By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Kemacetan Parah 30 Km Imbas Pembatasan Kapal di Ketapang-Gilimanuk, Pelabuhan Jangkar Ikut Padat
PeristiwaTrending

Kemacetan Parah 30 Km Imbas Pembatasan Kapal di Ketapang-Gilimanuk, Pelabuhan Jangkar Ikut Padat

Wili Wili
Last updated: Juli 25, 2025 3:41 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Kemacetan Parah 30 Km Imbas Pembatasan Kapal di Ketapang-Gilimanuk, Pelabuhan Jangkar Ikut Padat
Kemacetan Parah 30 Km Imbas Pembatasan Kapal di Ketapang-Gilimanuk, Pelabuhan Jangkar Ikut Padat. Foto: Antara.
SHARE

Akurasi.id – Antrean kendaraan logistik dilaporkan terjadi di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, sebagai dampak dari pembatasan operasional kapal di lintasan Ketapang (Banyuwangi) – Gilimanuk (Bali). Pembatasan ini diberlakukan setelah adanya inspeksi keselamatan pelayaran oleh Kementerian Perhubungan menyusul insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.

Kondisi ini menyebabkan kemacetan panjang di jalur Pantura Situbondo-Banyuwangi, bahkan antrean kendaraan logistik yang menuju Pelabuhan Ketapang mengular hingga 30 kilometer. Titik terparah terjadi di jalur Pantura Watudodol, Banyuwangi, Kamis (24/7/2025), di mana truk-truk logistik terjebak berjam-jam dalam antrean.

Supervisor ASDP Penanggung Jawab Pelabuhan Jangkar, Slamet Santoso, menjelaskan bahwa antrean di pelabuhan meningkat drastis setelah adanya imbauan dari pihak kepolisian. Para sopir truk yang hendak menyeberang ke Lembar (Lombok, NTB) diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif melalui Pelabuhan Jangkar.

“Saat ini hanya satu kapal yang melayani rute Jangkar–Lembar. Setiap hari terjadi antrean panjang karena kapal membutuhkan waktu 40 jam untuk sekali perjalanan pulang-pergi, termasuk proses bongkar muat,” ungkap Slamet di Situbondo, Jumat (25/7/2025).

Menurutnya, perjalanan dari Pelabuhan Jangkar ke Lembar memakan waktu sekitar 14 jam, ditambah proses bongkar muat sekitar 6 jam. Kondisi ini membuat antrean truk terus bertambah karena kapasitas layanan tidak sebanding dengan lonjakan volume kendaraan logistik.

Slamet berharap pemerintah segera menambah armada kapal di rute Jangkar–Lembar agar penumpukan kendaraan bisa diurai. “Penambahan armada sangat diperlukan untuk menghindari penumpukan yang lebih parah di pelabuhan dan mencegah kemacetan makin meluas di jalur nasional,” ujarnya.

Sementara itu, kemacetan panjang di Pelabuhan Ketapang menyebabkan gangguan serius terhadap arus lalu lintas dan distribusi logistik menuju Bali dan Nusa Tenggara. Para pelaku usaha logistik mengaku rugi besar akibat keterlambatan pengiriman barang.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:antrean kendaraan logistikdampak KMP Tunu Pratama Jaya tenggelamdistribusi logistik terganggujalur pantura banyuwangikapal jangkar lembarkapal terbataskemacetan pelabuhan ketapangkemacetan situbondopelabuhan jangkar situbondopenyeberangan ketapang gilimanuk
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dokter PPDS Unpad Diduga Perkosa Keluarga Pasien di RSHS, Terancam 12 Tahun Penjara
Hukum & KriminalTrending

Dokter PPDS Unpad Diduga Perkosa Keluarga Pasien di RSHS, Terancam 12 Tahun Penjara

By
Wili Wili
Atalia Praratya Gugat Cerai Ridwan Kamil, Sidang Perdana Digelar Pekan Ini di PA Bandung
HeadlinePeristiwa

Atalia Praratya Gugat Cerai Ridwan Kamil, Sidang Perdana Digelar Pekan Ini di PA Bandung

By
Wili Wili
CEO PSIS Semarang Klarifikasi Video Viral soal Ketertarikan Rekrut Shin Tae-yong
OlahragaTrending

CEO PSIS Semarang Klarifikasi Video Viral soal Ketertarikan Rekrut Shin Tae-yong

By
Wili Wili
Kecelakaan Truk di Lampu Merah Gintung Ciputat Sebabkan Macet Parah Hingga Exit Tol Pamulang
PeristiwaTrending

Kecelakaan Truk di Lampu Merah Gintung Ciputat Sebabkan Macet Parah Hingga Exit Tol Pamulang

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?