By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Eks Direktur KPK: Negara Sampai Berutang Bayar Gaya Mewah Pejabat
HeadlineTrending

Eks Direktur KPK: Negara Sampai Berutang Bayar Gaya Mewah Pejabat

Devi Nila Sari
Last updated: Oktober 28, 2021 5:46 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Eks Direktur KPK: Negara Sampai Berutang Bayar Gaya Mewah Pejabat
Ilustrasi KPK. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
SHARE
Eks Direktur KPK: Negara Sampai Berutang Bayar Gaya Mewah Pejabat
Ilustrasi KPK. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Akurasi.id — Mantan Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Giri Suprapdiono mengungkapkan bahwa negara sampai berutang untuk membayar kebiasaan buruk para pejabat yang bergaya hidup mewah.

Giri menyoroti rapat kerja organisasi dan tata kelola (Ortaka) pimpinan dan pejabat struktural KPK di Hotel Sheraton Mustika, Yogyakarta, pada 27-29 Oktober 2021. Rapat kerja itu diselingi dengan berbagai macam hiburan seperti bersepeda santai hingga bernyanyi.

“Negara sampai berutang untuk APBN agar KPK jaman now, pimpinan dan pejabatnya bisa sepedahan, rapat, nginap di hotel berbintang lima, nyanyi bareng, ngopi nglothok, bayar komika dan kongkow santai. Sambil milih-milih hasil sadapan untuk dimusnahkan,” cuit Giri dalam akun twitter @girisuprapdiono, Kamis (28/10).

Menurut dia, negara bisa berhemat bahkan tidak perlu berutang. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memotong anggaran kementerian atau lembaga negara yang sering kali menyalahgunakan anggaran untuk sesuatu yang tidak perlu.

“Negara ini enggak butuh berutang, yang bisa dilakukan adalah memotong anggaran APBN kementerian lembaga dan daerah agar menghentikan kebiasaan lama mereka, menghamburkan untuk perjalanan dinas, rapat, dan pemborosan lainnya. Rakyat terlalu mahal membayarnya,” kata Giri.

Berdasarkan file panduan rapat kerja yang diterima CNNIndonesia.com, agenda rapat kerja selama tiga hari di Yogyakarta itu akan diselingi dengan Fun Game & Team Work Lomba Kreasi Tumpeng, hiburan musik, stand up comedy, hingga sepeda santai.

Agenda KPK ini sebelumnya mendapat kritikan keras dari mantan penyidik Novel Baswedan. Ia menilai kegiatan rapat kerja di luar kota pada masa pandemi Covid-19 menunjukkan ketidakpekaan pimpinan KPK dalam menggunakan anggaran negara. Terlebih, lanjut dia, di gedung KPK sebenarnya banyak ruangan yang cukup luas untuk mengadakan rapat.

[irp]

Adapun KPK melalui Sekretaris Jenderal Cahya Hardianto Harefa sudah buka suara terkait agenda rapat di Yogyakarta. Ia menuturkan rapat kerja itu sudah diagendakan jauh-jauh hari namun baru bisa terlaksana dengan mempertimbangkan kasus Covid-19 yang menurun.

Cahya menjelaskan rapat intensif tersebut melibatkan pimpinan dan jajaran pejabat struktural guna finalisasi rumusan penyesuaian aturan dan struktur organisasi KPK sesuai kedudukan baru.

“Rapat intensif yang digelar di Yogyakarta ini telah diagendakan jauh-jauh hari baik dari aspek perencanaan anggaran maupun rancangan pelaksanaannya, namun harus tertunda karena kondisi pandemi dan baru bisa dilaksanakan saat ini,” ujar Cahya dalam keterangan tertulis, Rabu (27/10). (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

Sumber: CNNIndonesia.com

TAGGED:HeadlineKPKRapat KerjaUtang Negara
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Wapres Gibran Rakabuming Raka Isi Materi di Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang
HeadlineKabar Politik

Wapres Gibran Rakabuming Raka Isi Materi di Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang

By
Wili Wili
Pelaku Pemerkosaan Belasan Santri, Herry Wirawan Divonis Seumur Hidup
HeadlineHukum & Kriminal

Pelaku Pemerkosaan Belasan Santri, Herry Wirawan Divonis Seumur Hidup

By
akurasi 2019
Prabowo Larang Kader Serukan Dua Periode, Fokus Jalankan Amanah dan Berantas Korupsi
HeadlineKabar Politik

Prabowo Larang Kader Serukan Dua Periode, Fokus Jalankan Amanah dan Berantas Korupsi

By
Wili Wili
Pengamanan Ketat di Kejaksaan Agung: Penjelasan TNI Soal Peningkatan Keamanan
Hukum & KriminalTrending

Pengamanan Ketat di Kejaksaan Agung: Penjelasan TNI Soal Peningkatan Keamanan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?