By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > 127 Nyawa Melayang dan 180 Dirawat di RS Imbas Kerusuhan Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang
HeadlineTrending

127 Nyawa Melayang dan 180 Dirawat di RS Imbas Kerusuhan Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 2, 2022 9:53 am
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
127 Nyawa Melayang dan 180 Dirawat di RS Imbas Kerusuhan Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang
Tampak situasi dan kondisi kerusahan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang yang menelan ratusan korban jiwa. (Kompas.com)
SHARE

Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang menjadi sejarah kelam sepak bola Indonesia. Bagaimana tidak, 127 nyawa melayang dan 180 dirawat di RS imbas kerusuhan tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022).

Contents
  • Awal Mula Petaka dan Gugurnya Ratusan Nyawa
  • Tragedi Stadion Kanjuruhan Jadi yang Terbesar Kedua Sepanjang Sejarah

Akurasi.id, Malang – Kerusuhan tragedi Stadion Kanjuruhan Malang benar-benar tidak pernah terbayangkan. Ini menjadi catatan berdarah bagi sepak bola Tanah Air. Lantaran, tragedi Stadion Kanjuruhan Malang ini telah menimbulkan ratusan korban jiwa. Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dan ratusan lainnya dirawat di rumah sakit (RS).

Melansir dari Kompas.com, Stadion Kanjuruhan menjadi tuan rumah laga pekan ke-11 Liga 1 2022-20233 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022). Bertajuk derbi Jawa Timur, duel Arema FC vs Persebaya berlangsung ketat.

Dalam laga tersebut, sebanyak lima gol tercipta. Tim tamu Persebaya unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Silvio Junior (8′) dan Leo Lelis (32′). Arema FC kemudian berhasil kedudukan lewat brace Abel Camara pada pengujung babak pertama (42′, 45+1′ -pen). Namun, gol Sho Yamamoto pada menit ke-51, memastikan Arema bertekuk lutut di hadapan Persebaya dengan skor 2-3.

Awal Mula Petaka dan Gugurnya Ratusan Nyawa

Hasil pertandingan derbi Jatim ini ternyata tidak bisa di terima pendukung Arema FC. Mereka kecewa dan langsung berhamburan masuk ke lapangan dengan meloncati pagar, membuat situasi tak terkendali. Jajaran pengamanan pun terlihat kewalahan menghalau kericuhan tersebut.

Situasi makin tak terkendali ketika pihak keamanan menembakkan gas air mata ke arah tribune penonton. Kericuhan di Stadion Kanjuruhan menimbulkan korban yang tidak sedikit. Ratusan nyawa melayang.

Masih melansir dari Kompas.com, menurut keterangan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, sebanyak 127 orang tewas, termasuk dua anggota Polri.

“Dalam kejadian tersebut telah meninggal 127 orang, dua di antaranya anggota Polri,” ungkap Nico dalam jumpa pers di Malang sebagaimana mengutip dari Kompas.com, Minggu (2/10/2022).

Niro merinci, dari jumlah korban tewas, 34 di antaranya meninggal dunia di stadion, sisanya di rumah sakit. Selain itu, polisi mencatat, ada sekitar 180 orang yang tengah di rawat di sejumlah rumah sakit.

Dugaan sementara, para korban terinjak-injak suporter lain, serta sesak nafas akibat semprotan gas air mata jajaran keamanan.

Tragedi Stadion Kanjuruhan Jadi yang Terbesar Kedua Sepanjang Sejarah

Akibat insiden ini, kompetisi Liga 1 dihentikan untuk sementara selama sepekan. PT LIB dan PSSI sudah mengonfirmasi hal tersebut. Tragedi stadion terbesar kedua sepanjang sejarah Menilik data dari Football Stadiums, insiden di Kanjuruhan merupakan tragedi stadion sepak bola terbesar kedua dalam sejarah jika melihat jumlah korban meninggal.

Adapun kejadian paling memilukan dalam sejarah sepak bola terjadi pada 24 Mei 1964 di Estadio Nacional, Lima, Peru. Saat itu, Peru bertanding melawan Argentina dalam kualifikasi Olimpiade. Peru tertinggal 0-1 dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir. Namun, gol penyama kedudukan Peru dianulir oleh wasit. Hal itu kemudian menimbulkan kerusuhan yang mengakibatkan 328 orang tewas. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:127 Nyawa MelayangArema FCKerusuhan BolaLiga 1 IndonesiaPersebaya FCStadion Kanjuruhan Malang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Demo 50.000 Buruh di Jakarta 24 September 2026: Hindari 5 Rute Ini, Cek Jalur Alternatif

Akurasi.id, Jakarta - Hari ini, Rabu (24/9/2026), Jakarta bakal macet total. Sekitar…

Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Peringkat 23, Bulu Tangkis Harapan Emas Pertama

Akurasi.id, Jakarta - Kabar terbaru dari kontingen Indonesia di Asian Games 2026…

Adu Ganas! Perbedaan iPhone 18 Pro Max vs 17, 16, 15 Pro Max, Mana Paling Worth It?

Akurasi.id, Jakarta - iPhone 18 Pro Max baru rilis di Singapura 18…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Nelayan Santan Belum Ditemukan Setelah 8 Jam Pencarian Pasca Kapalnya Karam Ditabrak Tanker
Trending

Nelayan Santan Belum Ditemukan Setelah 8 Jam Pencarian Pasca Kapalnya Karam Ditabrak Tanker

By
Devi Nila Sari
Kemenkes Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp 300 Ribu, Ini Fakta-Fakta Terbarunya
HeadlineTrending

Kemenkes Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp 300 Ribu, Ini Fakta-Fakta Terbarunya

By
Devi Nila Sari
Gara-Gara Cover Pintu Darurat Dibuka Anak-Anak, Citilink Mendarat Darurat di Palembang
Trending

Gara-Gara Cover Pintu Darurat Dibuka Anak-Anak, Citilink Mendarat Darurat di Palembang

By
Devi Nila Sari
Ganjar dan Luhur Sepakat Tunda Kenaikan Harga Tiket Borobudur
HeadlineTrending

Ganjar dan Luhur Sepakat Tunda Kenaikan Harga Tiket Borobudur

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?