By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Ade Armando Didemo dan Meminta Maaf: Dinamika Politik Kontroversial di DIY
HeadlineTrending

Ade Armando Didemo dan Meminta Maaf: Dinamika Politik Kontroversial di DIY

akurasi 2019
Last updated: Desember 6, 2023 12:49 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Ade Armando Didemo dan Meminta Maaf: Dinamika Politik Kontroversial di DIY
Ade Armando Didemo dan Meminta Maaf: Dinamika Politik Kontroversial di DIY, (Foto: Ist,)
SHARE

Akurasi, Nasional. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) baru-baru ini menjadi pusat sorotan politik setelah pernyataan kontroversial yang dilontarkan oleh politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando. Pernyataan itu kemudian memicu demo oleh sejumlah massa yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Ngayogyakarta Untuk Sinambungan Keistimewaan (PAMAN USMAN).

Pada Senin, 4 Desember 2023, kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI DIY di Jalan Miliran, Muja Muju, Kota Jogja, menjadi saksi dari aksi protes yang dilakukan oleh massa PAMAN USMAN. Massa tersebut membawa poster dengan gambar Ade Armando yang sudah dicoret silang sebagai bentuk ketidaksetujuan terhadap pernyataannya.

Ade Armando sebelumnya menyinggung isu politik dinasti di DIY, menyatakan bahwa daerah tersebut praktik politik dinasti. Pernyataannya ini ditujukan sebagai kritik terhadap para mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang melakukan aksi protes terkait politik dinasti di tingkat nasional.

Dalam video yang diunggah di akun media sosialnya, @adearmando61, Ade Armando meminta maaf sebesar-besarnya atas pernyataannya yang dianggap menyinggung dan memicu kontroversi. Dalam video permintaan maaf tersebut, Ade Armando menyatakan bahwa pernyataannya adalah pandangan pribadinya dan tidak mencerminkan sikap resmi dari DPP PSI dan DPW PSI Yogyakarta.

“Saya ingin ajukan permohonan maaf sebesar-besarnya seandainya video saya terakhir tentang politik dinasti telah menimbulkan ketersinggungan dan kegaduhan terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta,” kata Ade Armando dalam video tersebut.

Meski Ade Armando sudah meminta maaf, hal ini tidak meredakan ketegangan di DIY. PAMAN USMAN menggeruduk kantor DPW PSI DIY dengan tuntutan agar partai tersebut memberikan sikap resmi terhadap pernyataan kontroversial yang diucapkan oleh salah satu kader mereka.

Widihasto, Ketua Sekber Keistimewaan dan penginisiasi aksi demo, menjelaskan tuntutan PAMAN USMAN kepada PSI. Mereka mendesak agar PSI mengambil tindakan konkret terhadap Ade Armando sebagai kader partai.

“Tuntutan kami jelas, supaya PSI secara kelembagaan melakukan tindakan yang kongkret atas apa yang dilakukan kadernya, Ade Armando,” tegas Widihasto dalam keterangan kepada wartawan. Menurutnya, pernyataan Ade Armando tidak bisa dianggap sebagai tindakan pribadi karena Ade Armando adalah caleg dan pengurus DPP PSI. Oleh karena itu, mereka menuntut adanya sikap politik yang tegas dan jelas dari PSI terkait pernyataan kontroversial tersebut.

Ade Armando sendiri, dalam permintaan maafnya, juga menyampaikan bahwa ia telah mendengar kabar akan adanya aksi penangkapan terhadap dirinya dan rencana massa untuk mendatangi kantor PSI Yogyakarta. Ia menegaskan bahwa pernyataannya hanyalah pandangan pribadi dan tidak memiliki kaitan dengan pandangan resmi partai.

“Saya harus klarifikasi, apa yang saya sampaikan di video tersebut adalah pandangan saya, sikap politik saya, ini tidak ada hubungannya dengan pandangan politik, sikap politik, maupun kebijakan dari DPP PSI dan DPW PSI Yogyakarta,” jelas Ade Armando.

Pernyataan Ade Armando yang menciptakan gejolak di DIY ini juga membuat Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur DIY, buka suara. Sultan menyatakan bahwa pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi Ade Armando dan tidak mencerminkan realitas politik di DIY.

Meskipun Ade Armando telah meminta maaf, dampak dari pernyataannya tampaknya masih akan berlanjut. Tuntutan dari PAMAN USMAN menunjukkan bahwa masyarakat meminta tanggapan serius dari PSI terkait insiden ini, yang dapat membentuk narasi politik di DIY ke depannya.(*)

Editor: Ani

TAGGED:Ade ArmandodinastiDIY
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kris Dayanti Raih Medali Perak di World Kungfu Championship 2025
SelebritisTrending

Kris Dayanti Raih Medali Perak di World Kungfu Championship 2025

By
Wili Wili
APBD 2019
Trending

Neni: Tidak Ada Perubahan APBD 2019 Secara Sepihak

By
akurasi 2019
Presiden Prabowo Sambut Marc Márquez di Istana Negara Jelang MotoGP Mandalika 2025
HeadlineOlahraga

Presiden Prabowo Sambut Marc Márquez di Istana Negara Jelang MotoGP Mandalika 2025

By
Wili Wili
Presiden Jokowi di Mozambik: Bagaimana Ikatan Diplomatik dan Keberagaman Budaya Memainkan Peran Penting
Covered StoryHeadline

Presiden Jokowi di Mozambik: Bagaimana Ikatan Diplomatik dan Keberagaman Budaya Memainkan Peran Penting

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?