PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Turun Rp24.000, Kini Rp2.997.000 per Gram

Rincian Harga Emas Antam Terbaru dan Ketentuan Pajak Pembelian

Loading

Akurasi.id – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan pada perdagangan Sabtu (14/3/2026). Berdasarkan informasi dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini turun Rp24.000 sehingga berada di level Rp2.997.000 per gram.

Penurunan harga ini terjadi setelah sebelumnya emas Antam sempat berada di atas angka Rp3 juta per gram. Selain harga jual, harga jual kembali atau buyback juga ikut mengalami penurunan.

Harga buyback emas Antam pada hari ini turun Rp34.000 dan berada di posisi Rp2.749.000 per gram. Harga buyback merupakan harga yang ditetapkan jika konsumen ingin menjual kembali emasnya kepada Antam.

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut daftar harga emas Antam di laman resmi Logam Mulia pada Sabtu (14/3):

Jasa SMK3 dan ISO
  • 1 gram: Rp2.997.000

  • 2 gram: Rp5.944.000

  • 3 gram: Rp8.898.000

  • 5 gram: Rp14.800.000

  • 10 gram: Rp29.520.000

  • 25 gram: Rp73.635.000

  • 50 gram: Rp147.105.000

  • 100 gram: Rp294.060.000

  • 250 gram: Rp734.840.000

  • 500 gram: Rp1.469.400.000

  • 1.000 gram: Rp2.937.600.000

Sementara itu, jika memperhitungkan pajak, harga emas untuk beberapa ukuran dapat sedikit lebih tinggi.

Ketentuan Pajak Pembelian Emas

Mengacu pada aturan dalam PMK Nomor 48 Tahun 2023, konsumen akhir dibebaskan dari Pajak Penghasilan (PPh) saat membeli emas batangan.

Namun demikian, pengusaha emas tetap diwajibkan memungut Pajak Penghasilan Pasal 22 sebesar 0,25 persen dari harga jual kepada pembeli. Besaran tarif ini lebih rendah dibandingkan aturan sebelumnya yang mencapai 0,45 persen.

Kebijakan tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam berinvestasi emas sekaligus tetap menjaga kepatuhan pajak di sektor perdagangan logam mulia.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button