By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Olahraga > Shin Tae-yong Kaget dengan Sejarah Kekalahan 10-0 Timnas Indonesia dari Bahrain
OlahragaTrending

Shin Tae-yong Kaget dengan Sejarah Kekalahan 10-0 Timnas Indonesia dari Bahrain

Wili Wili
Last updated: Oktober 9, 2024 9:33 am
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Shin Tae-yong Kaget dengan Sejarah Kekalahan 10-0 Timnas Indonesia dari Bahrain
Shin Tae-yong Kaget dengan Sejarah Kekalahan 10-0 Timnas Indonesia dari Bahrain. Foto: Getty.
SHARE

Akurasi.id – Timnas Indonesia kembali dijadwalkan bertemu Bahrain dalam matchday ketiga Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion National, Riffa, pada Kamis (10/10) malam WIB. Momen ini mengingatkan para penggemar sepak bola pada kekalahan telak Timnas Indonesia 12 tahun lalu dengan skor 10-0 di tempat yang sama.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tak bisa menyembunyikan keterkejutannya ketika mendengar informasi tentang kekalahan tersebut. Dalam sebuah video yang dirilis oleh PSSI, Shin terlihat melongo, seolah tidak percaya dengan sejarah yang diceritakan kepadanya. Kekalahan memalukan tersebut terjadi pada tahun 2012 dalam ajang kualifikasi Piala Dunia 2014.

Saat itu, Timnas Indonesia berada dalam situasi sulit akibat dualisme kepemimpinan di PSSI, sehingga banyak pemain utama tidak bisa turun bertanding. Delapan dari sebelas pemain starter yang diturunkan melakoni debutnya di laga itu. Situasi semakin buruk ketika Samsidar, kiper Timnas Indonesia, diganjar kartu merah saat pertandingan baru berjalan lima menit. Hasil 10-0 ini bahkan sempat diselidiki oleh FIFA, karena Bahrain membutuhkan kemenangan dengan minimal sembilan gol untuk lolos ke babak selanjutnya dengan menyingkirkan Qatar.

Meski demikian, Shin Tae-yong tidak ingin membawa semangat balas dendam ke dalam pertandingan nanti. “Dibandingkan balas dendam, lebih baik kami fokus kepada permainan kami, bagaimana kami memenangkan pertandingan ini dengan permainan yang kami suka, permainan yang kami mau,” ujarnya.

Shin Tae-yong juga menjelaskan bahwa hingga saat ini ia belum memberikan materi taktik secara penuh kepada para pemain, karena beberapa dari mereka baru bergabung dengan tim. “Latihan lebih kepada menjaga kondisi, dan kemarin (Senin) ada sedikit latihan taktik. Nantinya juga akan diimbangi antara menjaga kondisi dan latihan taktik,” tambahnya.

Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Bahrain akan menjadi ujian besar bagi skuad Garuda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, terlepas dari sejarah kelam yang pernah dialami di stadion yang sama.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:fifakekalahan 10-0 IndonesiaKualifikasi Piala Dunia 2026Piala Dunia Zona AsiaPSSisejarah sepak bola IndonesiaShin Tae Yongtaktik Timnas IndonesiaTimnas IndonesiaTimnas Indonesia vs Bahrain
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jalani Persidangan, Ammar Zoni Minta Sidang Digelar Offline, Ungkap Ketidaknyamanan di Lapas Nusakambangan
SelebritisTrending

Jalani Persidangan, Ammar Zoni Minta Sidang Digelar Offline, Ungkap Ketidaknyamanan di Lapas Nusakambangan

By
Wili Wili
Nasib Petani di Tengah Kasus Korupsi Syahrul Yasin Limpo: Dampak Serius pada Sektor Pertanian
Hukum & KriminalTrending

Nasib Petani di Tengah Kasus Korupsi Syahrul Yasin Limpo: Dampak Serius pada Sektor Pertanian

By
Yori Akurasi
Pesawat Smart Air PK-SNS Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Selamat
PeristiwaTrending

Pesawat Smart Air PK-SNS Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Selamat

By
Wili Wili
Jelang Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Erick Thohir Pastikan Timnas Punya Semangat Sama
OlahragaTrending

Jelang Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Erick Thohir Pastikan Timnas Punya Semangat Sama

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?