By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Polemik Ijazah Jokowi Mencuat Lagi: Diperiksa Publik, Diperlihatkan ke Media, tapi Ditolak TPUA
HeadlinePeristiwa

Polemik Ijazah Jokowi Mencuat Lagi: Diperiksa Publik, Diperlihatkan ke Media, tapi Ditolak TPUA

Wili Wili
Last updated: April 17, 2025 4:39 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Polemik Ijazah Jokowi Mencuat Lagi: Diperiksa Publik, Diperlihatkan ke Media, tapi Ditolak TPUA
Polemik Ijazah Jokowi Mencuat Lagi: Diperiksa Publik, Diperlihatkan ke Media, tapi Ditolak TPUA. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Polemik mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi, kembali memanas. Isu ini kembali menjadi perbincangan hangat usai gugatan hukum terhadap keabsahan ijazah SMA Jokowi didaftarkan ke Pengadilan Negeri (PN) Surakarta pada Senin, 14 April 2025. Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 99/Pdt.G/2025/PN Skt.

Tidak hanya melalui jalur hukum, Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) juga bergerak langsung. Pada Selasa, 15 April 2025, TPUA mendatangi Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), tempat Jokowi menyelesaikan pendidikan tingginya, untuk meminta klarifikasi terkait dugaan ijazah palsu.

Keesokan harinya, Rabu 16 April, puluhan anggota TPUA mendatangi langsung kediaman Jokowi di Kelurahan Sumber, Kota Solo, Jawa Tengah. Kedatangan ini disebut sebagai upaya lanjutan dalam meminta bukti otentik kelulusan dari Jokowi secara langsung. Sebelumnya, pihak TPUA mengklaim telah dua kali mengirimkan surat permintaan klarifikasi kepada Jokowi.

Namun dalam pertemuan itu, Jokowi menolak untuk memperlihatkan ijazah aslinya. Ia menegaskan tidak memiliki kewajiban untuk menunjukkan dokumen tersebut kepada pihak manapun di luar otoritas yang berwenang.

“Mereka meminta saya menunjukkan ijazah asli. Saya sampaikan bahwa tidak ada kewajiban dari saya untuk menunjukkan itu kepada mereka,” ujar Jokowi kepada wartawan.

Meski begitu, Jokowi sempat memperlihatkan seluruh ijazahnya – mulai dari SD hingga sarjana UGM – kepada belasan awak media, termasuk CNNIndonesia.com, dalam pertemuan tertutup di ruang tamu rumahnya. Namun, dalam kesempatan itu, para jurnalis diminta menyerahkan handphone dan kamera sehingga tidak ada dokumentasi yang bisa dipublikasikan.

Dua map berisi dokumen tersebut dibawakan ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah. Satu map berisi ijazah dari SD hingga SMA, dan satu map hitam lainnya berisi ijazah dari UGM. Jokowi menyatakan bahwa ijazah UGM yang ditunjukkannya memiliki kemiripan dengan foto yang beredar di media sosial, namun ia enggan mengonfirmasi keasliannya.

“Saya ndak tahu foto ijazah yang beredar,” katanya.

Jokowi juga menanggapi isu mengenai fotonya dalam ijazah UGM yang menggunakan kacamata. Ia mengatakan kacamata tersebut sudah pecah sejak lama karena minus matanya hanya sedikit.

“Minusnya cuma 1 seperempat atau seperempat sama tiga perempat. Ya sudah saya enggak pakai lagi,” ungkap Jokowi.

Terkait fitnah yang terus bergulir, Jokowi menyatakan sedang mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum atas tuduhan yang dinilainya sudah melewati batas.

“Saya mempertimbangkan membawa ini ke ranah hukum karena ini sudah menjadi fitnah dan pencemaran nama baik,” tegasnya.

Polemik ini menunjukkan bahwa isu ijazah Jokowi masih menjadi alat politis yang sensitif, bahkan setelah hampir satu dekade menjabat sebagai Presiden RI. Langkah Jokowi yang memperlihatkan ijazah kepada media tapi menolak permintaan TPUA memancing beragam reaksi di masyarakat. Sementara itu, proses hukum atas gugatan tersebut akan menjadi sorotan dalam waktu dekat.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:berita politik Indonesiaberita solo hari iniberita terbaru jokowigugatan ijazah jokowigugatan pengadilan jokowiijazah jokowiijazah palsu jokowiijazah presiden jokowiijazah UGM jokowiisu politik 2025Jokowi ijazah SMAklarifikasi ijazah jokowipolemik ijazah jokowiTPUA jokowi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Transformasi Inspiratif Abdul: Lulusan Pendidikan Militer di Rindam III Siliwangi Jadi Sorotan Media
PeristiwaTrending

Transformasi Inspiratif Abdul: Lulusan Pendidikan Militer di Rindam III Siliwangi Jadi Sorotan Media

By
Wili Wili
Peresmian Graha Utama Akademi Militer: Prabowo Sambut Kedatangan Presiden Jokowi
Headline

Peresmian Graha Utama Akademi Militer: Prabowo Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

By
akurasi 2019
Mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe, Divonis 8 Tahun Penjara dalam Kasus Suap dan Gratifikasi
Headline

Mantan Gubernur Papua, Lukas Enembe, Divonis 8 Tahun Penjara dalam Kasus Suap dan Gratifikasi

By
akurasi 2019
Pendekar United Datangkan Pemain Futsal Terbaik Dunia 6 Kali
HeadlineOlahraga

Pendekar United Datangkan Pemain Futsal Terbaik Dunia 6 Kali

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?