By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Gus Miftah Dihujat Lagi: Bahas Polemik Penjual Es Teh, Sebut Sunhaji Dapat Miliaran
PeristiwaTrending

Gus Miftah Dihujat Lagi: Bahas Polemik Penjual Es Teh, Sebut Sunhaji Dapat Miliaran

Wili Wili
Last updated: Januari 17, 2025 5:18 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Gus Miftah Dihujat Lagi: Bahas Polemik Penjual Es Teh, Sebut Sunhaji Dapat Miliaran
Gus Miftah Dihujat Lagi: Bahas Polemik Penjual Es Teh, Sebut Sunhaji Dapat Miliaran. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Penceramah kondang Gus Miftah kembali menjadi sorotan publik setelah ceramah terbarunya mengungkit polemik lama terkait penghinaan terhadap Sunhaji, seorang penjual es teh. Dalam video yang diunggah di akun Instagram @gueinisiapa.mkmk, Gus Miftah menyampaikan bahwa hinaannya yang viral pada Desember 2024 justru membawa keuntungan besar bagi Sunhaji.

Contents
  • Gus Miftah Bahas Sunhaji dan Keuntungan Miliaran
  • Curahan Hati dan Doa untuk Penghujat
  • Trauma dengan Es Teh
  • Netizen Soroti Isi Dakwah

Gus Miftah Bahas Sunhaji dan Keuntungan Miliaran

Dalam potongan ceramah tersebut, Gus Miftah menyebutkan bahwa hinaannya menjadi pintu rezeki bagi Sunhaji.

“Kalau satu kalimat goblok yang saya keluarkan membuat Pak Sunhaji mendapat satu miliar, sekarang jutaan orang di Indonesia yang menggoblokkan kita, menggoblokkan saya, berarti Allah akan kasih triliunan,” ujar Gus Miftah, disambut tepuk tangan para jemaah.

Pernyataan ini memicu reaksi keras dari netizen yang menilai Gus Miftah seolah-olah bermain sebagai korban atau playing victim.

Curahan Hati dan Doa untuk Penghujat

Gus Miftah juga menyampaikan curahan hatinya atas hujatan yang ditujukan kepada dirinya dan keluarganya. Ia mengaku ikhlas dihujat, tetapi merasa sedih jika istri dan anak-anaknya turut menjadi sasaran.

“Mereka punya dosa apa?” ujar Gus Miftah sembari mencoba menguatkan keluarganya.

Dalam ceramah lain yang juga viral, Gus Miftah memimpin doa agar Tuhan mengampuni dosa orang-orang yang menghujatnya. Meski terdengar menyentuh, doa tersebut justru menuai kritikan. Netizen menganggap Gus Miftah berusaha menggiring opini untuk mendapatkan simpati.

“Ya Allah ya Rabb, ampuni semua dosa-dosa orang yang menghujat saya ya Allah, ampuni semua dosa-dosa orang yang mem-bully saya ya Allah,” ujarnya dalam video.

Trauma dengan Es Teh

Menariknya, Gus Miftah juga mengaku mengalami trauma dengan es teh, yang menjadi pemicu kontroversi pada Desember 2024. Dalam sebuah acara kajian di Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta, ia menyampaikan candaan yang mengaitkan trauma tersebut.

“Saya masih berat untuk kembali naik panggung, tapi karena disuguhi kopi saya berangkat. Insyaallah kalau kopi saya minum, kalau es teh saya trauma,” ujarnya, disambut tawa para hadirin.

Netizen Soroti Isi Dakwah

Video ceramah Gus Miftah terus menjadi trending di berbagai platform media sosial, termasuk X (Twitter). Banyak warganet menilai isi ceramahnya lebih banyak berupa curahan hati daripada pesan dakwah yang mendalam. Tak sedikit pula yang mengkritik gaya penyampaian Gus Miftah yang dianggap kurang pantas untuk seorang pendakwah.

Kontroversi yang melibatkan Gus Miftah terus menarik perhatian publik. Kendati berusaha menampilkan sisi spiritual dan kerendahan hati, banyak pihak yang menilai bahwa Gus Miftah belum sepenuhnya menyelesaikan polemik yang ia mulai. Momen ini menjadi pengingat bagi tokoh publik untuk lebih bijak dalam berbicara dan bertindak.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:ceramah Gus Miftahes teh viralGus MiftahGus Miftah dihujatnetizen kritikpenjual es tehplaying victimpolemik Gus MiftahPondok Pesantren Ora AjiSunhajitrending Gus Miftah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Samarinda Ditarik dari Kategori Daerah Wajib PPKM Darurat, Andi Harun Hanya PPKM Mikro
Trending

Samarinda Ditarik dari Kategori Daerah Wajib PPKM Darurat, Andi Harun Hanya PPKM Mikro

By
Redaksi Akurasi.id
Demi Padamkan Rumah Mantan Lurah yang Terbakar, Mobil Pemadam Samarinda Seruduk Rumah Warga
Trending

Demi Padamkan Rumah Mantan Lurah yang Terbakar, Mobil Pemadam Samarinda Seruduk Rumah Warga

By
Devi Nila Sari
Perempuan Booking Online Ditemukan Tewas di Kamar Kos Pulau Pari
Hukum & KriminalTrending

Perempuan Booking Online Ditemukan Tewas di Kamar Kos Pulau Pari

By
Yori Akurasi
Sidang Perdana Vadel Badjideh Kasus Asusila dan Aborsi Digelar Tertutup di PN Jaksel
Hukum & KriminalTrending

Sidang Perdana Vadel Badjideh Kasus Asusila dan Aborsi Digelar Tertutup di PN Jaksel

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?