
![]()
Akurasi.id – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menargetkan tunggal putra Indonesia Muhammad Zaki Ubaidillah menembus peringkat 15 besar dunia pada musim 2026. Target tersebut dicanangkan setelah pebulu tangkis muda yang akrab disapa Ubed itu menjuarai BWF World Tour Super 300 Thailand Masters 2026.
Ubed sukses meraih gelar juara usai menaklukkan wakil tuan rumah Panitchaphon Teeraratsakul lewat pertarungan ketat tiga gim dengan skor 21-19, 20-22, 21-19 pada partai final yang digelar di Nimibutr Stadium, Patumwan, Thailand, Minggu (1/2/2026).
Gelar tersebut menjadi titel Super 300 pertama bagi Ubed sepanjang karier profesionalnya. Eng Hian menilai keberhasilan tersebut bukan hanya soal gelar, tetapi juga kematangan mental sang pemain saat menghadapi tekanan di momen krusial.
“Poin positif dari Ubed pada pertandingan final, selain berhasil meraih gelar Super 300 pertamanya, adalah kemampuannya melewati momentum-momentum krusial,” ujar Eng Hian dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (2/2/2026).
Menurut Eng Hian, sikap pantang menyerah yang ditunjukkan Ubed di laga final menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi di turnamen-turnamen level lebih tinggi ke depan.
“Itu modal penting yang harus terus dijaga,” katanya.
Dengan kemenangan ini, Muhammad Zaki Ubaidillah menjadi tunggal putra kedua Indonesia yang menjuarai Thailand Masters. Sebelumnya, Tommy Sugiarto mencatat prestasi serupa dengan meraih gelar juara secara beruntun pada edisi 2017 dan 2018.
Eng Hian menegaskan bahwa tantangan berikutnya bagi Ubed adalah menjaga konsistensi performa, terutama untuk bersaing di turnamen Super 500 ke atas, sekaligus memenuhi target peringkat dunia sebagai bagian dari persiapan menuju kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.
“Ke depan, Ubed harus mampu menjaga konsistensi performa agar bisa masuk ke peringkat Top 15 dunia pada tahun 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028 yang akan dimulai pada 2027,” jelasnya.
Berdasarkan laman resmi BWF, sebelum tambahan poin Thailand Masters 2026 dihitung, Ubed berada di peringkat ke-44 dunia dengan total 33.485 poin. Tambahan poin dari gelar juara tersebut diperkirakan akan mendongkrak posisinya secara signifikan dalam pembaruan peringkat dunia yang dirilis pekan ini.
Selain menyoroti prestasi Ubed, Eng Hian juga mengevaluasi performa keseluruhan Tim Merah Putih di Thailand Masters 2026. Indonesia memborong empat gelar juara dan menempatkan dua wakil lainnya sebagai finalis, dengan mayoritas pemain berasal dari kelompok usia muda.
Menurut Eng Hian, pencapaian ini merupakan buah dari program pembinaan dan regenerasi PBSI sepanjang 2025.
“Harapannya, prestasi yang diraih oleh atlet-atlet muda Indonesia dapat terus meningkat secara berkelanjutan,” ujarnya.
“Kami menginginkan hasil dari program yang telah dijalankan pada 2025 dapat dilanjutkan dengan peningkatan pencapaian prestasi, khususnya pada turnamen level Super 500 ke atas, sebagai bagian dari persiapan menuju kualifikasi Olimpiade yang akan dimulai pada Mei 2027,” tutup Eng Hian.
Sesuai arahan Ketua Umum PBSI Mohammad Fadil Imran, tahun 2026 ditetapkan sebagai tahun prestasi, dengan fokus peningkatan hasil di turnamen level tinggi sebagai fondasi menuju Olimpiade.(*)
Penulis: Nicky
Editor: Willy









