By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kesehatan > Pasien Pertama Cacar Monyet Masuk RI, Kemenkes Jelaskan Cara Penularannya
HeadlineKesehatanRagam

Pasien Pertama Cacar Monyet Masuk RI, Kemenkes Jelaskan Cara Penularannya

Devi Nila Sari
Last updated: Agustus 21, 2022 12:02 pm
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
Pasien Pertama Cacar Monyet Masuk RI, Kemenkes Jelaskan Cara Penularannya
Pemerintah mengkonfirmasi pasien pertama cacar monyet telah terkonfirmasi di RI. (Ilustrasi)
SHARE

Kementerian Kesehatan RI melaporkan pasien cacar monyet pertama terkonfirmasi telah memasuki RI. Yang merupakan pria berusia 27 tahun dan sebelumnya melakukan perjalanan luar negeri.

Akurasi.id, Jakarta – Pemerintah mengkonfirmasi telah ada pasien pertama cacar monyet yang masuk ke Indonesia, Sabtu (20/8/2022). Kementerian Kesehatan RI melaporkan pasien cacar monyet pertama tersebut pada seorang WNI yakni pria berusia berusia 27 tahun.

Juru bicara Kemenkes RI Mohammad Syahril menyampaikan, WNI tersebut terkonfirmasi cacar monyet usai menjalani PCR setibanya di Indonesia, setelah sempat melakukan perjalanan luar negeri. Namun, ia tak menyebut, negara yang sempat pasien kunjungi.

Hanya saja, pasien memang terkonfirmasi sempat melakukan kontak langsung dengan pasien cacar monyet saat berada di negara tersebut. Ia menjelaskan, cacar monyet utamanya bisa menular melalui kontak langsung. Seperti bersalaman, berpelukan, tidur bersama, hingga sentuhan dengan benda-benda yang terkontaminasi virus seperti selimut, handuk, dan lain-lain.

“Masyarakat harus paham apabila ada teman kita, saudara kita, yang punya gejala ini kita harus menghindari kontak langsung kepada yang bersangkutan. Karena, penularan monkeypox ini adalah utama sekali melalui kontak langsung kepada penderita,” kata Syahril dalam konferensi pers sebagaimana melansir detik.com, Sabtu (20/8/2022).

Dengan adanya kasus pertama cacar monyet tersebut, maka Syahril mengingatkan warga, untuk senantiasa mengupayakan perilaku bersih dan penerapan protokol kesehatan. Selain itu, tetap tenang menyikapi masuknya cacar monyet ke Indonesia. Pasalnya, cacar monyet adalah penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya selama pasien tidak mengalami infeksi tambahan atau disertai komorbid.

“Cacar monyet ini tidak terlalu berat sakitnya sehingga kita tenang. Masih lebih berat Covid-19. Oleh karena itu, kita tenang dengan masuk cacar monyet ini karena bisa sembuh sendiri atau self limiting disease. Dalam masa inkubasinya yang 21 sampai 28 hari, pasien akan sembuh sendiri. Apabila tidak ada infeksi tambahan atau superinfeksi, dan komorbid,” jelasnya. (*)
Penulis/Editor: Devi Nila Sari

TAGGED:Cacar MonyetKemenkes RIPasien Cacar Monyet Pertama RIPencegahan Cacar MonyetPenularan Cacar Monyet
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Manfaat Bawang Dayak - Akurasi.id
DestinasiKesehatanRagam

Inilah Manfaat Bawang Dayak untuk Kesehatan

By
Devi Nila Sari
sosialisasi pilkada
Kabar Politik

KPU Bontang Gelar Sosialisasi Pilkada 2020 Bersama Media, Berharap Jangan Golput

By
akurasi 2019
Tentang Non-Muslim Bukan Kafir
Catatan

Tentang Non-Muslim Bukan Kafir

By
akurasi 2019
Sterilisasi Perpustakaan, Upaya DPK Bontang Cegah Penyebaran Covid-19
Birokrasi

Sterilisasi Perpustakaan, Upaya DPK Bontang Cegah Penyebaran Covid-19

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?