. Anwar berharap saat pembagian kupon, panitia kurban menyampaikan arahan tersebut.

“Akan lebih bagus kalau bawa wadah dari rumah. Jadi tidak perlu pakai kantong plastik lagi,” imbuhnya.

Penyebab Kanker

Selain mengurangi limbah plastik, pembatasan penggunaan kantong plastik berdampak positif bagi kesehatan tubuh. Anwar memaparkan, pemakaian kantong plastik hitam atau berwarna mengundang penyakit kanker apabila dipakai untuk membungkus daging.

Bakteri yang menempel pada daging, kata dia, bisa dimatikan dengan cara direbus pada suhu tertentu. Berbeda halnya dengan kantong plastik. Kantong plastik yang terpapar sinar matahari meninggalkan partikel zat kimia berbahaya. Apabila dipakai, daging dapat menyerap zat berbaya di dalamnya.

“Paling parah menyebabkan kanker dan membuat mekanisme dalam tubuh tidak normal. Dampaknya baru terlihat sembilan tahun ke depan,” bebernya.

Pengganti Plastik

Pembagian Daging Kurban, BLH: Kurangi Pemakaian Plastik
Anwar Sadat. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Anwar ingin menerapkan penggunaan besek untuk mewadahi daging kurban. Namun produksi besek di Bontang masih kurang dibanding di Pulau Jawa. Dia berharap, tahun depan Bontang dapat menyediakan besek di Iduladha.

“Perlahan kita bisa terapkan penggunaan besek untuk daging kurban,” ujarnya.

Peraturan Walikota (Perwali) Bontang Nomor  30 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Produk Plastik Sekali Pakai diberlakukan Februari lalu. Setiap retail besar dan kecil di Kota Taman diimbau tidak menggunakan kantong plastik.

Anwar mengungkapkan, aturan tersebut berlaku pula di kantor pemerintahan dan swasta. “Di setiap kantor perlu menyediakan dispenser air minum dan gelas kertas. Tujuannya mengurangi sampah,” pungkasnya (*)

Penulis: Suci Surya Dewi
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:Anwar SadatBLH BontangDaging KurbanKantong PlastikStop Pakai Kantong Plastik
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Demo 50.000 Buruh di Jakarta 24 September 2026: Hindari 5 Rute Ini, Cek Jalur Alternatif

Akurasi.id, Jakarta - Hari ini, Rabu (24/9/2026), Jakarta bakal macet total. Sekitar…

Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Peringkat 23, Bulu Tangkis Harapan Emas Pertama

Akurasi.id, Jakarta - Kabar terbaru dari kontingen Indonesia di Asian Games 2026…

Adu Ganas! Perbedaan iPhone 18 Pro Max vs 17, 16, 15 Pro Max, Mana Paling Worth It?

Akurasi.id, Jakarta - iPhone 18 Pro Max baru rilis di Singapura 18…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Akbar Tanjung: HMI Harus Tetap Menjaga Umat dan Bangsa
Corak

Akbar Tanjung: HMI Harus Tetap Menjaga Umat dan Bangsa

By
akurasi 2019
Puncak Dabo Jadi Primadona Para Wisatawan Kaltim dan Luar Daerah
CorakRagam

Puncak Dabo Jadi Primadona Para Wisatawan Kaltim dan Luar Daerah

By
akurasi 2019
Ratusan Driver Terdampak Banjir Terima Bantuan dari GOJEK
Corak

Ratusan Driver Terdampak Banjir Terima Bantuan dari GOJEK

By
akurasi 2019
Cara Irfan Tetap Jaring Aspirasi di Tengah Pandemi
Corak

Cara Irfan Tetap Jaring Aspirasi di Tengah Pandemi

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?