By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Corak > Ismu: Jadi Pejabat Kurangi “Bekesah” Banyakin “Begawi”
CorakTrending

Ismu: Jadi Pejabat Kurangi “Bekesah” Banyakin “Begawi”

akurasi 2019
Last updated: Februari 16, 2019 2:09 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Ismu: Jadi Pejabat Kurangi “Bekesah” Banyakin “Begawi”
Bupati Ismunandar meminta pejabat di Kutim meningkatkan kualitas kerja dibandingkan memperbanyak cerita.(Istimewa)
SHARE
Ismu: Jadi Pejabat Kurangi “Bekesah” Banyakin “Begawi”
Bupati Ismunandar meminta pejabat di Kutim meningkatkan kualitas kerja dibandingkan memperbanyak cerita.(Istimewa)

Akurasi. id, Kutim- Suasana Ruang Meranti Kantor Bupati Kutai Timur (Kutim) tampak ramai dan sibuk dengan lalu lalang ratusan orang berpakaian jas rapi warna gelap. Mereka adalah para pejabat eselon yang hadir mengikuti proses pelantikan.

Raut wajah mereka tampak ada yang cemas, gelisah, karena belum tahu bakal menempati jabatan apa. Namun ada pula yang terlihat gembira karena merasa mendapat promosi setelah lama menanti. Sebagian lagi ada yang tertawa, lantaran sudah mengetahui bocoran informasi posisi di tempat yang baru.

Sekitar pukul 09.15 Wita, Bupati Kutim Ismunandar melakukan prosesi pengambilan sumpah jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator, jabatan pengawas dan jabatan fungsional pengawas pendidikan di lingkungan Pemkab Kutim Tahun 2019.

Sebanyak 244 para abdi negara yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Ismunandar itu, tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Kutim Nomor: 821/0291/BKPP/II/2019.

Ismu: Jadi Pejabat Kurangi “Bekesah” Banyakin “Begawi”
Bupati Ismunandar saat melantik 244 pejabat Kutai Timur.(Istimewa)

Ismu, sapaan karib Bupati Ismunandar, menyebut mutasi kali ini merupakan pengembangan karier ASN, khususnya dalam pengangkatan jabatan struktural.

Mutasi jabatan bagi abdi negara menurutnya bukanlah sebuah proses yang mudah dan sederhana.
Terutama bagi pejabat pembina kepegawaian yang berwewenang untuk menentukan siapa yang bakal dimutasi, promosi dan sebagainya.

“Dilaksanakannya mutasi itu sebagai dinamika organisasi yang harus diselenggarakan. Salah satunya sebagai bentuk promosi,” kata Bupati, Rabu (13/2/19).

Melalui pelantikan itu, Ismu berharap bisa memacu semangat kerja setiap ASN supaya berlari kencang merealisasikan program Gerakan Desa Mandiri dan Terpadu (Gerbang Desa Madu) yang telah dicanangkan pemerintah. Khususnya untuk mempertajam pelayanan kepada masyarakat.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Ismu juga berpesan, sebagai abdi negara tidak perlu terlalu banyak melakukan perjalanan dinas jika kegiatan itu tidak penting. Sebaiknya fokus mengerjakan  apa yang jadi tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) masing-masing.Rotasi Pejabat di Lingkungan Pemkab Kutim

“Jangan sampai tupoksi dikerjakan oleh anak buah yang tidak paham, ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Tak lupa Ismu pun mengingatkan bahwa 2019 ini adalah tahun politik. Untuk itu para pejabat ASN hendaknya tidak terlalu ikut campur urusan pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif.

“Saya imbau semuanya agar menggunakan media sosial secara bijak, jangan share berita ataupun informasi yang tidak jelas kebenarannya,” kata Ismu.

Terakhir Ismu berpesan agar pelantikan yang sudah dilaksanakan menjadi amanah tugas baru. Kepercayaan dari atasan untuk tim kerja harus kompak dan solid.

Karena bisa saja satu atau dua tahun ke depan bisa berganti lagi. Bahkan Ismu disaksikan Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutim Irawansyah serta unsur FKPD dan para undangan lainnya, menegaskan bahwa jika dalam evaluasi pejabat bersangkutan tidak bisa menjalankan tupoksi, dalam waktu enam bulan bisa diganti.

“Khusus untuk posisi Camat yang baru jangan terlalu banyak bekesah (bercerita). Namun perbanyak begawi (bekerja) sesuai tupoksi. Terus bangun kebersamaan, kita ingin terus berlari menjadi pemerintahan yang kuat,” tutup Ismu. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:mutasi pegawai
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dari Kecurigaan Hingga Viral, Awal Mula Kasus Penangkapan di Agam yang Menghebohkan Media Sosial
Hukum & KriminalTrending

Dari Kecurigaan Hingga Viral, Awal Mula Kasus Penangkapan di Agam yang Menghebohkan Media Sosial

By
Yori Akurasi
Dampak Uang Palsu: Mengguncang Stabilitas Ekonomi dan Kepercayaan Publik
EkonomiTrending

Dampak Uang Palsu: Mengguncang Stabilitas Ekonomi dan Kepercayaan Publik

By
Yori Akurasi
Bentrokan Ormas Warnai Ceramah Rizieq Shihab di Pemalang, Sejumlah Orang Terluka
PeristiwaTrending

Bentrokan Ormas Warnai Ceramah Rizieq Shihab di Pemalang, Sejumlah Orang Terluka

By
Wili Wili
Hotman Paris Dipolisikan Karena Dugaan Konten Asusila
HeadlineTrending

Hotman Paris Dipolisikan Karena Dugaan Konten Asusila

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?