By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Ekonomi > Penjelasan Jokowi tentang Isu Bansos untuk Pelaku Judi Online
Covered StoryEkonomi

Penjelasan Jokowi tentang Isu Bansos untuk Pelaku Judi Online

akurasi 2019
Last updated: Juni 19, 2024 4:07 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Penjelasan Jokowi tentang Isu Bansos untuk Pelaku Judi Online
Penjelasan Jokowi tentang Isu Bansos untuk Pelaku Judi Online. Foto: Tribunnews.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id – Presiden Joko Widodo dengan tegas menyatakan bahwa pemerintah tidak memiliki rencana untuk memberikan bantuan sosial (bansos) kepada pelaku judi online. Pernyataan ini disampaikan Jokowi saat melakukan kunjungan kerja di Karanganyar, Jawa Tengah, dan disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu (19/6/2024).

Contents
  • Latar Belakang Isu
  • Klarifikasi dari Muhadjir Effendy
  • Sikap Tegas Pemerintah
  • Langkah Selanjutnya

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menjawab berbagai pertanyaan dari media terkait wacana pemberian bansos kepada pelaku judi online. “Enggak ada,” kata Jokowi sambil tersenyum, menunjukkan bahwa isu tersebut tidak memiliki dasar dan tidak pernah menjadi bagian dari rencana pemerintah.

Latar Belakang Isu

Isu tentang kemungkinan pelaku judi online menerima bansos berawal dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Menurut Muhadjir, korban judi online yang jatuh miskin perlu dimasukkan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sehingga berhak menerima bansos.

“Kita masukkan di dalam DTKS sebagai penerima bansos, ya,” ujar Muhadjir di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/6/2024). Ia menambahkan bahwa banyak korban judi online yang menjadi miskin baru, dan ini menjadi tanggung jawab pemerintah, khususnya Kemenko PMK.

Klarifikasi dari Muhadjir Effendy

Namun, Muhadjir kemudian mengklarifikasi pernyataannya pada Senin (17/6/2024). Ia menegaskan bahwa yang dimaksud sebagai penerima bansos adalah keluarga atau individu terdekat dari pelaku judi online yang dirugikan baik secara material, finansial, maupun psikologis, bukan pelaku judi online itu sendiri.

“Saya tegaskan, korban judi online itu bukan pelaku. Siapa korbannya? Korbannya adalah keluarga atau individu terdekat dari para penjudi itu yang dirugikan baik secara material, finansial, maupun psikologis, dan itulah yang nanti akan kita santuni,” kata Muhadjir di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat.

Sikap Tegas Pemerintah

Pemerintah tetap berkomitmen untuk tidak memberikan bansos kepada pelaku judi online. Fokus pemerintah adalah membantu keluarga yang terdampak oleh kegiatan ilegal tersebut. Ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengatasi dampak negatif judi online di masyarakat dan memastikan bahwa bantuan sosial disalurkan kepada yang benar-benar membutuhkan.

Langkah Selanjutnya

Pemerintah terus memonitor situasi ini dan akan memberikan sanksi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam judi online. Selain itu, pemerintah juga menggalakkan pembentukan Satgas Pemberantasan Judi Online yang tinggal menunggu tanda tangan Presiden untuk diresmikan.

Pernyataan tegas Presiden Jokowi ini memberikan kejelasan bahwa tidak ada rencana pemberian bansos untuk pelaku judi online. Fokus utama pemerintah adalah pada kesejahteraan keluarga korban yang terdampak, memastikan bantuan sosial tepat sasaran, dan menjaga integritas kebijakan sosial yang ada.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:BansosDTKSJokowiJudi OnlineKaranganyarKebijakan SosialKeluarga Korban Judi OnlineMuhadjir EffendyPemerintah IndonesiaSatgas Pemberantasan Judi Online
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Mengoptimalkan Efisiensi Penyimpanan: Bagaimana Sistem File FAT32 Merevolusi Manajemen Data
Covered Story

Mengoptimalkan Efisiensi Penyimpanan: Bagaimana Sistem File FAT32 Merevolusi Manajemen Data

By
akurasi 2019
IHSG Diproyeksi Melemah, Ini Saham-Saham Pilihan untuk Menghadapi Koreksi Pasar
EkonomiHeadline

IHSG Diproyeksi Melemah, Ini Saham-Saham Pilihan untuk Menghadapi Koreksi Pasar

By
akurasi 2019
konspirasi besar
Covered Story

Di Balik Suburnya Praktik Penambangan Batu Bara Ilegal di Kaltim Diduga Ada Konspirasi Besar Tersembunyi

By
akurasi 2019
Pahami Keparahannya: NTT Keluarkan Siaga Darurat Kekeringan
Covered StoryHeadline

Pahami Keparahannya: NTT Keluarkan Siaga Darurat Kekeringan

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?