By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Amir Tosina Minta Pemerintah Longgarkan Kewajiban Vaksinasi untuk Calon Penumpang Kapal
Kabar Politik

Amir Tosina Minta Pemerintah Longgarkan Kewajiban Vaksinasi untuk Calon Penumpang Kapal

Devi Nila Sari
Last updated: Agustus 9, 2021 11:49 am
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
Amir Tosina Minta Pemerintah Longgarkan Kewajiban Vaksinasi untuk Calon Penumpang Kapal
Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Amir Tosina Minta Pemerintah Longgarkan Kewajiban Vaksinasi untuk Calon Penumpang Kapal
Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Amir Tosina minta pemerintah longgarkan kewajiban vaksinasi untuk calon penumpang kapal. Menurut politisi partai Gerindra itu, pemerintah saat ini belum 100 persen dapat meyakinkan masyarakat pentingnya vaksinasi dilakukan. Sebab masih banyak masyarakat yang belum percaya vaksinasi.

Akurasi.id, Bontang – Gagalnya puluhan calon penumpang kapal yang ingin melakukan keberangkatan di Pelabuhan Umum Loktuan lantaran kebijakan wajib memiliki surat vaksinasi, dikritisi Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina.

Menurut Amir pemerintah saat ini masih jauh dari kata siap dalam menerapkan kebijakan wajib mengantongi surat vaksinasi. Sehingga hal itu membuat banyak masyarakat dirugikan lantaran tak dapat melakukan perjalanan.

“Mereka kan sebenarnya mau saja melakukan vaksinasi, tapi pemerintah saja tidak mampu memfasilitasi mereka untuk vaksinasi,” jelas Amir Tosina saat dihubungi Minggu (8/8/2021).

Kata Amir, seharusnya pemerintah longgarkan kewajiban vaksinasi untuk para calon penumpang kapal, namun dengan syarat menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Seharusnya walaupun tanpa surat vaksin, mereka diberikan kelonggaran, kan kita tahu saat ini Bontang sekarang lagi darurat Covid-19, mungkin saja mereka pergi untuk menghindari penyebaran Covid di Bontang,” terangnya.

Selain itu, menurut politisi partai Gerindra itu, pemerintah saat ini belum 100 persen dapat meyakinkan masyarakat pentingnya vaksinasi dilakukan. Sebab masih banyak masyarakat yang belum percaya vaksinasi.

[irp]

“Masih banyak berita-berita hoaks yang menyebut vaksinasi ini berbahaya, harusnya pemerintah lebih gaungkan lagi fungsi dan tujuan vaksinasi itu ke masyarakat,” pungkasnya.

Saat ini Kota Bontang masih bergantung kepada bantuan vaksinasi oleh pemerintah pusat. Dari data Dinas Kesehatan Kota Bontang per 6 Agustus 2021 tercacat dari total 134.666 sasaran, baru 30,1 persen atau  40.573 warga Bontang yang telah melakukan vaksinasi dosis pertama, sedangkan untuk dosis ke dua tercatat hanya 19,7 atau 26.549 warga. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Amir TosinaCovid-19DPRD BontangVaksin
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Transmisi Lokal, Begini Penyesuaian Pelayanan di RSUD Taman Husada Bontang
Birokrasi

Transmisi Lokal, Begini Penyesuaian Pelayanan di RSUD Taman Husada Bontang

By
akurasi 2019
Ray Rangkuti Kritik Langkah PKS Mengusung Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta 2024
HeadlineKabar Politik

Ray Rangkuti Kritik Langkah PKS Mengusung Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta 2024

By
akurasi 2019
Jalan Soekarno Hatta Rusak, Sering Dilintasi Truk “Obesitas”, DPRD Pertanyakan Tanggung Jawab Perusahaan
Kabar Politik

Jalan Soekarno Hatta Rusak, Sering Dilintasi Truk “Obesitas”, DPRD Pertanyakan Tanggung Jawab Perusahaan

By
Devi Nila Sari
Jalanan Umum Rusak akibat Kendaraan Berat, Nursalam Minta Basri Tegas
Kabar Politik

Jalanan Umum Rusak akibat Kendaraan Berat, Nursalam Minta Basri Tegas

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?