By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Operasional Rumah Sakit Terseok-Seok, Pemkot Samarinda Ajukan Dana Talangan ke Gubernur Kaltim
Birokrasi

Operasional Rumah Sakit Terseok-Seok, Pemkot Samarinda Ajukan Dana Talangan ke Gubernur Kaltim

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 4, 2021 11:27 am
By
Redaksi Akurasi.id
Share
4 Min Read
Operasional Rumah Sakit Terseok-Seok, Pemkot Samarinda Ajukan Dana Talangan ke Gubernur Kaltim
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda Andi Harun-Rusmadi saat bertemu Gubernur Kaltim Isran Noor, Jumat (23/7/2021). (Dok Andi Harun)
SHARE

Operasional Rumah Sakit Terseok-Seok, Pemkot Samarinda Ajukan Dana Talangan ke Gubernur Kaltim
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda Andi Harun-Rusmadi saat bertemu Gubernur Kaltim Isran Noor, Jumat (23/7/2021). (Dok Andi Harun)

Operasional Rumah Sakit Terseok-Seok, Pemkot Samarinda Ajukan Dana Talangan ke Gubernur Kaltim. Menurut Wali Kota Samarinda Andi Harun, jika Pemprov Kaltim tidak ikut campur tangan, maka penanganan pandemi di Kota Tepian juga akan ikut terseok-seok.

Akurasi.id, Samarinda – Rumah Sakit di Kota Tepian, sebutan Samarinda, mulai menghadapi situasi pelik terkait masalah keuangan. Hal ini terjadi lantaran pemasukan rumah sakit menurun drastis akibat pengurangan pasien non Covid-19.

Sedangkankan tunggakan klaim rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tak kunjung dibayarkan. Membuat keadaan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) kabupaten/kota yang ‘sakit’ karena dampak Covid-19, menjadi beban tambahan bagi pemerintah kabupaten/kota.

Hal ini kemudian mandasari Wali Kota Samarinda Andi Harun beserta Wakil Wali Kota Rusmadi, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Sugeng Chairuddin, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ismed Kosasih, Asisten 3 Ali Fitri Noor berinisiatif menghadap Gubernur Kaltim guna melaporkan perkembangan penanganan Covid-19 di Kota Samarinda, yang sebelumnya tak direncanakan, pada Jumat (21/7/2021).

Andi Harun menjelaskan, salah satu poin penting yang didiskusikan pada pertemuan itu adalah situasi dilematis yang dialami rumah sakit pemerintah dan swasta dalam penanganan Covid-19. Situasi yang dimaksud cash flow rumah sakit sedang ‘bermasalah’ disebabkan pemasukan yang menurun drastis akibat pengurangan pasien non Covid-19.

Sedangkan rumah sakit perlu biaya operasional untuk membeli obat, menangani pasien, dan membayar gaji tenaga kesehatan (nakes). “Membuat rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 benar-benar berada dalam situasi dilematis. Di satu sisi rumah sakit wajib menangani pasien covid, sedang di sisi lain cash flow rumah sakit-rumah sakit tersebut ‘sesak nafas’,” kata dia.

Ia menyampaikan, klaim RSUD AW Sjaharanie menunggak hingga Rp90 miliar, RSUD IA Moeis menunggak hingga Rp30 miliar. Termasuk tunggakan puluhan miliar juga dialami rumah sakit-rumah sakit swasta di Samarinda. Terhadap hal itu, Samarinda ajukan dana talangan ke Pemprov Kaltim.

Sehingga dalam pertemuan tersebut, Pemkot Samarinda mengusulkan kepada Gubernur Kaltim untuk sementara membantu dana talangan agar rumah sakit di Samarinda tetap bisa bertahan melakukan penanganan pasien Covid-19. Apabila klaim rumah sakit telah terbayarkan, maka dana talangan tersebut akan dikembalikan ke Pemprov Kaltim.

[irp]

“Kota Samarinda sedang menyiapkan skema talangan kepada RSUD IA Moeis Samarinda, namun Samarinda tidak bisa bekerja sendiri. Butuh bantuan Bapak Gubernur. Mudahan Bapak Gubernur Kaltim berkenan mempertimbangkan saran dan permohonan dimaksud,” pintanya.

Sebelumnya, Pemkot Samarinda telah melayangkan 2 surat ke Pemprov Kaltim. Surat pertama berisi permintaan dukungan Pemprov Kaltim terhadap upaya pemkot menangani dan menanggulangi Covid-19.

Surat tersebut dilayangkan lantaran saat ini beban Samarinda lebih berat dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Kaltim. Selain karena ibu kota provinsi, luas wilayah, jumlah penduduk, sosial ekonomi masyarakat, dan fasilitas kesehatan menjadi faktornya.

[irp]

Sedangkan surat kedua berisi saran agar Pemprov Kaltim memberikan talangan dana. Menurut Andi Harun, jika pembayaran kepada beberapa rumah sakit ini lancar dan tepat waktu, ia meyakini penanganan pasien Covid-19 bisa lebih lancar. “Mudah-mudahan disetujui. Namanya juga permintaan. Saya juga sudah berbicara kepada Pak Wagub tolong dibantu,” tutupnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Andi HarunGubernur KaltimIsran Noorpemkot samarindaRumah Sakit SamarindaRusmadiSamarinda Ajukan Dana TalanganWali Kota Samarinda
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Bapenda Peduli untuk Sesama
BirokrasiInfografis

Bapenda Bontang Peduli untuk Sesama

By
akurasi 2019
Melihat Prosedur Perawatan Buku di DPK Bontang
Birokrasi

Melihat Prosedur Perawatan Buku di DPK Bontang

By
Devi Nila Sari
Pedagang Pasar Pagi Divaksin, Andi Harun Ingatkan Agar Prokes Tetap Dijaga Ketat
Birokrasi

Pedagang Pasar Pagi Divaksin, Andi Harun Ingatkan Agar Prokes Tetap Dijaga Ketat

By
Devi Nila Sari
Disnakertrans Kaltim Mengadakan Pelatihan di BLKI Bontang, Ahmad Aznem: Saya Berterimakasih
Birokrasi

Disnakertrans Kaltim Adakan Pelatihan, 90 Persen Peserta dari Bontang

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?