By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > WHO Optimis Pandemi Covid-19 Berakhir pada 2022
HeadlineTrending

WHO Optimis Pandemi Covid-19 Berakhir pada 2022

akurasi 2019
Last updated: Desember 25, 2021 11:10 am
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
WHO Optimis Pandemi Covid-19 Berakhir pada 2022
Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus merasa yakin pandemi Covid-19 akan berakhir pada 2022. (Fabrice COFFRINI / AFP)
SHARE
WHO Optimis Pandemi Covid-19 Berakhir pada 2022
Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus merasa yakin pandemi Covid-19 akan berakhir pada 2022. (Fabrice COFFRINI / AFP)

Akurasi.id, Jakarta – WHO optimis pandemi Covid-19 berakhir pada 2022 mendatang. Hal ini dikarenakan saat ini siatuasi pandemi terus memperlihatkan tren penurunan yang sangat bagus. Ditambah tingkat vaksinasi di seluruh dunia juga tinggi.

“2021 telah menjadi tahun yang menyakitkan bagi banyak dari kita. Saat kita mendekati tahun baru, kita semua harus mempelajari pelajaran menyakitkan yang diajarkan tahun ini kepada kita,” kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam jumpa pers rutin pada Rabu (22/12).

“Tahun 2022 harus menjadi akhir dari pandemi COVID-19. Tapi itu juga harus menjadi awal dari sesuatu yang lain – era baru solidaritas,” paparnya menambahkan.

Keyakinan itu diutarakan Ghebreyesus bukan tanpa dasar. Ia mendasari prediksi itu dari jumlah dosis vaksin yang terus meningkat didistribusikan ke seluruh dunia. Karenanya WHO optimis pandemi Covid-19 berakhir pada 2022 mendatang

Ghebreyesus menuturkan, sejauh ini jumlah dosis vaksin yang telah didistribusikan ke seluruh dunia sudah cukup mencapai target. Yakni vaksinasi 40 persen populasi di setiap negara.

Ia menuturkan, mekanisme kerja sama pengadaan vaksin COVAX Facility, juga telah mengirimkan 800 juta lebih vaksin ke negara-negara yang masih memiliki tingkat vaksinasi rendah.

Menurut proyeksi Ghebreyesus, pasokan dosis vaksin seharusnya cukup untuk vaksinasi seluruh populasi orang dewasa di dunia. Serta memberikan booster vaksin kepada populasi berisiko tinggi pada kuartal pertama 2022.

“Jadi saya menyuarakan sekali lagi kepada negara dan produsen vaksin, untuk memprioritaskan dosis vaksin untuk COVAX. Bekerja sama untuk membantu negara yang masih tertinggal dalam hal vaksinasi,” ucap Ghebreyesus.

[irp]

Menurutnya, sekitar 20 persen dari seluruh dosis yang didistribusikan setiap hari, saat ini justru diberikan untuk suntik booster atau dosis tambahan.

Ia menganggap, hal itu justru cenderung membuat pandemi semakin lama berakhir. Lantaran masih banyak negara yang belum bisa memberikan dua dosis pertama vaksin untuk warganya sesuai target WHO.

“Penting untuk diingat, bahwa sebagian besar rawat inap dan kematian Covid-19 terjadi pada orang yang tidak divaksinasi. Bukan orang yang tidak menerima booster vaskin,” ucap Ghebreyesus.

“Kita harus sangat jelas, bahwa vaksin yang kita miliki tetap efektif melawan varian Delta dan Omicron. Prioritas global harus mendukung semua negara untuk mencapai target vaksinasi 40% secepat mungkin. Target 70% vaksinasi pada pertengahan tahun depan,” paparnya. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id
Sumber: CNNIndonesia.com

TAGGED:Pandemi Berakhir 2022Pandemi Covid-19RedaksiWHO
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Generasi Milenial Diminta Waspada: Jangan Sampai Terdoktrin Sosial Media!
HeadlineTrending

Generasi Milenial Diminta Waspada: Jangan Sampai Terdoktrin Sosial Media!

By
akurasi 2019
11 positif
Trending

BREAKING: Kaltim Tambah 11 Kasus Positif Covid-19, Ledakan 7 Kasus di Kubar dari Klaster Gowa

By
akurasi 2019
Tewas Ditikam
Hukum & KriminalTrending

Ayah Lima Anak Tewas Ditikam Dipinggir Jalan, Motifnya Masih Misterius, Polisi Buru Pelaku

By
akurasi 2019
Panglima TNI Rotasi 101 Perwira Tinggi, Ini Daftar Lengkapnya
HeadlinePeristiwa

Panglima TNI Rotasi 101 Perwira Tinggi, Ini Daftar Lengkapnya

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?