By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Dokter Detektif Bongkar Modus Mafia Skincare di Indonesia dalam Rapat DPR
PeristiwaTrending

Dokter Detektif Bongkar Modus Mafia Skincare di Indonesia dalam Rapat DPR

Wili Wili
Last updated: Maret 13, 2025 12:29 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Dokter Detektif Bongkar Modus Mafia Skincare di Indonesia dalam Rapat DPR
Dokter Detektif Bongkar Modus Mafia Skincare di Indonesia dalam Rapat DPR. Foto: Detik.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id  – Fenomena mafia skincare di Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Dokter Amira Farahnaz, Dipl, AAAM, yang lebih dikenal sebagai Dokter Detektif (Doktif), mengungkap modus penipuan yang dilakukan sejumlah penjual produk kecantikan dalam rapat Komisi VI DPR RI di Senayan, Jakarta.

Contents
  • Aksi Doktif Pakai Topeng Jadi Sorotan
  • Upaya Perlindungan Konsumen dari Mafia Skincare

Dalam rapat tersebut, Doktif secara langsung membongkar dugaan kecurangan dalam industri skincare. Salah satu nama yang disinggung adalah dokter kecantikan ternama, Richard Lee. Doktif bahkan membawa produk skincare milik Richard Lee, Goddesskin By Athena Richard Lee, yang ia beli melalui e-commerce dari sesi live streaming yang dilakukan oleh dokter tersebut seminggu sebelumnya.

“Di depan ini ada sebuah produk yang Doktif belum unboxing. Doktif harapkan bisa membuka di sini. Doktif membeli ini di e-commerce dengan iklan yang luar biasa, bahwa produk ini bisa memutihkan kulit dan memiliki izin edar,” ujar Doktif dalam rapat.

Doktif menyoroti adanya penambahan stiker pada kemasan produk yang diduga dilakukan secara sepihak oleh Richard Lee. “Jadi di sini jelas bahwa Richard menambahkan sendiri stiker dengan alasan yang hanya mungkin dia yang tahu,” lanjutnya. Ia menduga bahwa alasan utama dari penambahan stiker tersebut adalah untuk menaikkan harga produk yang dijual.

Aksi Doktif Pakai Topeng Jadi Sorotan

Selain mengungkap dugaan modus penipuan skincare, kehadiran Doktif dalam rapat DPR juga menarik perhatian karena ia mengenakan topeng. Hal ini sempat dipersoalkan oleh salah satu anggota Komisi VI DPR, Abdul Hakim.

“Izin pimpinan, ini kita mengundang sosok yang clear atau sosok yang misterius? Ini kan kita lembaga tinggi negara,” ujar Abdul Hakim di Gedung DPR, Senayan.

Namun, Wakil Ketua Komisi VI DPR, Nurdin Halid, menilai hal tersebut bukanlah masalah besar. “Pak Hakim, tadi tuh sebenarnya saya juga bertanya, ini tuh Ibu Dokter ini kacamatanya bagus banget, hehehehe. Saya kira enggak masalah ya, Pak Hakim, ya, hehe,” katanya sambil bercanda.

Mendengar perdebatan kecil itu, Doktif pun tertawa dan tetap melanjutkan paparannya dengan menggunakan topeng. “Terima kasih sebelumnya, Doktif ucapkan kepada pimpinan Komisi VI dan teman-teman,” katanya sebelum melanjutkan presentasinya.

Upaya Perlindungan Konsumen dari Mafia Skincare

Rapat ini menjadi bagian dari pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Konsumen, yang bertujuan untuk memberikan perlindungan lebih bagi masyarakat dari produk kecantikan ilegal atau yang menyesatkan. Maraknya mafia skincare di Indonesia membuat regulasi yang lebih ketat menjadi kebutuhan mendesak.

Dengan adanya pengungkapan seperti yang dilakukan oleh Doktif, diharapkan masyarakat semakin waspada dalam memilih produk kecantikan. Konsumen juga diimbau untuk selalu mengecek legalitas dan kandungan produk sebelum membelinya.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:dokter Amira FarahnazDokter Detektifdokter Richard Leeindustri kecantikanKomisi VI DPRmafia skincaremodus penipuan skincareperlindungan konsumenRUU Perlindungan Konsumenskincare berbahayaskincare ilegal
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pariwisata
CorakTrending

Ketika Hetifah dan Syarifatul Bicara Pembangunan Kaltim, Lepaskan Tambang Majukan Pariwisata

By
akurasi 2019
Indonesia U-23 Tahan Imbang Mali 2-2, Struick Cetak Gol Perdana di 2025 dan Targetkan Emas SEA Games
OlahragaTrending

Indonesia U-23 Tahan Imbang Mali 2-2, Struick Cetak Gol Perdana di 2025 dan Targetkan Emas SEA Games

By
Wili Wili
Luna Maya Ungkap Biaya Operasi Ibunda Ditanggung BPJS Hingga Ratusan Juta Rupiah
SelebritisTrending

Luna Maya Ungkap Biaya Operasi Ibunda Ditanggung BPJS Hingga Ratusan Juta Rupiah

By
Wili Wili
Komeng Melenggang ke DPD Jabar: Komedi yang Berujung pada Kursi Legislatif
HeadlineTrending

Komeng Melenggang ke DPD Jabar: Komedi yang Berujung pada Kursi Legislatif

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?