By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > MUI Berbeda Pendapat dengan Pemkot Bontang Terkait Peniadaan Salat Iduladha dan Takbir Keliling
Trending

MUI Berbeda Pendapat dengan Pemkot Bontang Terkait Peniadaan Salat Iduladha dan Takbir Keliling

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Agustus 18, 2021 11:53 am
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
MUI Berbeda Pendapat dengan Pemkot Bontang Terkait Peniadaan Salat Iduladha dan Takbir Keliling
(Kanan ke kiri) Ketua MUI Bontang Imam Hambali berbeda pendapat dengan Wali Kota Bontang Basri Rase terkait peniadaan salat Iduladha. (Redaksi Akurasi.id)
SHARE
MUI Berbeda Pendapat dengan Pemkot Bontang Terkait Peniadaan Salat Iduladha dan Takbir Keliling
(Kanan ke kiri) Ketua MUI Bontang Imam Hambali berbeda pendapat dengan Wali Kota Bontang Basri Rase terkait peniadaan salat Iduladha. (Redaksi Akurasi.id)

MUI Berbeda Pendapat dengan Pemkot Bontang Terkait Peniadaan Salat Iduladha dan Takbir Keliling. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bontang, Imam Hambali menolak kebijakan peniadaan salat Iduladha.

Akurasi.id, Bontang – Penambahan kasus Covid-19 di Kota Bontang disikapi dengan serius oleh pemerintah. Wali Kota Bontang Basri Rase meminta semua pihak untuk terlibat serius mencegah penyebaran wabah ini.

Bahkan seperti pawai takbir keliling dan salat Iduladha tidak akan digelar di Bontang tahun ini. Peniadaan salat Iduladha dan takbir keliling itu menyusul, Basri Rase yang mengeluarkan surat edaran melarang pawai dan meniadakan salat Iduladha. Kebijakan itu dikeluarkan karena kasus Covid-19 di kota ini terus bertambah.

Biasanya sebelum pandemi, setiap perayaan Iduladha, umat Islam di Bontang menggelar takbir keliling dan salat. Sebagai daerah mayoritas penduduk muslim, hari-hari besar Islam selalu dirayakan semarak.

Kata Basri, surat edaran itu berlaku untuk semua kalangan di Bontang. Perayaan takbir keliling dikhawatirkan memicu penularan Covid-19. ”Surat edaran sebagai panduan untuk pencegahan, pengendalian, dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bontang,” ujar Basri, Senin (12/07/2021).

Dalam surat edaran itu, tertulis penyelenggaraan malam takbiran di masjid dan musala, takbir keliling, baik dengan arak-arakan berjalan kaki maupun dengan arak-arakan kendaraan ditiadakan. Takbiran dapat dilaksanakan di rumah masing-masing bersama dengan keluarga inti.

Pun salat Hari Raya Iduladha di lapangan terbuka atau di masjid ditiadakan dan dapat dilaksanakan di rumah bersama dengan keluarga inti. Sementara pelaksanaan kurban dapat dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Kendati demikian, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bontang, Imam Hambali menolak kebijakan peniadaan salat Iduladha. Pasalnya, menurut dia, dari fatwa MUI pusat menganjurkan untuk tidak dilakukan peniadaan.

“MUI pusat itu menganjurkan untuk tidak meniadakan salat Iduladha. Ini kan ibadah yang dilakukan setahun sekali. Masa dilarang,” sebutnya.

[irp]

Kendati aturan ini memang sudah tak bisa ditawar. Paling tidak, penutupan masjid tidak dilakukan menyeluruh. Akan tetapi hanya masjid yang lokasinya berada di jalan-jalan protokol, dan berpotensi besar mengundang massa.

Namun untuk mesjid seperti yang di dalam gang atau yang berada di wilayah terisolir tak perlu dilarang. Sebab kemungkinan hanya warga disekitar saja yang menjalani salat Iduladha berjemaah.

“Harusnya jangan menyeluruh. Masjid di dalam gang itu tidak perlu dilarang. Intinya penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat,” ujarnya.

[irp]

Pun terkait takbir keliling. Dirinya mengaku setuju untuk ditiadakan. Akan tetapi, untuk takbiran di masjid dan musala dia menyarankan agar dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Kalau takbir keliling itu saya setuju ditiadakan. Tapi, untuk di masjid dan musala silahkan saja. Yang penting tidak berkerumun,” imbuhnya. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Beda Pendapat Salat IduladhaMUI BontangPemkot Bontang Tiadakan IduladhaTakbir Keliling Dilarang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Menerka Formasi Garuda Muda dalam Laga Krusial Semifinal Piala Asia U-23
OlahragaTrending

Menerka Formasi Garuda Muda dalam Laga Krusial Semifinal Piala Asia U-23

By
Yori Akurasi
BPBD Pastikan Banjir Jakarta Sudah Surut Pada Senin Pagi Usai Guyuran Hujan Deras
PeristiwaTrending

BPBD Pastikan Banjir Jakarta Sudah Surut Pada Senin Pagi Usai Guyuran Hujan Deras

By
Wili Wili
Niat Jemput Anak Sekolah, Seorang Ibu Tewas Terlindas Mobil
Trending

Niat Jemput Anak Sekolah, Seorang Ibu Tewas Terlindas Mobil

By
Devi Nila Sari
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000 Jadi Rp2.596.000 per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000 Jadi Rp2.596.000 per Gram

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?