By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Gubernur Gorontalo Tersinggung Risma Marahi Pegawainya
Trending

Gubernur Gorontalo Tersinggung Risma Marahi Pegawainya

Devi Nila Sari
Last updated: Oktober 7, 2021 1:44 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Gubernur Gorontalo Tersinggung Risma Marahi Pegawainya
Gubernur Gorontalo Ruslie Habibie tersinggung dengan sikap marah Menteri Sosia Tri Rismaharini. (Ajis Khalid/detikcom)
SHARE
Gubernur Gorontalo Tersinggung Risma Marahi Pegawainya
Gubernur Gorontalo Ruslie Habibie tersinggung dengan sikap marah Menteri Sosia Tri Rismaharini. (Ajis Khalid/detikcom)

Akurasi.id — Gubernur Gorontalo tersinggung dengan sikap marah Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini pada salah satu pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dalam rapat kerjasama perihal distribusi Bantuan Sosial, Kamis (30/9).

Menurut Gubernur Gorontalo, Rusli Habibi, aksi marah-marah yang dilakukan Risma sembari menunjuk warganya menggunakan pena tidak patut dilakukan. Selain itu, sikap Risma tersebut dinilai dinilai memberikan contoh buruk soal bagaimana seorang pejabat sekelas menteri bersikap.

“Saya saat melihat video itu sangat prihatin. Saya tidak memprediksi seorang ibu menteri, sosial lagi, memperlakukan seperti itu. Contoh yang tidak baik,” jelasnya dikutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi Gorontalo, Sabtu (2/10). Dilansir dari cnnindonesia.com, Sabtu (02/10/2021).

Gubernur Gorontalo tersinggung. Ia kemudian mengingatkan agar Risma dapat menjaga sikapnya di depan rakyat, terlebih saat berkunjung ke kampung orang.

“Pangkat, jabatan harus kita jaga. Tidak ada artinya pangkat ini semua kita tinggalkan. Kalaupun toh dia salah ya dikoreksi, di depan umum lagi,” sambungnya.

Taksi Risma yang marah-marah, Rusli mengaku baru mendapatkan informasi sesudah peristiwa tersebut beredar di media sosial. Pasalnya, ketika kejadian itu berlangsung dirinya sedang mendampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertandang ke Kabupaten Boalemo.

“Boleh lah emosi, tapi jangan kelakuan seperti itu dong. Itu pegawai saya, meskipun dia pegawai rendahan, tapi manusia juga. Saya alumni STKS, tahun 80-an sudah kenal Menteri Nani Soedarsono, para dirjen, tapi tidak ada yang sikapnya begitu. Saya tersinggung, saya enggak terima,” tegasnya.

[irp]

Secara khusus, Rusli juga meminta agar Presiden Jokowi mengevaluasi sikap Risma yang dalam banyak kesempatan selalu emosional. Apalagi aksinya tersebut kadung viral dan telah membuat heboh warga Gorontalo.

“Tolonglah, mumpung Pak Presiden juga bisa lihat di Youtube, di mana mana karena sudah ribut. Memperingati stafnya karena seperti itu,” pungkasnya.

Sebelumnya sebuah video singkat memperlihatkan aksi Mensos Tri Rismaharini marah-marah ketika rapat bersama pejabat Provinsi Gorontalo terkait distribusi Bansos beredar luas di media sosial.

Risma terlihat mengacungkan pena pada seorang pendamping bansos Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Gorontalo. Diduga, Risma tak terima pihaknya disebut mencoret data penerima bansos sehingga bantuan tak tepat sasaran.

[irp]

“Jadi bukan kita coret ya! Tak tembak kamu ya, tak tembak kamu!” ujar Risma dalam video yang diunggah akun Twitter @numadayana, pada Kamis (30/9). CNNIndonesia.com telah meminta izin untuk mengutip video tersebut.

Lebih lanjut dalam video itu, Risma juga menyampaikan bahwa pihaknya tak pernah mencoret data penerima bansos dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pihaknya justru memperbarui dan menambah data tersebut secara berkala.

“Data-data itu yang sering kamu fitnah! Itu saya yang kena. DTKS dicoret, saya tidak pernah nyoret, semua daerah kita tambah, ngapain aku nyoret?” ucap Risma. (*)

Editor: Yusva Alam

TAGGED:GorontaloHeadlineMensosRedaksiTri Rismaharini
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Manajemen Denada Buka Suara soal Gugatan Dugaan Penelantaran Anak di PN Banyuwangi
SelebritisTrending

Manajemen Denada Buka Suara soal Gugatan Dugaan Penelantaran Anak di PN Banyuwangi

By
Wili Wili
Warga Binaannya Diduga Kendalikan Narkoba, Lapas Bontang Razia dan Dapatkan Barang Terlarang
Trending

Warga Binaannya Diduga Kendalikan Narkoba, Lapas Bontang Razia dan Dapatkan Barang Terlarang

By
Devi Nila Sari
Gunung Marapi Erupsi, Menewaskan Sejumlah Pendaki - Operasi SAR dalam Proses Evakuasi
HeadlineTrending

Gunung Marapi Erupsi, Menewaskan Sejumlah Pendaki – Operasi SAR dalam Proses Evakuasi

By
akurasi 2019
Tragis! Juru Parkir di Bandung Dikeroyok Geng Motor hingga Tewas, Video Viral di Medsos
Hukum & KriminalTrending

Tragis! Juru Parkir di Bandung Dikeroyok Geng Motor hingga Tewas, Video Viral di Medsos

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?