By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Pariwara > Isu Surat Suara Tujuh Kontainer Berbuntut Panjang
PariwaraTrending

Isu Surat Suara Tujuh Kontainer Berbuntut Panjang

akurasi 2019
Last updated: Februari 4, 2019 4:59 am
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Isu Surat Suara Tujuh Kontainer Berbuntut Panjang
SHARE

Isu Surat Suara Tujuh Kontainer Berbuntut Panjang

Akurasi.Id – Isu kemunculan tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos menimbulkan keresahan bagi publik. Meski sudah dijelaskan dan dibantah Komisi Pemilihan Umum (KPU), informasi yang diduga berita bohong (hoax) itu dapat menimbulkan efek negatif bagi tahapan pemilu 2019.

Pengamat hukum dan politik dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Herdiansyah Hamzah menyebut, isu tersebut digulirkan di publik oleh sejumlah pihak yang ingin memperkeruh suasana demokrasi di Tanah Air.

“Ada kemungkinan ini bukan kesengajaan, tetapi by design. Ini yang dikhawatirkan. Jangan sampai peristiwa ini berimplikasi secara politis sehingga memperkeruh situasi jika tidak ditangani secepatnya,” imbuh dia, Kamis (3/1/19).
Pria yang karib disapa Castro itu menduga, terdapat pihak tertentu yang ingin menghilangkan kepercayaan masyarakat pada penyelenggara pemilu.

“Saya menduga ini merupakan upaya untuk mendelegitimasi penyelenggara. Terlebih keresahan yang ditimbulkan sangat berdampak kepada situasi politik di Tanah Air,” katanya.

Dia menyarankan aparat kepolisian segera menindak dan mendalami informasi tersebut. Jika terbukti hoax, maka pihak-pihak yang terlibat mesti diproses sesuai hukum yang berlaku.

“KPU tinggal berkoordinasi dengan Mabes Lolri. Khususnya dengan Divisi Cyber Crime untuk melacak siapa penyebar berita bohong yang meresahkan ini. Termasuk memeriksa semua pihak yang ikut menyebarkan berita bohong ini,” sarannya.

Dengan begitu, keresahan publik dapat ditepis setelah informasi tersebut diungkap kebenarannya.
“Jadi aparat kepolisian harus memprioritaskan penanganan dan penyelesaian kasus ini untuk memutus mata rantai keresahan publik,” tambahnya.

Komisioner KPU Kaltim, Rudiansyah mengimbau masyarakat Kaltim agar tidak terpengaruh dengan isu tersebut. Dia meminta publik tidak langsung percaya setiap informasi yang beredar.

“Kami juga meminta kepada pihak kepolisian agar mengusut penyebar isu yang akan mengganggu ketenangan masyarakat ini. Jangan sampai kenyamanan dan kebersamaan yang sudah terbangun di Kaltim menjadi retak. Hal ini yang tidak diinginkan kita bersama. Saya berharap masyarakat lebih jernih dan tidak langsung percaya kabar yang tidak benar,” tegasnya.

KPU RI berencana melaporkan pelaku penyebaran informasi tidak benar atau hoaks soal penemuan tujuh kontainer berisi surat suara ke Bareskrim Polri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lembaga penyelenggara pemilu itu bersama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI akan membuat laporan pada Kamis (3/1/2019) sekitar pukul 14.00 Wib.

“Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti yang cukup. Jika dirasa perlu, nanti siang kami akan sampaikan secara resmi ke kepolisian,” kata Ketua KPU RI, Arief Budiman. (*)

Penulis: Ufqil Mubin

TAGGED:HoaxPemilu 2019
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Puing Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan di Kepulauan Seribu
Trending

Puing Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan di Kepulauan Seribu

By
Devi Nila Sari
Patrick Kluivert Resmi Latih Timnas Indonesia: Target Besar dan Filosofi Total Football
OlahragaTrending

Patrick Kluivert Resmi Latih Timnas Indonesia: Target Besar dan Filosofi Total Football

By
Wili Wili
Resmi Bercerai, Acha Septriasa dan Vicky Kharisma Komitmen Jalani Co-Parenting
SelebritisTrending

Resmi Bercerai, Acha Septriasa dan Vicky Kharisma Komitmen Jalani Co-Parenting

By
Wili Wili
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang Serahkan Santunan Kecelakaan Kerja
PariwaraRagam

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang Serahkan Santunan Kecelakaan Kerja

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?