By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Tiga Tokoh Tolak Tawaran Jadi Menteri di Kabinet Prabowo, Ini Alasannya
HeadlineKabar Politik

Tiga Tokoh Tolak Tawaran Jadi Menteri di Kabinet Prabowo, Ini Alasannya

Wili Wili
Last updated: Oktober 6, 2024 10:20 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Tiga Tokoh Tolak Tawaran Jadi Menteri di Kabinet Prabowo, Ini Alasannya
Tiga Tokoh Tolak Tawaran Jadi Menteri di Kabinet Prabowo, Ini Alasannya. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Menjelang pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober mendatang, sejumlah tokoh penting justru menolak tawaran kursi menteri di kabinet barunya. Tiga nama yang menonjol adalah Hashim Djojohadikusumo, Luhut Binsar Pandjaitan, dan Khofifah Indar Parawansa, masing-masing dengan alasan yang beragam.

Contents
  • Hashim Djojohadikusumo: Lebih Baik di Luar Kabinet
  • Luhut Binsar Pandjaitan: Lebih Memilih Jadi Penasihat
  • Khofifah Indar Parawansa: Fokus pada Pilkada Jawa Timur

Hashim Djojohadikusumo: Lebih Baik di Luar Kabinet

Adik kandung Prabowo Subianto sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, menjadi sosok pertama yang secara terbuka menolak tawaran kursi menteri. Meski memiliki hubungan keluarga yang erat, Hashim menegaskan dirinya lebih baik berada di luar pemerintahan.

“Saya ditawarkan, tapi saya menolak. Saya kira lebih baik saya di luar,” ungkap Hashim dalam sebuah acara di Hutan Kota by Plataran, Gelora Bung Karno, Jakarta, pada akhir Agustus 2024.

Luhut Binsar Pandjaitan: Lebih Memilih Jadi Penasihat

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, juga menolak permintaan Prabowo untuk tetap duduk di kursi menteri. Luhut mengungkapkan bahwa setelah masa jabatannya berakhir, ia lebih memilih untuk menikmati masa pensiun, namun tetap siap memberikan kontribusi sebagai penasihat.

“Saya sudah sampaikan, beliau sudah minta. Saya sampaikan kalau untuk jadi menteri, saya tidak, tapi saya siap membantu sesuai permintaan beliau sebagai penasihat,” kata Luhut.

Khofifah Indar Parawansa: Fokus pada Pilkada Jawa Timur

Khofifah Indar Parawansa, yang saat ini kembali maju sebagai calon gubernur Jawa Timur, juga mengaku menolak tawaran kursi menteri dari Prabowo. Khofifah memilih fokus pada kompetisinya di Pilkada Jatim bersama pasangannya Emil Dardak. Mereka akan menghadapi pasangan Tri Rismaharini dan Gus Hans, serta Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim dalam Pilkada Serentak 2024.

Penolakan ini menegaskan komitmen Khofifah untuk melanjutkan pengabdiannya di Jawa Timur, terlepas dari tawaran posisi strategis di kabinet baru Prabowo.

Dengan penolakan dari ketiga tokoh penting ini, Prabowo masih harus mencari figur lain yang akan membantu menjalankan roda pemerintahannya.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Hashim DjojohadikusumoKabinet PrabowoKhofifah Indar ParawansaLuhut Binsar Pandjaitanmenteri Prabowopilkada 2024Pilkada Jawa Timurpolitik indonesiaprabowo gibran
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Korlantas Polri Terapkan One Way Arus Balik Lebaran 2026, Ini Tahapan dan Lokasinya
HeadlinePeristiwa

Korlantas Polri Terapkan One Way Arus Balik Lebaran 2026, Ini Tahapan dan Lokasinya

By
Wili Wili
Teguh Prakosa dan Bambang Nugroho Daftar ke KPU Solo Malam Hari dengan Kirab Budaya 3 Kilometer
HeadlineKabar PolitikPeristiwa

Teguh Prakosa dan Bambang Nugroho Daftar ke KPU Solo Malam Hari dengan Kirab Budaya 3 Kilometer

By
Wili Wili
Baharuddin Demmu Kritik Keras Sikap Pemprov yang Menutupi Jalannya Seleksi Perusda Kaltim
Kabar Politik

Baharuddin Demmu Kritik Keras Sikap Pemprov yang Menutupi Jalannya Seleksi Perusda Kaltim

By
Devi Nila Sari
Kabar PolitikNews

Neni Mulai Bergerilia Cari Partai Koalisi, Sofyan Ingin Pertahankan Duet dengan Basri Rase

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?