By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Ratusan Sopir Truk Demo di Kudus, Blokir Jalan Lingkar Selatan
Peristiwa

Ratusan Sopir Truk Demo di Kudus, Blokir Jalan Lingkar Selatan

akurasi 2019
Last updated: Maret 6, 2022 3:35 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Ratusan Sopir Truk Demo di Kudus, Blokir Jalan Lingkar Selatan
Aksi demo sopir truk di Kudus memprotes keputusan soal ODOL berlangsung hingga menutup Jalan Lingkar Selatan. (kompas.com)
SHARE

Ratusan sopir truk demo di Kudus menolak aturan ODOL. Aksi sopir truk demo ini sampai memblokir jalan lingkar selatan.

Contents
  • Takut Terjadi Lonjakan Harga
  • Aksi Juga Berlangsung di Temanggung

Akurasi.id, Jakarta – Ratusan sopir truk di Kabupaten Kudus menggelar unjuk rasa hingga menutup akses Jalan Lingkar Selatan Kudus, Jawa Tengah, Selasa (22/2). Para sopir truk menolak kebijakan pemerintah terkait dengan pelarangan truk over dimension and overloading (ODOL).

Dalam aksinya itu, para sopir memarkir ratusan truk berbagai ukuran di sisi kiri ruas Jalan Lingkar Selatan Kudus yang berada di depan Terminal Induk Jati.

Sementara itu, di ruas sebelah kanan yang semula bisa melintas, juga meminta parkir truk yang kebetulan lewat, ikut aksi sehingga ikut parkir.

Akibatnya, akses Jalan Lingkar Selatan Kudus tersebut, tidak bisa dilalui mobil mulai pukul 10.10 WIB. Penutupan akses juga terjadi di perempatan Jalan Lingkar Kencing dan lampu merah depan DPRD Kudus.

Aksi pemblokiran jalan hingga pukul 11.00 WIB masih berlangsung karena perwakilan masih melakukan audiensi dengan Bupati Kudus Hartopo dan Ketua DPRD Kabupaten Kudus Masan.

“Tuntutan kami, revisi aturan soal ODOL dan jangan buat aturan yang merugikan masyarakat kecil,” kata salah satu sopir truk yang turut berunjukrasa, Ali Ikhsan.

[irp]

Takut Terjadi Lonjakan Harga

Menurut dia, hampir semua truk ketika mengangkut barang mengalami kelebihan karena selama ini tarifnya tergolong murah. Untuk biaya operasional, kapasitas muatannya juga harus menyesuaikan.

Jika pemerintah memberlakukan normalisasi ODOL sehingga harus ada perbaikan dimensi kendaraannya agar sesuai dengan ketentuan.

“Akan terjadi lonjakan kenaikan harga berbagai kebutuhan masyarakat karena mahalnya tarif jasa angkutan barang,” katanya.

Ia mencontohkan, tarif pengangkutan pasir jika sebelumnya truk colt diesel dengan tarif Rp2,5 juta bisa mengangkut 16 ton pasir. Maka, dengan aturan baru yang tarif sama hanya bisa mengangkut 4,5 ton pasir.

[irp]

Aksi Juga Berlangsung di Temanggung

Bukan hanya di Kudus, aksi unjuk rasa sopir truk memprotes keputusan ODOL juga terjadi di Temanggung, Jawa Tengah.

Ratusan pengemudi truk menggelar aksi mogok di sekitar Terminal Madureso Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Tuntutan mereka pun sama, yakni menolak kebijakan pemerintah terkait dengan pembatasan dan pelarangan truk over dimension over loading (ODOL).

Dalam aksi tersebut para pengemudi memarkir truk mereka di sekitar Terminal Bus Madureso Temanggung, yakni di pinggir jalan lingkar, sebelah selatan terminal, dan jalan arah masuk kota Temanggung.

Para pengemudi truk yang berkumpul di sebelah selatan Terminal Madureso meminta sejumlah truk yang tengah melintas untuk berhenti.

Pada aksi tersebut, mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan “Kami tidak menolak kebijakan ODOL tapi kami menuntut solusi kebijakan ODOL” dan “Peraturan mumet hargai perjuangan sopir”.

Sejumlah perwakilan pengemudi truk melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Temanggung Suprianto, bertempat di Kantor Dishub Temanggung.

[irp]

Aksi Damai

Ketua Paguyuban Sopir Truk Temanggung (Patut) Anwar Sururi mengatakan ini adalah aksi damai untuk mengetahui lebih jauh tentang kendaraan ODOL, karena mayoritas sopir belum tahu.

“Jadi kami ke Dishub hanya untuk mencari tahu ODOL itu yang bagaimana, makanya kami datang ke sini agar saat jalan kami tidak melanggar,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Temanggung Suprianto menuturkan para pengemudi dari berbagai paguyuban angkutan barang di Temanggung mengadakan aksi solidaritas mendukung teman-teman sopir yang ada di daerah lain yang hari ini juga menyampaikan aspirasi yang sama.

“Jadi kegiatan ini tidak hanya lokal di Temanggung, memang beberapa daerah juga terjadi. Mereka ingin menyampaikan aspirasi kaitannya dengan keberatan aturan ODOL,” katanya.

Ia menuturkan, pada prinsipnya karena ini kebijakan nasional dari Kementerian Perhubungan, maka akan sampaikan aspirasi para sopir ke Kementerian Perhubungan lewat Dishub Provinsi Jateng. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:Aturan ODOLDemo SopirHardnewsSopir Truk
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Polres Bogor Antisipasi Arus Balik Wisatawan, One Way Arah Jakarta Diberlakukan di Jalur Puncak
PeristiwaTrending

Polres Bogor Antisipasi Arus Balik Wisatawan, One Way Arah Jakarta Diberlakukan di Jalur Puncak

By
Wili Wili
Tarif Rp 1 di HUT ke-79 TNI, Antrean Penumpang Mengular di Stasiun MRT CSW
HeadlinePeristiwa

Tarif Rp 1 di HUT ke-79 TNI, Antrean Penumpang Mengular di Stasiun MRT CSW

By
Wili Wili
Atalia Praratya Unggah Pesan Ulang Tahun untuk Zara
PeristiwaTrending

Atalia Praratya Unggah Pesan Ulang Tahun untuk Zara

By
Wili Wili
Balita di Ngawi Tewas Diduga Usai Minum Oli dan Pertalite yang Disimpan di Rumah
PeristiwaTrending

Balita di Ngawi Tewas Diduga Usai Minum Oli dan Pertalite yang Disimpan di Rumah

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?