By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Arab Saudi Benarkan Masalah Data Jemaah Haji Indonesia, 8 Perusahaan RI Jadi Penyebab Segregasi Gender
PeristiwaTrending

Arab Saudi Benarkan Masalah Data Jemaah Haji Indonesia, 8 Perusahaan RI Jadi Penyebab Segregasi Gender

Wili Wili
Last updated: Mei 19, 2025 1:01 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Arab Saudi Benarkan Masalah Data Jemaah Haji Indonesia, 8 Perusahaan RI Jadi Penyebab Segregasi Gender
Arab Saudi Benarkan Masalah Data Jemaah Haji Indonesia, 8 Perusahaan RI Jadi Penyebab Segregasi Gender. Foto: Antara.
SHARE

Akurasi.id – Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi mengonfirmasi adanya distribusi data yang tidak tepat dari pihak Indonesia dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Kesalahan tersebut menyebabkan terjadinya kasus pemisahan gender (segregasi) di antara jemaah haji Indonesia, namun ditegaskan bahwa hal ini bukan akibat dari sistem atau prosedur haji Arab Saudi.

Dalam keterangan resmi yang diterima pada Senin (19/5), pihak Kementerian menyebut bahwa permasalahan tersebut murni disebabkan oleh kesalahan operasional dari delapan perusahaan Indonesia yang bertugas melayani jemaah haji RI. “Sistem haji Kerajaan Saudi beroperasi dengan efisiensi tinggi, dan tidak ada kendala teknis atau administratif dari pihak kami,” tegas pernyataan tersebut.

Dijelaskan pula bahwa kekeliruan yang terjadi mencakup kegagalan dalam pemberian data akurat sebelum keberangkatan jemaah dari Indonesia. Hal ini berdampak pada ketidaktahuan jemaah mengenai lokasi akomodasi mereka dan menyebabkan masa tunggu yang lama di lokasi transit.

Selain itu, pembentukan kelompok jemaah yang tidak memperhitungkan hubungan keluarga juga menjadi faktor utama terpisahnya pasangan dan keluarga selama pelaksanaan haji. “Masalah ini bukan disebabkan prosedur pemisahan gender oleh pemerintah Arab Saudi, melainkan akibat kurangnya perencanaan dari perusahaan Indonesia,” ujar pihak Kementerian.

Solusi dan Langkah Mitigasi
Menanggapi hal ini, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah Saudi serta pihak penyedia layanan (syarikah) untuk segera mengatasi masalah pemisahan tersebut. Ketua PPIH Arab Saudi, Muchlis M Hanafi, dalam konferensi pers di Makkah pada Minggu (18/5), menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami jemaah Indonesia.

“Melalui komunikasi intensif, akhirnya tercapai kesepakatan bahwa jemaah yang terpisah dari pasangan dapat digabungkan kembali dalam satu hotel, meski syarikah mereka berbeda,” ujar Muchlis.

Kesepakatan ini telah disetujui antar syarikah dan pihak Saudi, sebagai bentuk komitmen kemanusiaan dan kepedulian terhadap kenyamanan jemaah. Ketua Kloter diminta segera mendata pasangan yang terpisah dalam waktu 1×24 jam sejak kedatangan di Makkah. Sementara itu, jemaah yang telah bersama pasangan tapi belum melapor juga diminta segera melakukan pelaporan.

“Penanggung jawab khusus juga telah ditunjuk untuk memastikan proses penggabungan berjalan lancar,” tambahnya.

Muchlis menutup dengan menekankan bahwa ibadah haji tidak hanya tentang perjalanan fisik, tetapi juga ketenangan hati. Ia mengapresiasi respons cepat Kerajaan Arab Saudi yang telah memenuhi permintaan penggabungan pasangan jemaah Indonesia, sebagai bentuk penghormatan terhadap jemaah haji terbesar di dunia ini.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:armuzna 2025berita arab saudiberita haji 2025hotel jemaah haji makkahjemaah haji Indonesiakementerian haji arab saudimasalah data haji 2025pelayanan haji indonesiapemisahan jemaah hajipenggabungan jemaah hajiperusahaan haji indonesiappih arab saudisegregasi gender hajisyarikahupdate haji hari ini
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Harga Cabai Makin Pedas Menjelang Natal dan Tahun Baru
Trending

Harga Cabai Makin Pedas Menjelang Natal dan Tahun Baru

By
akurasi 2019
Harga Pangan Nasional Terkini: Kenaikan dan Penurunan Harga Komoditas pada 7 Januari 2025
EkonomiTrending

Harga Pangan Nasional Terkini: Kenaikan dan Penurunan Harga Komoditas pada 7 Januari 2025

By
Wili Wili
Usai Kaltim Dapat Rapor Merah Jokowi dan Curhatan Isran Noor yang Enggan Salahkan Masyarakat
Trending

Usai Kaltim Dapat Rapor Merah Jokowi dan Curhatan Isran Noor yang Enggan Salahkan Masyarakat

By
Redaksi Akurasi.id
Peredaran Elpiji 3 Kg di Bontang Capai 123.760 Tabung, Sayangnya Masih Banyak Salah Sasaran
Trending

Peredaran Elpiji 3 Kg di Bontang Capai 123.760 Tabung, Sayangnya Masih Banyak Salah Sasaran

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?