By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Destinasi > Bali Tanggapi Kritikan Overtourism: Promosi Pariwisata Berkelanjutan dan Pemerataan Wisatawan
DestinasiTrending

Bali Tanggapi Kritikan Overtourism: Promosi Pariwisata Berkelanjutan dan Pemerataan Wisatawan

Wili Wili
Last updated: November 23, 2024 5:32 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Bali Tanggapi Kritikan Overtourism: Promosi Pariwisata Berkelanjutan dan Pemerataan Wisatawan
Bali Tanggapi Kritikan Overtourism: Promosi Pariwisata Berkelanjutan dan Pemerataan Wisatawan. Foto: Getty.
SHARE

Akurasi.id – Bali, sebagai destinasi pariwisata dunia, menghadapi tantangan serius terkait masalah overtourism, di mana arus wisatawan yang sangat besar menyebabkan kerusakan pada lingkungan dan budaya lokal. Baru-baru ini, Bali masuk dalam daftar destinasi yang tidak layak dikunjungi pada tahun 2025 menurut Fodor’s, sebuah penerbit panduan perjalanan asal Amerika Serikat. Alasan utama dimasukkannya Bali dalam daftar ini adalah permasalahan overtourism yang mempengaruhi ekosistem alami serta kehidupan masyarakat setempat. Dengan jumlah pengunjung internasional yang terus meningkat pasca-pandemi, Bali mengalami tekanan besar pada infrastrukturnya, terutama di wilayah selatan seperti Kuta dan Seminyak, yang kini dipenuhi sampah plastik.

Namun, Menteri Pariwisata Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan bahwa masalah utama pariwisata di Bali bukanlah jumlah wisatawan yang berlebihan, melainkan persebaran wisatawan yang tidak merata. Mayoritas wisatawan terpusat di Bali bagian selatan, sementara kawasan utara dan barat yang memiliki potensi besar masih kurang dikenal. Untuk mengatasi hal ini, Kementerian Pariwisata Indonesia (Kemenpar) meluncurkan paket wisata 3B yang mengintegrasikan destinasi Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara. Paket ini menawarkan berbagai daya tarik alam dan budaya, termasuk Desa Wisata Les, Lovina, dan Pemuteran di Bali Utara, serta Desa Wisata Kemiren dan Kawah Ijen di Banyuwangi.

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pemerataan wisatawan di seluruh Bali, dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal dan mengurangi tekanan pada daerah-daerah yang sudah terlalu padat. Selain itu, Kemenpar juga berkomitmen untuk mengembangkan kebijakan pariwisata berkelanjutan yang melindungi budaya, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat Bali. Koordinasi yang lebih baik dengan pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, dan masyarakat setempat dilakukan untuk menangani isu-isu seperti pengelolaan sampah dan polusi.

Meskipun Fodor’s mencatat adanya masalah serius terkait overtourism di Bali, Kepala Dinas Pariwisata Bali, Tjok Bagus Pemayun, menanggapi kritik tersebut dengan menyatakan bahwa Bali masih layak dikunjungi. Pemayun berpendapat bahwa parameter overtourism tidak hanya didasarkan pada jumlah pengunjung, melainkan juga distribusi wisatawan yang terpusat di Bali Selatan. Ia menambahkan bahwa pihaknya telah merancang pola perjalanan baru untuk mengarahkan wisatawan ke Bali bagian timur, barat, dan utara.

Dengan berbagai upaya untuk mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan dan merata, Bali berharap dapat mengatasi masalah overtourism tanpa mengorbankan keindahan alam dan warisan budaya yang menjadi daya tarik utamanya. Kemenpar, bersama dengan pemerintah daerah dan masyarakat lokal, berkomitmen untuk menjaga kelestarian Bali sambil terus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang menguntungkan bagi semua pihak.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Balibudaya BaliDesa Wisata KemirenDesa Wisata LesFodor'sKemenparlingkungan Baliovertourismpaket wisata 3BPariwisata Balipariwisata berkelanjutanpariwisata Indonesiapemerataan wisatawanpengelolaan destinasipengelolaan sampahpromosi wisatawisatawan internasional
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Jabar dan Sumatera

Akurasi.id, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Toshiba Luncurkan Mesin Cuci dengan Teknologi Ultra Fine Bubble, Efektif Mengurangi Residu Deterjen dan Ramah Kulit
PropertiTrending

Toshiba Luncurkan Mesin Cuci dengan Teknologi Ultra Fine Bubble, Efektif Mengurangi Residu Deterjen dan Ramah Kulit

By
Wili Wili
Indra Sjafri Soroti Kesalahan Timnas Indonesia U-20 Setelah Kalah di Mandiri U-20 Challenge Series
OlahragaTrending

Indra Sjafri Soroti Kesalahan Timnas Indonesia U-20 Setelah Kalah di Mandiri U-20 Challenge Series

By
Wili Wili
Devano Danendra Resmi Lepas Nama Belakang, Ganti Nama Panggung Kini Hanya Pakai Devano
SelebritisTrending

Devano Danendra Resmi Lepas Nama Belakang, Ganti Nama Panggung Kini Hanya Pakai Devano

By
Wili Wili
Harga Pertamax Naik, Pertalite Jadi Primadona, Kosong di Beberapa SPBU
HeadlineTrending

Harga Pertamax Naik, Pertalite Jadi Primadona, Kosong di Beberapa SPBU

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
  • agen slot resmi
  • Apk Slot Paling Gacor
  • slot apk RK88
  • Kontak Agen Slot Resmi
  • Crumbl Cookies Week Menu
  • link slot apk gacor hari ini
  • Apk Slot Mahjong Terbaru Update
  • tonidunlap.com
  • RK88 Apk Slot
  • Surga Langit
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?