By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Headline > Oknum Polisi “Smackdown” Mahasiswa Minta Maaf
HeadlineTrending

Oknum Polisi “Smackdown” Mahasiswa Minta Maaf

Devi Nila Sari
Last updated: Oktober 14, 2021 12:52 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Oknum Polisi “Smackdown” Mahasiswa Minta Maaf
Usai meminta maaf, oknum brigadir polisi itu langsung memeluk Faris lalu bersalaman dengan orang tua Faris. (Fajar.co.id)
SHARE
Oknum Polisi “Smackdown” Mahasiswa Minta Maaf
Usai meminta maaf, oknum brigadir polisi itu langsung memeluk Faris lalu bersalaman dengan orang tua Faris. (Fajar.co.id)

Akurasi.id — Oknum polisi smackdown mahasiswa akhirnya minta maaf.  Oknum kepolisian berpangkat brigadir yang tega membanting atau smackdown mahasiswa, saat unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tangerang, Banten, buka suara.

Oknum tersebut muncul di depan awak media dengan kepala menunduk. Dia datang bersama mahasiswa yang jadi korban atas tindakan represifnya itu. Di depan wartawan, oknum yang berpakaian dinas warna hitam lengan panjang itu, berdiri dengan posisi siap, meski kepalanya dalam keadaan tertunduk.

“Saya meminta maaf kepada Mas Faris atas tindakan saya dan siap bertanggungjawab atas perbuatan saya. Saya minta maaf kepada Mas Faris dan keluarga, Pak saya minta maaf atas perbuatan saya,” kata oknum polisi itu. Dilansir dari fajar.co.id, Kamis (14/10/2021).

Usai oknum polisi smackdown mahasiswa itu minta maaf, oknum brigadir polisi itu langsung memeluk Faris lalu bersalaman dengan orang tua Faris. Selepas itu, Faris juga menyampaikan sepatah kata atas peristiwa yang ia alami, saat berunjuk rasa.

“Melihat permintaan maaf dari oknum, sebagai sesama manusia, saya menerima maaf tersebut,” kata Faris dalam sepenggal pernyataannya kepada wartawan.

Sebelumnya, viral di media sosial video aparat kepolisian membanting salah satu mahasiswa bernama Faris. Mahasiswa itu merupakan peserta unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tangerang. Ia pingsan usai mendapat bantingan ala smackdown dari aparat. Tak lama berselang, oknum petugas tersebut pergi. Lalu datang seorang polisi lalu lintas berusaha menolong korban.

Kapolres Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, pun angkat bicara. Ia akan berikan sanksi tegas kepada jajarannya jika terbukti melakukan kekerasaan. Sebab, hal itu telah melanggar prosedur pengamanan. “Kalau masih ada berarti oknum anggota tersebut akan saya tindak tegas,” kata Wahyu saat dikonfirmasi, Rabu (13/10/2021).

[irp]

Terkuak Alasan Oknum Polisi “Smackdown” Mahasiswa di Tangerang

Unjuk rasa di depan kantor Bupati Tangerang, telah meminta maaf secara langsung kepada korban dan orang tuanya. Kapolres Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, mengungkapkan, alasan oknum polisi yang membanting mahasiswa saat berunjuk rasa adalah murni spontanitas tanpa perencaan.

“Oknum juga sudah minta maaf secara langsung kepada orang tua korban dan tindakan tersebut reflek dan tidak ada tujuan lain dari yang bersangkutan,” jelasnya dalam video konferensi pers yang diterima, Rabu (13/10/2021).

[irp]

Perwira polisi tiga melati ini berjanji, akan menindak tegas kepada siapa pun, bahkan anggotanya yang bertugas dan bertindak di luar prosedur Korps Bhayangkara ini.

“Kapolda Banten secara tegas akan menindak anggota yang bertugas di luar prosedur,” tegasnya kepada wartawan. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:HeadlineMahasiswa DemoOknum PolisiSmackdown
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jokowi: Kalau Pelajar Sudah Vaksin Silakan Belajar Tatap Muka
Trending

Jokowi: Kalau Pelajar Sudah Vaksin Silakan Belajar Tatap Muka

By
Devi Nila Sari
Mertua Kejam Membunuh Menantu Hamil dalam Tragedi yang Mengguncang
HeadlineTrending

November 3, 2023

By
akurasi 2019
pasien covid-19
Trending

BREAKING: Pasien Positif Covid-19 Kaltim Naik Drastis, Kini Tembus 68 Kasus

By
akurasi 2019
Pemerintah Perpanjang Diskon Pajak Pembelian Mobil Baru
HeadlineNews

Pemerintah Perpanjang Diskon Pajak Pembelian Mobil Baru

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?