By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Kronologi Kasus Novia Widyasari, Mahasiswi Bunuh Diri Minum Sianida
HeadlineHukum & KriminalNews

Kronologi Kasus Novia Widyasari, Mahasiswi Bunuh Diri Minum Sianida

Devi Nila Sari
Last updated: Desember 5, 2021 6:09 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Kronologi Kasus Novia Widyasari, Mahasiswi Bunuh Diri Minum Sianida
Novia ketika ditemukan warga. Novia Widyasari diketahui mahasiswi Mojokerto yang bunuh diri minum sianida di samping makam ayahnya, karena tak sanggup lagi menahan beban hidupnya. (Istimewa)
SHARE

 

Novia Widyasari diketahui mahasiswi Mojokerto yang bunuh diri minum sianida di samping makam ayahnya, karena tak sanggup lagi menahan beban hidupnya
Novia ketika ditemukan warga. Novia Widyasari diketahui mahasiswi Mojokerto yang bunuh diri minum sianida di samping makam ayahnya, karena tak sanggup lagi menahan beban hidupnya. (istimewa)

Kronologi Kasus Novia Widyasari, Mahasiswi Bunuh Diri Minum Sianida. Awalnya dugaan menyebar jika Novia Widyasari bunuh diri karena ditinggal oleh sang ayah meninggal dunia, tetapi ternyata bukan karena itu.

Akurasi.id, Mojokerto – Nama Novia Widyasari kini tengah banyak diperbincangkan di media sosial setelah kisahnya yang menyedihkan terkuak. Novia Widyasari diketahui mahasiswi Mojokerto yang bunuh diri minum sianida di samping makam ayahnya, karena tak sanggup lagi menahan beban hidupnya. Awalnya dugaan menyebar jika Novia Widyasari bunuh diri karena ditinggal oleh sang ayah meninggal dunia, tetapi ternyata bukan karena itu.

Kronologi berawal dari dia dibawa ke sebuah penginapan oleh pacarnya, yang diketahui bernama Randy, seorang oknum anggota polisi, dan dipaksa minum obat. Setelah itu dia pun tertidur dan rupanya ketika itulah Novia Widyasari mendapat pelecehan dari Randy hingga hamil, dan baru diketahui empat bulan usai kejadian.

[irp]

Novia pun memutuskan untuk menceritakan kehamilannya ke Randy, tetapi pasangannya itu malah membujuknya agar menggugurkan kandungan, yang enggan dilakukan oleh korban. Setelah lama tak ada kejelasan, korban memberanikan diri menceritakan hal itu kepada orang tua dari Randy, sampai akhirnya dia diajak makan oleh mereka beserta lelaki yang melecehkannya tersebut.

Ketika itu, orang tua Randy menyatakan akan bertanggung jawab atas apa yang dilakukan oleh anaknya, dan mengajak korban pulang ke rumah untuk berbicara dengan ibu dari Novia.

Akan tetapi, beda di belakang beda di depan, orang tua Randy mengatakan kalau anaknya dan Novia tidak bisa menuju pernikahan karena masih ada kakaknya yang belum menikah dan Randy baru menjadi anggota Polisi.

Tak hanya itu, ibu Novia yang saat itu masih belum mengetahui nasib apa yang menimpa sang anak, rumahnya mendapat teror dengan adanya suara seperti bom dan rumah tiba-tiba mati lampu hingga berlangsung dua hari.

Esok harinya lagi, Randy menghilang tanpa meninggalkan kabar, meskipun Whatsapp aktif tetapi chat hanya dibaca saja dan tidak seperti biasanya. Usai sembilan hari, Randy tiba-tiba mengirimkan pesan mengajak jalan Novia, yang disambut sukacita.

[irp]

Ketika menjemput, Randy membawa pil yang diduga obat untuk menggugurkan kandungan, sekitar empat buah. dan memaksa Novia untuk meminum itu semua, serta tidak diizinkan makan atau minum setelahnya. Hingga sorenya korban merasa lapar dan saat itu dia merasakan perutnya sakit.

Ketika memeriksakan diri di toilet, ternyata lendir darah keluar, dan saat itu lah dia mengetahui kalau keguguran. Dua hari kemudian Novia drop hingga opname dan sempat kritis.

Pulangnya dari rumah sakit korban makin depresi hingga nekat membeli sianida, dan memutuskan menceritakan semuanya kepada keluarga, tetapi yang didapatnya justru ancaman pembunuhan karena dituding mempermalukan keluarga.

[irp]

Novia Widyasari makin tertekan melihat perlakuan yang diterimanya dari keluarga, yaitu pamannya sendiri, yang memaki dan memberikan ancaman, sedangkan kondisinya sendiri masih belum sembuh benar dan akhirnya memutuskan bunuh diri di samping makam ayahnya.

Hingga kini tagar #SAVENOVIAWIDYASARI pun masih mencuat di media sosial sebagai bentuk dukungan padanya. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id
Sumber: Pikiran Rakyat

TAGGED:Bunuh DiriKasus Kriminalkriminal nasionalNovia Widyasaripembunuhan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Baru Dilantik: Harapan Lemkapi untuk Peningkatan Kinerja Polri
HeadlineKabar Politik

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Baru Dilantik: Harapan Lemkapi untuk Peningkatan Kinerja Polri

By
Wili Wili
Mahfud MD Siap Mundur dari Jabatan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam)
Headline

Mahfud MD Siap Mundur dari Jabatan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam)

By
akurasi 2019
kekerasan dan pelecehan seksual
Covered StoryHukum & Kriminal

Miris, Bocah Belasan Tahun hingga Balita Jadi Korban Kekerasan dan Pelecahan Seksual di Kutim

By
akurasi 2019
Ribuan Buruh Gelar Aksi di Jakarta Tuntut Pencabutan Pasal Merugikan dalam Omnibus Law
PeristiwaTrending

Ribuan Buruh Gelar Aksi di Jakarta Tuntut Pencabutan Pasal Merugikan dalam Omnibus Law

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?