By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > KPK Usut Perintah Penghapusan Chat dalam Kasus Dugaan Suap Bupati Bekasi
HeadlinePeristiwa

KPK Usut Perintah Penghapusan Chat dalam Kasus Dugaan Suap Bupati Bekasi

Wili Wili
Last updated: Desember 23, 2025 7:19 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
KPK Usut Perintah Penghapusan Chat dalam Kasus Dugaan Suap Bupati Bekasi
KPK Usut Perintah Penghapusan Chat dalam Kasus Dugaan Suap Bupati Bekasi. Foto: Kompas.
SHARE

Akurasi.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut pihak yang diduga memberi perintah penghapusan riwayat percakapan pada telepon genggam yang disita saat penggeledahan di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Senin (22/12/2025). Langkah ini menjadi bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan suap ijon proyek yang menyeret Bupati Bekasi Ade Kuswara dan sejumlah pihak lainnya.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, dari barang bukti elektronik (BBE) yang diamankan penyidik, ditemukan sejumlah percakapan yang telah dihapus. KPK kini menelusuri siapa pihak yang memerintahkan penghilangan jejak komunikasi tersebut.

“Dalam barang bukti elektronik yang disita, di antaranya telepon genggam, penyidik menemukan beberapa percakapannya sudah dihapus. KPK akan menelusuri siapa pemberi perintah untuk menghilangkan jejak-jejak komunikasi tersebut,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (23/12/2025).

Selain telepon genggam, penyidik KPK juga menyita 49 dokumen yang berkaitan dengan proyek-proyek pengadaan tahun 2025 serta rencana pekerjaan pengadaan tahun 2026. Dokumen tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan perkara dugaan suap ijon proyek yang sedang ditangani.

Budi menambahkan, rangkaian penggeledahan belum selesai dan akan terus berlanjut ke sejumlah lokasi lainnya. “Hari ini kegiatan penggeledahan masih akan berlanjut ke titik-titik berikutnya,” ujarnya.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan dan memproses hukum sejumlah pihak, termasuk Bupati Bekasi Ade Kuswara, ayahnya HM Kunang, serta pihak swasta bernama Sarjan. Berdasarkan hasil penyidikan, dalam rentang waktu satu tahun sejak Desember 2024, Ade Kuswara diduga secara rutin meminta uang ijon paket proyek kepada Sarjan melalui perantara HM Kunang dan pihak lainnya.

Total uang ijon yang diduga diterima Ade Kuswara bersama HM Kunang mencapai Rp9,5 miliar. Pemberian tersebut dilakukan dalam empat kali penyerahan melalui para perantara. Selain itu, sepanjang tahun 2025, Ade Kuswara juga diduga menerima aliran dana lain dari sejumlah pihak dengan total mencapai Rp4,7 miliar.

Saat ini, para tersangka telah ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK untuk 20 hari pertama, terhitung hingga 8 Januari 2026. KPK menegaskan akan terus mendalami perkara ini, termasuk menelusuri peran pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam praktik suap ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Bupati Bekasi Ade KuswaraHM Kunangkasus suap Bekasikorupsi pengadaanKPKPemkab BekasiPenggeledahan KPKpenghapusan chatSarjansuap ijon proyek
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Mengurai Benang Kusut Pembelian Lukisan SYL yang Libatkan Uang Kementan dan Vendor
Covered StoryHeadline

Mengurai Benang Kusut Pembelian Lukisan SYL yang Libatkan Uang Kementan dan Vendor

By
Yori Akurasi
l: Kisah Inspiratif Mak Sombret: Berkat Kebaikan, Kini Menjalankan Umrah dan Rumah Direnovasi
PeristiwaTrending

Kisah Inspiratif Mak Sombret: Berkat Kebaikan, Kini Menjalankan Umrah dan Rumah Direnovasi

By
Wili Wili
Ini 5 Alasan Mengapa Mahyunadi-Kinsu Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur
HeadlineKabar Politik

Ini 5 Alasan Mengapa Mahyunadi-Kinsu Layak Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur

By
akurasi 2019
Polisi Fasilitasi Pengembalian Barang Dijarah dari Rumah Ahmad Sahroni
HeadlinePeristiwa

Polisi Fasilitasi Pengembalian Barang Dijarah dari Rumah Ahmad Sahroni

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?