By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > Generasi Milenial Diajak Sukseskan Pemilu
Corak

Generasi Milenial Diajak Sukseskan Pemilu

akurasi 2019
Last updated: Februari 27, 2019 6:04 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Generasi Milenial Diajak Sukseskan Pemilu
Suasana pemilu 2019 di BPU Kantor Kecamatan Selatan, Selasa (26/2/19). (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
Generasi Milenial Diajak Sukseskan Pemilu
Suasana sosialisasi pemilu 2019 di BPU Kantor Kecamatan Selatan, Selasa (26/2/19). (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Pemilihan umum (pemilu) 2019 akan menjadi momentum bersejarah bagi Selfianti (17). Pasalnya, untuk pertama kalinya dia akan menggunakan hak pilihnya di kontestasi demokrasi yang memadukan pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) ini.

Pelajar di salah satu sekolah menengah atas (SMA) di Sangatta Selatan, Kutai Timur (Kutim) itu, sudah mempersiapkan diri menghadapi pemilu 17 April mendatang. Seperti perekamanan data diri untuk pembuatan KTP elektronik dan melaporkan data dirinya di kelurahan agar dimasukkan dalam Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb).

Ketua KPU Kutim, Fahmi Idris mengatakan, kesadaran berpartisipasi di pemilu 2019, seperti yang ditunjukan Selfianti, diharapkan dapat diikuti para milenial di Kutim. Sebab pemilu merupakan sarana konstitusional memilih pemimpin bangsa dan wakil rakyat untuk lima tahun ke depan.

“Setiap suara milenial pada pemilu akan menentukan terpilihnya pemimpin bangsa dan wakil rakyat terbaik. (Mereka yang terpilih) diharapkan dapat mengantarkan bangsa Indonesia menuju bangsa yang maju dan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera,” harap Fahmi.

Jika ada milenial yang tidak mau mencoblos dan memilih golput pada pemilu 2019, sejatinya tidak berhak disebut sebagai generasi penerus bangsa yang kelak menerima tongkat estafet kepimpinan bangsa.

Pada masa penjajahan, para pemuda yang kini populer dengan istilah milenial, rela mengorbankan jiwa dan raganya merebut kemerdekaan. “Seharusnya para milenial mau berkorban untuk kelangsungan pembangunan bangsa dengan cara berpartisipasi di pemilu,” ajaknya.

Generasi Milenial Diajak Sukseskan Pemilu
Ilustrasi pemilih pemula (Net)

Tak Cukup Sosialisasi dari KPU

Menurut Fahmi, berbagai upaya mendorong partisipasi generasi muda di pemilu 2019 sudah dilakukan KPU. Salah satunya, penyelenggara pemilu melakukan sosialisasi di kampus.

Sosialisasi pemilu kepada milenial perlu diperkuat oleh seluruh pengurus dan kader partai politik, calon legislatif (caleg), tim pemenangan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Selain itu, media massa diharapkan memberikan pencerahan kepada masyarakat mengenai pentingnya setiap warga negara yang sudah berhak memilih untuk berbondong-bondong ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna menyalurkan hak pilihnya pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Menjadi Pemilih Cerdas

Para milenial di Kutim mesti menjadi pemilih cerdas. Agar pemilu dapat menghasilkan pemimpin bangsa dan wakil rakyat yang berkualitas.

Pemilih cerdas hanya mencoblos semata-mata karena suara hati nurani. Bukan disebabkan iming-iming uang dan barang.

Semua pemilih dituntut kelayakan kompetensi dan rekam jejak calon. Bukan memilih karena pertimbangan etnis, kelompok, dan golongan.

Bupati Kutim, Ismunandar mengatakan, syarat menjadi pemilih cerdas harus mencermati visi, misi, dan program calon.

Selain itu, pemilih harus menelusuri rekam jejak calon. Orang yang baik biasanya memiliki rekam jejak yang baik. Begitu pula sebaliknya. Rekam jejak tidak dapat disembunyikan.

“Kita harus menggunakan hati dan perasaan kita,” ujar Ismu saat membuka sosialisasi pemilu kepada generasi milenial di Gedung BPU Sangatta Selatan.

Tak Terpengaruh Hoaks dan Ujaran Kebencian

Ismu mengajak masyarakat belajar dan berperan dalam demokrasi dengan menyelenggarakan pemilu damai, aman, dan tenteram. Masyarakat diminta belajar menerima perbedaan. Sebagai wujud implementasi demokrasi di Indonesia.

“Belajar berbeda pilihan tetapi satu dalam kebersamaan. Kebersamaan (adalah) bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Dia juga mengajak generasi milenial menjadi barisan terdepan memerangi hoaks dan ujaran kebencian. Kedua ancaman pemilu itu akan mengakibatkan setiap orang tidak rasional menentukan pilihan.

Akibat lainnya, bisa memicu permusuhan dan konflik. “Cara yang dapat diambil para milenial untuk memerangi hoaks dan ujaran kebencian menjelang pemilu adalah tidak menyebarkan informasi yang diduga sebagai hoaks dan ujaran kebencian melalui media sosial,” sarannya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:Generasi MilenialPemilu 2019sosialisasi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Demo 50.000 Buruh di Jakarta 24 September 2026: Hindari 5 Rute Ini, Cek Jalur Alternatif

Akurasi.id, Jakarta - Hari ini, Rabu (24/9/2026), Jakarta bakal macet total. Sekitar…

Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Peringkat 23, Bulu Tangkis Harapan Emas Pertama

Akurasi.id, Jakarta - Kabar terbaru dari kontingen Indonesia di Asian Games 2026…

Adu Ganas! Perbedaan iPhone 18 Pro Max vs 17, 16, 15 Pro Max, Mana Paling Worth It?

Akurasi.id, Jakarta - iPhone 18 Pro Max baru rilis di Singapura 18…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

CorakKesehatan

Edukasi Bahaya Kehamilan Ektopik, GHC Sosialisasi ke Mahasiswa hingga Pelajar

By
akurasi 2019
Pemkot Bontang Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Corak

Pemkot Bontang Tingkatkan Kualitas Pelayanan

By
akurasi 2019
Patroli PPKM, Sekda: Masyarakat Bontang Taat Prokes
CorakRagam

Patroli PPKM, Sekda: Masyarakat Bontang Taat Prokes

By
Devi Nila Sari
Menakar Kekuatan Golkar di Pileg Kaltim 2019
Covered StoryKabar Politik

Menakar Kekuatan Golkar di Pileg Kaltim 2019

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?