By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Ribuan Massa Padati Monas dalam Aksi “Indonesia Lawan Genosida” Dukung Palestina Merdeka
PeristiwaTrending

Ribuan Massa Padati Monas dalam Aksi “Indonesia Lawan Genosida” Dukung Palestina Merdeka

Wili Wili
Last updated: Oktober 12, 2025 3:57 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Ribuan Massa Padati Monas dalam Aksi “Indonesia Lawan Genosida” Dukung Palestina Merdeka
Ribuan Massa Padati Monas dalam Aksi “Indonesia Lawan Genosida” Dukung Palestina Merdeka. Foto: Detik.
SHARE

Akurasi.id – Ribuan massa aksi Indonesia Lawan Genosida Dukung Palestina Merdeka memadati kawasan sekitar Patung Kuda, Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Ahad (12/10/2025). Mereka bersatu menyuarakan dukungan untuk kemerdekaan Palestina dan menolak segala bentuk penjajahan yang dilakukan oleh Israel.

Massa yang berkumpul sejak pagi meneriakkan yel-yel “Free free Palestine, Palestine will be free” sembari mengibarkan bendera Palestina berukuran besar. Aksi ini dipimpin oleh Ketua Pelaksana, Namsianto Wakhid, yang menyebut lebih dari 10 ribu peserta hadir dalam kegiatan tersebut.

“Massa bukan hanya dari Jakarta, tapi juga datang dari berbagai daerah di Jawa dan Sumatra. Ada sekitar 250 bus yang membawa peserta aksi,” kata Namsianto di lokasi.

Ia menegaskan bahwa aksi ini bertujuan untuk mengingatkan pemerintah Indonesia agar tidak pernah ragu dalam mendukung Palestina. Menurutnya, sejarah mencatat bahwa Indonesia selalu berpihak pada perjuangan rakyat Palestina.

“Maka kita ingatkan pemerintah agar tidak mencoba-coba menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, karena itu mencederai rakyat dan konstitusi negara,” tegasnya.

Terkait polemik keikutsertaan atlet Israel dalam ajang olahraga di Indonesia, Namsianto juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada. “Warga Israel biasanya memiliki dua kewarganegaraan. Jangan sampai atlet Israel masuk ke Indonesia dengan visa negara lain,” ujarnya.

Dari atas panggung utama, orator aksi juga menyerukan kepada masyarakat untuk terus melakukan jihad ekonomi dengan memboikot produk-produk yang terafiliasi dengan Israel. “Jangan belanja produk-produk yang mendukung Israel,” seru salah satu orator dari panggung utama.

Usai berkumpul di kawasan Monas, massa kemudian melanjutkan aksi menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jakarta. Mereka mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan takbir serta seruan dukungan bagi kemerdekaan Palestina.

“Perjuangan akan kita lanjutkan di depan Kedutaan Besar Amerika. Allahuakbar!” teriak orator dari atas podium, disambut pekikan “Allahuakbar!” dari ribuan massa aksi.

Salah satu peserta aksi, Ahmad Pranoto (40), datang membawa bendera Palestina berukuran 6×4 meter dari rumahnya di Gunung Sindur, Bogor. “Aku bawa ini dari rumah pakai motor sendirian. Di mana pun ada aksi bela Palestina, aku selalu hadir,” katanya penuh semangat.

Aksi damai tersebut berjalan tertib dan dipenuhi semangat solidaritas rakyat Indonesia untuk kemerdekaan Palestina.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Aksi Bela PalestinaBoikot Produk IsraelDemo PalestinaDukung Palestina MerdekaFree PalestineIndonesia Lawan GenosidaKedubes ASMonasNamsianto WakhidSolidaritas Palestina
Share This Article
Facebook Copy Link Print
3 Komentar 3 Komentar
  • www.binance.com sign up berkata:
    Oktober 11, 2026 pukul 10:28 am

    Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.

    Reply
  • Открыть счет в binance berkata:
    Oktober 2, 2026 pukul 9:11 am

    Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.

    Reply
  • binance "oppna konto berkata:
    Agustus 11, 2026 pukul 12:43 am

    Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim 5 Jam Terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
SelebritisTrending

Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim 5 Jam Terkait Kasus Dana Syariah Indonesia

By
Wili Wili
MUI Sulsel Fatwakan Haram Beri Uang Pengemis di Jalan
HeadlineTrending

MUI Sulsel Fatwakan Haram Beri Uang Pengemis di Jalan

By
Devi Nila Sari
Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang: Enam Kendaraan Terlibat, Dua Orang Terluka
PeristiwaTrending

Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang: Enam Kendaraan Terlibat, Dua Orang Terluka

By
Wili Wili
Venna Melinda Gugat Cerai Ferry Irawan untuk Ketiga Kalinya, Sidang Perdana Digelar 14 November 2024
SelebritisTrending

Venna Melinda Gugat Cerai Ferry Irawan untuk Ketiga Kalinya, Sidang Perdana Digelar 14 November 2024

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?