By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Fenomena Kilatan Petir di Gunung Guntur dan Papandayan Bukan Erupsi, Ini Penjelasan BPBD
PeristiwaTrending

Fenomena Kilatan Petir di Gunung Guntur dan Papandayan Bukan Erupsi, Ini Penjelasan BPBD

Wili Wili
Last updated: September 23, 2025 6:07 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Fenomena Kilatan Petir di Gunung Guntur dan Papandayan Bukan Erupsi, Ini Penjelasan BPBD
Fenomena Kilatan Petir di Gunung Guntur dan Papandayan Bukan Erupsi, Ini Penjelasan BPBD. Foto: Antara.
SHARE

Garut, Akurasi.id – Warga Garut dan sekitarnya dihebohkan dengan penampakan kilatan cahaya di langit pada Senin (22/9/2025) petang. Fenomena tersebut terlihat jelas di atas Gunung Guntur dan Gunung Papandayan, bahkan direkam serta dibagikan warganet di media sosial. Banyak yang menduga kilatan cahaya itu sebagai tanda erupsi gunung berapi, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menegaskan hal itu bukan letusan gunung.

Contents
  • Fenomena Alamiah di Wilayah Tropis
  • Imbauan untuk Tetap Waspada

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefuloh, menjelaskan kilatan cahaya yang tampak merupakan fenomena alamiah pada awan kumulonimbus (CB), bukan aktivitas vulkanik.

“Tidak benar jika ada informasi bahwa fenomena ini adalah erupsi Gunung Guntur. Fenomena ini murni petir dalam awan atau intra-cloud lightning,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

Menurutnya, petir terjadi akibat akumulasi dan perbedaan muatan listrik di dalam awan badai. Kristal es bermuatan positif terbawa ke puncak awan, sementara butiran air dan es lebih berat bermuatan negatif berkumpul di bagian bawah awan. Ketidakseimbangan muatan inilah yang memunculkan kilatan cahaya di langit.

Fenomena Alamiah di Wilayah Tropis

BPBD menegaskan fenomena petir di awan kumulonimbus merupakan kejadian alamiah yang kerap terjadi di wilayah tropis, termasuk Indonesia. Meski demikian, keberadaan awan CB berpotensi menimbulkan hujan deras, angin kencang, dan sambaran petir ke permukaan bumi.

“Fenomena ini tidak berkaitan dengan erupsi Gunung Guntur maupun Gunung Papandayan. Status kedua gunung masih normal,” jelas Aah.

Senada dengan itu, BPBD Jawa Barat juga menegaskan gumpalan awan petir yang terlihat di Bandung Raya, Garut, dan Bogor tidak ada kaitannya dengan aktivitas Gunung Tangkuban Parahu, Guntur, maupun Salak.

“Fenomena ini adalah proses pembentukan awan Cumulonimbus, yaitu awan tebal dan menjulang tinggi yang berpotensi menimbulkan badai petir, hujan deras, dan angin kencang,” tulis BPBD Jabar dalam keterangan resminya.

Imbauan untuk Tetap Waspada

BMKG melalui forecaster sebelumnya juga pernah menjelaskan bahwa awan Cumulonimbus terbentuk melalui mekanisme kompleks, termasuk pergerakan vertikal udara dan pembentukan kristal es. Perbedaan muatan listrik dalam proses tersebut dapat menimbulkan kilatan petir.

Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya, terutama yang mengaitkan fenomena petir dengan erupsi gunung berapi. Informasi resmi hanya bisa diperoleh melalui BMKG, PVMBG, dan BPBD.

“Fenomena awan CB adalah sesuatu yang normal, warga tidak perlu takut dan khawatir, tetapi tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,” tulis BPBD Jabar.

Polsek Cisurupan juga memastikan kondisi di sekitar Gunung Papandayan dan Gunung Guntur aman. “Situasi saat ini terkendali, tidak ada erupsi, hanya fenomena alam biasa,” kata Kapolsek Cisurupan, AKP Masrokan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:awan kumulonimbusBMKGBPBD GarutBPBD Jawa BaratCuaca Ekstremerupsi gunung berapiFenomena AlamGunung GunturGunung Papandayanpetir Garut
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Shin Tae-yong Ungkap Perasaan Campur Aduk Usai Indonesia Tumbangkan Korea Selatan di Piala Asia U-23 2024
OlahragaTrending

Shin Tae-yong Ungkap Perasaan Campur Aduk Usai Indonesia Tumbangkan Korea Selatan di Piala Asia U-23 2024

By
Yori Akurasi
Hasil MotoGP Malaysia 2024: Bagnaia Menang di Sepang, Perebutan Gelar Dunia Berlanjut ke Catalunya
OtomotifTrending

Hasil MotoGP Malaysia 2024: Bagnaia Menang di Sepang, Perebutan Gelar Dunia Berlanjut ke Catalunya

By
Wili Wili
Harga Pangan Hari Ini: Kenaikan Harga Beras, Bawang, dan Minyak Goreng
EkonomiTrending

Harga Pangan Hari Ini: Kenaikan Harga Beras, Bawang, dan Minyak Goreng

By
Wili Wili
Pertama Kali, Peringatan Proklamasi di Samarinda Dihelat di Tengah Jalan
Trending

Pertama Kali, Peringatan Proklamasi di Samarinda Dihelat di Tengah Jalan

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?