By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Lingkungan > Putus Akses Logistik Warga, Tiga Perusahaan Tambang Diduga Biang Banjir di Jalur Trans Kukar-Kubar
HeadlineLingkunganRagam

Putus Akses Logistik Warga, Tiga Perusahaan Tambang Diduga Biang Banjir di Jalur Trans Kukar-Kubar

Devi Nila Sari
Last updated: September 21, 2022 12:04 am
By
Devi Nila Sari
Share
5 Min Read
Putus Akses Logistik Warga, Tiga Perusahaan Biang Kerok Banjir di Jalur Trans Kukar-Kubar
Banjir yang terjadi di jalur Trans Kalimantan Kukar-Kubar sebabkan akses warga terputus. (Istimewa)
SHARE

Pembukaan lahan tiga perusahaan pertambangan diduga menjadi penyebab banjir jalur Trans Kalimantan Kukar-Kubar. Berkenaan dengan ini, Komisi III DPRD Kaltim angkat suara.

Contents
  • Dewan Minta Perusahaan Bertanggungjawab dan Jalankan Rekomendasi
  • Jika Rekomendasi Tak Diindahkan, Dewan Akan Mengadu ke Pusat

Akurasi.id, Samarinda – Banjir yang terjadi di jalur Trans Kalimantan ruas simpang Kajuq-SP 3 Damai daerah Kajuq, Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat pekan lalu menyebabkan akses warga terputus. Pasalnya, jalur tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kubar. Sebagai akses keluar masuk utama dan pengiriman logistik.

Banjir yang merendam kawasan tersebut menyebabkan kendaraan tak dapat melintas. Akibatnya, warga hanya bisa memanfaatkan perahu sebagai akses penyeberangan dengan ongkos Rp20 ribu-Rp30 ribu setiap kali melintas.

Sebab, banjir tersebut merendam kawasan itu dengan kedalaman 1,5 meter sepanjang 1 kilometer. Sementara, kendaraan roda empat harus memutar melalui jalur yang disediakan perusahaan.

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang menjelaskan, banjir itu terjadi karena curah hujan yang cukup tinggi. Sebab, sejatinya jalur tersebut berada di kawasan cekungan yang rawan banjir ketika hujan intensitas tinggi.

Tak hanya itu, kondisi ini diperparah karena pihak perusahaan yang beroperasi disekitar jalan tidak menjalankan perencanaan dampak lingkungan saat membuka lahan. Sehingga, gorong-gorong yang seharusnya menjadi tempat keluar air, tidak berfungsi secara maksimal dan air tidak dapat keluar.

Hal ini jugalah yang mendasari Komisi III DPRD Kaltim memanggil perusahaan tersebut, yang di duga menjadi biang kerok penyebab banjir. Antara lain, PT TCM, PT FKP, dan PT TSA. Serta, pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur (BBPJNKT) untuk mengurai persoalan tersebut.

Dewan Minta Perusahaan Bertanggungjawab dan Jalankan Rekomendasi

Untuk solusi jangka pendek, pihaknya mendorong agar pekerjaan gorong-gorong cepat selesai. Karena, diameter gorong-gorong sebelumnya memang cuma 1,5 meter. Sehingga, pekerjaan ini dimaksudkan untuk memperlebar diameter gorong-gorong menjadi 2,4 meter. Dengan harapan, pelebaran gorong-gorong akan membantu penyaluran air.

“Kedua, selama curah hujan masih tinggi, kami juga meminta agar pihak perusahaan standby pompa. Karena, berkaca dari banjir sebelumnya, cukup terbantu. Banjir bisa cepat turun,” tuturnya saat ditemui awak media, usai RDP bersama tiga perusahaan tersebut, di Gedung E DPRD Kaltim, Selasa (20/9/2022).

Ketiga, pihaknya juga mendorong agar perusahaan bertanggungjawab memperbaiki jalan berlubang akibat banjir tersebut. Kata dia, snaat ini, pihak perusahaan sedang tahap persiapan untuk pengaspalan.

“Dalam jangka waktu satu minggu, kami akan ke lapangan untuk mengecek keadaan jalan dan gorong-gorong,” ujarnya.

Sementara, untuk penanganan jangka panjang, pihaknya mendorong agar perusahaan dan BBPJNKT duduk bersama merumuskan solusi jangka panjang. Karena, jalan tersebut memang terletak di palung atau cekungan. Sehingga, ketika hujan dengan intensitas tinggi, ada kemungkinan jalan akan kembali banjir.

“Tadi ada juga usulan pemerintah dan perusahaan meninggikan jalan tersebut seperti jembatan. Selain itu, kami juga akan mengevaluasi seberapa tangguh gorong-gorong mampu menjadi tempat keluar air. Jangan sampai di kemudian hari minta pelebaran lagi,” urainya.

Jika Rekomendasi Tak Diindahkan, Dewan Akan Mengadu ke Pusat

Anggota Komisi III DPRD Kaltim dapil Kutai Barat Ekti Imanuel menambahkan, banjir yang terjadi pada jalur tersebut sangat fatal. Karena, merupakan akses utama masyarakat Kubar dan Mahulu. Termasuk, menjadi jalur angkut logistik dari luar ke Kubar dan Mahulu.

Oleh karena itu, pihaknya melakukan pemanggilan terhadap pihak perusahaan sebagai pemilik kawasan yang di duga menyebabkan banjir tumpah ke jalan utama. Selain itu, menindaklanjuti keluhan yang masyarakat sampaikan secara langsung, maupun melalui media sosial.

“Tentunya kami menginginkan ada kajian. Karena posisinya juga seperti mangkok, kalau ada air masuk, otomatis harus di pompa agar bisa keluar. Oleh karena itu, ada beberapa poin yang kami minta dalam rapat tadi,” tegasnya.

Selain meminta BBPJNKT melakukan pengaspalan ruas simpang Kajuq-SP 3 Damai, pihaknya menegaskan, agar pihak perusahaan memperhatikan secara serius permasalahan lingkungan. Utamanya, terkait pembukaan lahan yang berdampak pada banjir.

Kemudian, pihaknya juga meminta agar ketiga perusahaan tersebut segera melaksanakan reklamasi sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Agar tidak mengakibatkan dampak lingkungan bagi masyarakat.

“Jika poin-point tersebut tidak dilaksanakan dan dijalankan. Maka kami dari Komisi III DPRD Kaltim, siap membawa permasalahan ini ke pemerintah pusat. Agar izin pertambangan yang perusahaan miliki di evaluasi dan bahkan di cabut,” tegasnya. (*)

Penulis/Editor: Devi Nila Sari

TAGGED:Anggota DPRD Kaltim Ekti EmanuelAnggota DPRD Kaltim Veridian Huwaq WangBanjir Kutai BaratKomisi III DPRD Kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Komunitas Kampus Cerita Lahirkan Tujuh Penulis
DestinasiKesehatan

Komunitas Kampus Cerita Lahirkan Tujuh Penulis

By
akurasi 2019
Wamenkumham Terseret Kasus Dugaan Gratifikasi: Profil dan Perkembangan Terkini
HeadlineTrending

Wamenkumham Terseret Kasus Dugaan Gratifikasi: Profil dan Perkembangan Terkini

By
akurasi 2019
Matang Pilkada dengan Calon Tunggal, KPU Kukar “Berguru” ke KPU Kota Prabumulih
Kabar Politik

Matang Pilkada dengan Calon Tunggal, KPU Kukar “Berguru” ke KPU Kota Prabumulih

By
akurasi 2019
Covered StoryKabar Politik

Istri Jadi Ketua Dewan, Bupati Kutim Ismu Anggap (Dinasti Politik) Bukan Hal Baru

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?