By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Ironi di Tengah Pandemi, Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Vaksinasi Justru Sulit Didapatkan di Samarinda
Trending

Ironi di Tengah Pandemi, Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Vaksinasi Justru Sulit Didapatkan di Samarinda

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 4, 2021 12:02 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
Ironi di Tengah Pandemi, Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Vaksinasi Justru Sulit Didapatkan di Samarinda
Di tengah pandemi yang kian tak terkendali, vaksinasi di masyarakat justru dirasakan begitu sulit. (Ilustrasi)
SHARE
Ironi di Tengah Pandemi, Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Vaksinasi Justru Sulit Didapatkan di Samarinda
Di tengah pandemi yang kian tak terkendali, vaksinasi di masyarakat justru dirasakan begitu sulit. (Ilustrasi)

Ironi di Tengah Pandemi, Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Vaksinasi Justru Sulit Didapatkan di Samarinda. Kesadaran masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi pada dasarnya terbilang tinggi. Terlebih di tengah kasus Covid-19 terus melonjak. Vaksin justru sukar.

Akurasi.id, Samarinda – Kebijakan pemerintah yang menggaungkan vaksinasi sebagai upaya mencapai herd comunity atau kekebalan kelompok, tampaknya bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Lantaran stok vaksinasi di sejumlah daerah memang tengah kosong.

Hal ini pun menyebabkan ironi. Dikala kasus terkonfirmasi Covid-19 di Samarinda terus melonjak. Ditambah dengan adanya penetapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Membuat kota yang kerap disebut Kota Tepian ini diselimuti zona merah. Setiap orang berlomba-lomba mencari vaksinasi sebagai alat tameng diri agar tidak turut terpapar.

Seperti yang dituturkan Nila, warga perjuangan 7, Kelurahan Sempaja Selatan. Ia mengaku, beberapa kali ingin ikut vaksin. Namun, belum juga mendapat kesempatan lantaran terlambat mendapat informasi. Ketika diadakan vaksinasi gratis, hanya dalam hitungan hari kuota antrean telah penuh. Padahal kuota vaksinasi rencananya akan dibagi dalam beberapa tahapan.

Beberapa pihak pun turut membantu dalam mengadakan vaksinasi gratis. Namun, nyatanya vaksin itu tidak dibuka untuk umum. “Iya, informasinya yang diutamakan pejabat publik,” tuturnya.

Sedangkan vaksin untuk masyarakat umum yang dilaksanakan baru-baru ini, ternyata telah memasuki tahap II. Sehingga ia pun terpaksa mengurungkan niatnya saat ini. Lantaran stok vaksin di Samarinda telah ludes.

Hal serupa pun dialami 250 penumpang kapal dari Samarinda tujuan Pare-Pare beberapa hari sebelumnya. Lantaran tak ada surat vaksinasi sejumlah penumpang tersebut terpaksa turun dari kapal. Sejumlah penumpang mengakui, tidak dapat melakukan vaksinasi lantaran keberadaan stoknya yang saat ini memang tengah langka.

Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda, pada Senin 26 Juli 2021 menyatakan, jumlah penerima vaksin di Kota Samarinda untuk tahap I telah mencapai 117.731 atau 18,07 persen. Untuk vaksinasi tahap II mencapai 60.505 atau 9,29 persen.

[irp]

Untuk diketahui, Pemkot Samarinda sebenarnya telah menyisihkan angggaran senilai Rp50 miliar untuk penanganan Covid-19. Namun belum diketahui pasti, berapa persen realisasi yang telah digunakan.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin mengakui, sisa anggaran Covid-19 yang belum dipergunakan senilai Rp8 miliar. “Untuk vaksin dan obat-obatan di luar dari Rp8 miliar itu,” sebutnya. Sedangkan untuk kepastian vaksin, sepengetahuannya, saat ini memang belum ada stok vaksin terbaru. Ia menyerahkan perihal itu kepada instansi terkait.

[irp]

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda dr Ismed Kusasih juga menyampaikan hal serupa. Pengadaan vaksinasi sejatinya berasal dari pemprov. Sehingga pemkot hanya menunggu pasokan apabila stok telah tersedia.

“Untuk informasi vaksinasi, saya belum bisa memastikan. Kalau sudah ada secepatnya akan kami informasikan kepada masyarakat. Kita tunggu saja,” pungkasnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Covid-19 MelonjakKalimantan TimurKasus Positif Covid-19Pandemi Covid-19pemkot samarindaVaksinasi Sulit di Samarinda
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Jabar dan Sumatera

Akurasi.id, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Gasperini Bawa Atalanta Juara Liga Europa dan Pecahkan Rekor
OlahragaTrending

Gasperini Bawa Atalanta Juara Liga Europa dan Pecahkan Rekor

By
akurasi 2019
Mahasiswa UNY Terjatuh ke Jurang di Gunung Merapi, Berhasil Dievakuasi dalam Kondisi Selamat
PeristiwaTrending

Mahasiswa UNY Terjatuh ke Jurang di Gunung Merapi, Berhasil Dievakuasi dalam Kondisi Selamat

By
Wili Wili
Dituding Korupsi, Direktur PDAM Berau Mangkir dari Panggilan Dewan, Kejari Mulai Monitor
Hukum & KriminalTrending

Dituding Korupsi, Direktur PDAM Berau Mangkir dari Panggilan Dewan, Kejari Mulai Monitor

By
Devi Nila Sari
Kades Gunung Menyan Viral Gara-gara Nasi Kotak, Ini Klarifikasinya
PeristiwaTrending

Kades Gunung Menyan Viral Gara-gara Nasi Kotak, Ini Klarifikasinya

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?