By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Ekonomi > Jokowi Curhat Masalah BBM: Nahan Harga Seperti itu Berat
EkonomiHeadline

Jokowi Curhat Masalah BBM: Nahan Harga Seperti itu Berat

akurasi 2019
Last updated: Mei 25, 2022 1:54 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Jokowi Curhat Masalah BBM: Nahan Harga Seperti itu Berat
Subsidi BBM jadi curhatan Jokowi di acara Evaluasi Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia. (Tempo.co)
SHARE

Presiden Jokowi curhat masalah BBM di acara Evaluasi Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia. Jokowi curhat masalah BBM itu karena berat nahan harga.

Akurasi.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyampaikan curahan hatinya soal harga bahan bakar minyak (BBM).

Dalam acara Evaluasi Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia, dia menyampaikan jika saat ini pemerintah berupaya menahan harga BBM di saat harga minyak dunia naik gila-gilaan.

Dia menyebutkan, saat ini di dunia memang harus menghadapi dua masalah berat. Pertama energi seperti BBM, gas dan listrik dan selanjutnya adalah pangan.

Jokowi juga membandingkan kenaikan harga BBM ini dengan beberapa negara lain. Singapura sekarang harga BBM sudah Rp 35.000, Jerman sudah di angka Rp 31.000, Thailand Rp 20.000. Sementara kita Pertalite masih Rp 7.650, sekali lagi Rp 7.650.

Pertamax Rp 12.500, yang lain sudah jauh sekali,” ujar Jokowi dalam acara Evaluasi Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia, Selasa (24/5/2022).

Menurut Jokowi perbedaan harga yang jauh ini terjadi lantaran harga BBM di Indonesia masih menahan terus. Di sisi lain subsidi energi dalam APBN terus membesar.

“Sampai kapan kita bisa menahan ini? Ini pekerjaan kita bersama-sama, sehingga saya minta kementerian/lembaga, pemerintah daerah memiliki sense yang sama,” tegas Jokowi.

“Berat, nahan harga seperti itu berat,” sambung Jokowi lagi.

[irp]

Harga Komoditas Melonjak, Subsidi BBM Membengkak

Pemerintah telah menyalurkan subsidi untuk berbagai sektor. Subsidi untuk energi sendiri mengalami kenaikan pada April 2022.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan naiknya belanja subsidi energi dipengaruhi oleh kenaikan ICP, percepatan pencairan kurang bayar subsidi energi, dan peningkatan volume penyaluran barang bersubsidi.

“Kenaikan harga komoditas berdampak terhadap meningkatnya beban subsidi BBM dan LPG. Realisasi subsidi BBM dan LPG sampai dengan April 2022 sudah mencapai 44% dari pagu APBN 2022,” kata dia dalam konferensi pers APBN KiTa, Senin (23/5/2022).

Dia mengungkapkan kompensasi BBM Rp 18,1 triliun (belanja lain lain) telah dibayarkan untuk memenuhi kewajiban pemerintah atas penugasan penyediaan pasokan BBM dalam negeri.

Per 30 April 2022 subsidi reguler tercatat Rp 46,45 triliun. Realisasi penyaluran per 2022 BBM (solar dan minyak tanah 4,1 juta kiloliter), LPG 3 kg 1,9 juta MT, pelanggan listrik bersubsidi 38,4 juta, pupuk 3 juta ton, debitur KUR 2,7 juta, kredit KUR Rp 125,6 triliun, dan subsidi perumahan 38,4 ribu unit.

Sri Mulyani mengungkapkan Kamis pekan lalu pemerintah sudah mendapat persetujuan DPR untuk menambah alokasi subsidi dan kompensasi.

Untuk tahun ini pemerintah akan membayarkan tambahan subsidi Rp 74,9 triliun yaitu BBM dan LPG Rp 71,8 triliun sedangkan untuk listrik Rp 3,1 triliun.

“Ditambah lagi kompensasi yang di mana kita mohon kepada DPR untuk menyetujui Rp 227 triliun untuk tambah kompensasi BBM untuk tahun ini Rp 194,7 triliun maupun kompensasi tahun lalu Rp 83,8 triliun yang bisa dibayarkan,” kata Sri Mulyani.

Kemudian untuk listrik, tambahan dan kompensasi tahun lalu Rp 24,6 triliun diharapkan bisa dibayarkan tahun ini. (*)

Sumber: Detik.com
Editor: Akurasi.id

TAGGED:BBMCurhat JokowiEkonomiPertalite
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

CT Corp Buka Lowongan Kerja Besar-besaran, Buka 250 Posisi
EkonomiHeadline

CT Corp Buka Lowongan Kerja Besar-besaran, Buka 250 Posisi

By
akurasi 2019
Membangun Solidaritas Bangsa: Deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) dan Komitmen Pergerakan Warga Indonesia (Perwira)
HeadlineKabar Politik

Membangun Solidaritas Bangsa: Deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) dan Komitmen Pergerakan Warga Indonesia (Perwira)

By
Wili Wili
Warga dan Kader Muhammadiyah Desak Kapolres Kampar Dicopot, Karena Dinilai Arogan
HeadlineTrending

Warga dan Kader Muhammadiyah Desak Kapolres Kampar Dicopot, Karena Dinilai Arogan

By
akurasi 2019
Dicekoki Miras Oplosan, Remaja Putri Disetubuhi Pacar di Kamar Kos-kosan
HeadlineHukum & Kriminal

Dicekoki Miras Oplosan, Remaja Putri Disetubuhi Pacar di Kamar Kos-kosan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?