By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > World App Dihentikan Sementara di Indonesia, TFH Siap Tindaklanjuti Izin dan Klarifikasi Regulasi
PeristiwaTrending

World App Dihentikan Sementara di Indonesia, TFH Siap Tindaklanjuti Izin dan Klarifikasi Regulasi

Wili Wili
Last updated: Mei 5, 2025 2:55 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
World App Dihentikan Sementara di Indonesia, TFH Siap Tindaklanjuti Izin dan Klarifikasi Regulasi
World App Dihentikan Sementara di Indonesia, TFH Siap Tindaklanjuti Izin dan Klarifikasi Regulasi. Foto: Ist.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – Perusahaan pengembang identitas digital World ID dan platform World App, Tools for Humanity (TFH), memberikan tanggapan resmi terkait pembekuan izin operasional oleh pemerintah Indonesia yang diumumkan pada Minggu (4/5). Keputusan ini diambil menyusul kekhawatiran publik terhadap keamanan data biometrik yang dikumpulkan oleh layanan tersebut.

Dalam pernyataan resmi yang diterima pada Senin (5/5), TFH menyampaikan bahwa mereka telah menghentikan sementara seluruh layanan verifikasi di Indonesia secara sukarela. Perusahaan yang didirikan oleh Sam Altman dan Alex Blania ini menegaskan bahwa pihaknya tengah mencari kejelasan mengenai persyaratan izin dan lisensi yang berlaku di Indonesia.

“Kami berharap dapat terus melanjutkan dialog konstruktif dan suportif yang telah terjalin selama setahun terakhir dengan pihak pemerintah terkait. Jika terdapat kekurangan atau kesalahpahaman terkait perizinan kami, kami tentu akan menindaklanjutinya,” ujar TFH dalam keterangannya.

TFH menjelaskan bahwa proyek World dikembangkan untuk menciptakan sistem identitas digital terdesentralisasi dengan memanfaatkan verifikasi biometrik iris. Sistem ini memungkinkan pengguna membuktikan bahwa mereka adalah manusia nyata, bukan bot atau AI, secara anonim dalam aktivitas daring.

Di Indonesia, World App sempat viral di media sosial, khususnya setelah akun @txtdrbekasi di platform X mencuit tentang masyarakat Bekasi yang berbondong-bondong melakukan verifikasi retina dan menerima kompensasi sebesar Rp800.000. Fenomena ini memicu kekhawatiran mengenai keamanan data pribadi, mendorong Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menutup akses terhadap World App dan World ID.

Menanggapi hal tersebut, TFH menegaskan bahwa pihaknya telah menjalani diskusi berkelanjutan dengan pemerintah sejak awal kehadirannya di Indonesia. Mereka juga telah menggelar berbagai kampanye edukatif, konferensi pers, dan acara publik untuk memperkenalkan teknologi ini secara terbuka.

TFH memahami bahwa inovasi teknologi seperti ini seringkali menimbulkan skeptisisme di awal kemunculannya.

“Kami memanfaatkan teknologi untuk memverifikasi keunikan individu di era AI, terlebih ketika misinformasi, pencurian identitas, dan deep fake merajalela,” jelas TFH.

Perusahaan juga mengklaim bahwa data pribadi pengguna tidak disimpan oleh pihak World maupun Tools for Humanity, dan kontrol penuh atas informasi tetap berada di tangan pengguna.

World membagi layanannya menjadi empat bagian utama: World ID, World App, World Coin, dan World Chain. World ID dirancang untuk memverifikasi identitas manusia secara aman dan anonim, sementara World App digunakan sebagai dompet digital dan penyimpanan ID, serta akses ke layanan mini lainnya.

Saat ini, TFH menyatakan komitmennya untuk terus berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia guna memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku, dan siap melakukan penyesuaian jika ditemukan kekeliruan dalam proses perizinan.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:AIaplikasi viraldata pribadiiris biometrikkeamanan dataKomdigiKominfopenghentian sementara World Appprivasi digitalRp800 ribu World AppSam AltmanTFHTools for Humanityverifikasi identitasWorld AppWorld App IndonesiaWorld ChainWorld IDWorld IndonesiaWorldCoin
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Besok, Brisia Jodie dan Jonathan Alden Gelar Pemberkatan Pernikahan di Katedral Jakarta
SelebritisTrending

Besok, Brisia Jodie dan Jonathan Alden Gelar Pemberkatan Pernikahan di Katedral Jakarta

By
Wili Wili
Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, Abhan: Ini Jadi Tugas Berat Buat Bawaslu
Kabar PolitikTrending

Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, Abhan: Ini Jadi Tugas Berat Buat Bawaslu

By
akurasi 2019
Tragis, Pendaki Asal Brasil Jatuh di Gunung Rinjani dan Ditemukan Meninggal Dunia di Kedalaman 400 Meter
PeristiwaTrending

Pendaki Asal Brasil Jatuh di Gunung Rinjani dan Ditemukan Meninggal Dunia di Kedalaman 400 Meter

By
Wili Wili
Ratusan Penderita dan Suspek TBC Tersebar di Kota Taman
Trending

Ratusan Penderita dan Suspek TBC Tersebar di Kota Taman

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?