By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Telusuri Dugaan Suap Seleksi Sekprov Kaltim, Dewan Agendakan Pemanggilan Isran Noor
News

Telusuri Dugaan Suap Seleksi Sekprov Kaltim, Dewan Agendakan Pemanggilan Isran Noor

akurasi 2019
Last updated: Februari 4, 2019 4:11 am
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Telusuri Dugaan Suap Seleksi Sekprov Kaltim, Dewan Agendakan Pemanggilan Isran Noor
SHARE

Telusuri Dugaan Suap Seleksi Sekprov Kaltim, Dewan Agendakan Pemanggilan Isran NoorAkurasi.id – Dugaan suap yang dilakukan Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Kaltim, Abdullah Sani, terhadap sejumlah pihak untuk memuluskan langkahnya menjadi Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim, bakal berbuntut panjang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim akan memanggil gubernur untuk dimintai keterangan terkait dugaan suap tersebut.

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syafruddin mengatakan, pemanggilan Gubernur Kaltim Isran Noor diperlukan agar masalah tersebut dapat diterangkan pada publik. Karena polemik tersebut sudah mencuat di masyarakat.

“Kami memandang penting agar pimpinan memanggil saudara gubernur. Supaya gubernur menjelaskan duduk permasalahan dugaan suap dalam pemilihan sekretaris provinsi itu,” kata Syafruddin di sela-sela sidang paripurna DPRD Kaltim, Selasa (22/1/19).

Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Syahrun menyebut, pihaknya akan menindaklanjuti desakan dari anggota dewan tersebut. “Kita akan agendakan pemanggilan itu di rapat pimpinan,” tuturnya.

Diketahui, pada 19 Januari lalu, Awang Faroek Ishak mengklaim bahwa Abdullah Sani berupaya menyuap Isran Noor dengan memberikan uang senilai USD 300 ribu. Uang itu diberikan agar memuluskan langkahnya sebagai Sekprov Kaltim.Dari pengakuan Awang Faroek, pemberian uang itu ditolak Isran. Karena Gubernur Kaltim itu tidak memerlukan uang tersebut.

“Isran bilang, uang saya lebih banyak daripada kamu,” demikian mantan gubernur itu memperagakan penolakan Isran di saat uang itu hendak diberikan Abdullah Sani. Awang Faroek menyesalkan sikap Isran yang tidak menahan uang tersebut. Karena uang itu dapat dijadikan bukti untuk membawa masalah tersebut di meja hijau.

Meski begitu, dia mengaku telah menyampaikan laporan pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar mengungkap dugaan penyuapan tersebut. Selain itu, mantan Gubernur Kaltim itu menyebut Abdullah Sani telah menyogok sejumlah pihak di pemerintah pusat. “Karena jelas-jelas ada praktik gratifikasi dalam proses (seleksi Sekprov Kaltim),” tegas Awang Faroek.

Dalam seleksi Sekprov Kaltim tersebut, ada tiga nama yang lolos seleksi. Antara lain Asisten I Sekprov Kaltim Muhammad Sabani, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim Muhammad Aswin, serta Kepala DPMTSP Kaltim Abdullah Sani.

Sejatinya, seleksi tersebut sudah berakhir saat Awang Faroek masih menjabat sebagai gubernur. Muhammad Sabani terpilih sebagai pimpinan pegawai di provinsi itu. Namun belakangan, muncul nama Abdullah Sani.

Dia menduga itu terjadi lantaran yang bersangkutan melakukan praktik suap. Isran Noor yang dimintai keterangan oleh awak media membantah tudingan tersebut. “Bagaimana ceritanya? Nggak ada uang (USD 300) itu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPMTSP Kaltim Abdullah Sani, hingga berita ini diturunkan, belum dapat dimintai keterangan. Beberapa nomor telpon yang bersangkutan saat dihubungi juga tidak ada yang aktif. (*)

Penulis: Ufkil Mubin
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:info kaltimPemanggilan Isran Noorugaan Suap Seleksi Sekprov Kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • ivibet kaszinó gyors kifizetés berkata:
    Agustus 19, 2026 pukul 2:49 am

    This is precisely the kind of straightforward explanation I was looking for.
    Too many sites overhype everything, but you kept it
    easy to follow. Appreciate you sharing!

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Datangi Bareskim, Istri dan anak Ismail Bolong Diperiksa Soal Tambang Ilegal Kaltim
HeadlineHukum & KriminalNews

Eks Personel Intelkam Polresta Samarinda Beberkan Dugaan Adanya Setoran Tambang Ilegal ke Jenderal Polri

By
Redaksi Akurasi.id
Misteri Dukungan untuk Iptu Rudiana Terungkap, Kebenaran Kasus Vina dan Eky Menyusul
HeadlineHukum & Kriminal

Misteri Dukungan untuk Iptu Rudiana Terungkap, Kebenaran Kasus Vina dan Eky Menyusul

By
akurasi 2019
Skandal Korupsi Timah Menjerat Hendry Lie, Pendiri Sriwijaya Air, dan Empat Lainnya dengan Dugaan Kerugian Ekologis Rp271 Triliun
HeadlineHukum & Kriminal

Skandal Korupsi Timah Menjerat Hendry Lie, Pendiri Sriwijaya Air, dan Empat Lainnya dengan Dugaan Kerugian Ekologis Rp271 Triliun

By
akurasi 2019
Mary Jane Veloso: Kisah Perjuangan Terpidana Mati Narkoba yang Akan Pulang ke Filipina setelah Lebih dari Satu Dekade Diplomasi
PeristiwaTrending

Mary Jane Veloso: Kisah Perjuangan Terpidana Mati Narkoba yang Akan Pulang ke Filipina setelah Lebih dari Satu Dekade Diplomasi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?