By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > 2.628 Anak Kaltim Terpapar Covid-19, Dewan Ingatkan Pemda Segera Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun
Kabar Politik

2.628 Anak Kaltim Terpapar Covid-19, Dewan Ingatkan Pemda Segera Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Agustus 18, 2021 12:22 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
2.628 Anak Kaltim Terpapar Covid-19, Dewan Ingatkan Pemda Segera Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin saat diwawancarai awak media. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
SHARE
2.628 Anak Kaltim Terpapar Covid-19, Dewan Ingatkan Pemda Segera Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin saat diwawancarai awak media. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

2.628 Anak di Kaltim Terpapar Covid-19, Dewan Ingatkan Pemda Segera Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun. Berdasarkan data dihimpun media ini, setidaknya masih ada sebanyak 626 anak di Kaltim yang dirawat di ruang isolasi rumah sakit lantaran terkonfirmasi positif Covid-19.

Akurasi.id, Samarinda – Rentannya anak-anak dan ibu hamil terhadap wabah Covid-19 membuat pemerintah pusat mengambil kebijakan pencegahan, yakni melakukan vaksinasi anak usia 12-17 tahun. Kebijakan ini telah mulai dijalankan pemerintah provinsi yang ada di Jawa dan Bali dengan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tertinggi.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin menyatakan, ia mendukung kebijakan pemerintah pusat tersebut. Bahkan dia menginginkan agar kebijakan itu agar cepat terealisasi oleh pemerintah daerah (pemda). Mengingat banyak anak Kaltim terpapar Covid-19. Dengan vaksin, memberikan rasa aman dan perlindungan bagi generasi bangsa.

”Makanya kalau ada kebijakan pemerintah pusat untuk segera melakukan vaksinasi bagi anak-anak kita, saya pikir ini langkah maju tidak hanya di pemerintah pusat, namun sampai kepada pemerintah daerah,” terang dia saat dijumpai belum lama ini.

Dukungannya terhadap kebijakan vaksinasi bagi anak, disampaikan Salehuddin bukan tanpa sebab. Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi Partai Golkar ini menyadari, kini varian Covid-19 semakin beragam bahkan ada yang mematikan. Ditambah meningkatnya kasus terkonfirmasi positif hingga kasus kematian, kini tidak hanya menyasar orang dewasa maupun lansia. Namun anak-anak pun turut rentan terpapar.

Sebagai informasi dan catatan, jumlah anak yang terpapar Covid-19 di Kaltim sepanjang tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 58,41 persen dibandingkan tahun lalu. Jumlah kasus anak yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada 2020 mencapai 2.628 kasus. Hingga saat ini yang masih dirawat di ruang isolasi rumah sakit sebanyak 626 kasus.

Peningkatan drastis kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada anak, dirasakan pada minggu ketiga dan keempat Juni 2021. Pada minggu ketiga, mulai 14–20 Juni 2021, ada 71 kasus anak-anak yang terkonfirmasi positif Covid-19. Lalu minggu keempat, mulai 21–27 Juni sebanyak 307 kasus.

Usia anak rentan terpapar hingga terkonfirmasi positi Covid-19 paling banyak berada di atas 7-12 tahun. Kemudian anak-anak berusia 16-18 tahun dan ketiga anak usia 12-15 tahun. “Saya tidak tahu juga varian apa yang sangat dominan berkembang, sehingga anak-anak dan ibu hamil turut rentan,” tuturnya.

[irp]

Meskipun untuk di Kaltim kebijakan vaksinasi anak belum ada, namun besar harapan wakil rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kutai Kartanegara ini, kebijakan tersebut dapat segera direalisasikan pemerintah daerah.

“Harapan saya kebijakan itu bisa segera direalisasikan. Mengingat dari lonjakan kasus Covid-19 saat ini, banyak meyasar anak-anak. Kalau dulu manula, lansia, dan orang dewasa di atas usia 40 tahun, sekarang justru ibu hamil dan anak-anak yang paling rentan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD KaltimAnak Kaltim Covid-19KaltimPemprov Segera Vaksin AnakVaksinasi Anak
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Jabar dan Sumatera

Akurasi.id, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Komisi III
Birokrasi

Komisi III DPRD Kaltim Segera Evaluasi Pelaksanaan Proyek Pemerintah

By
akurasi 2019
Struktur Kepengurusan Partai Golkar 2024-2029 Diumumkan
HeadlineKabar Politik

Struktur Kepengurusan Partai Golkar 2024-2029 Diumumkan

By
Wili Wili
Tsamara Amany Keluar dari PSI, Gak Mau Masuk Parpol Lagi
HeadlineKabar Politik

Tsamara Amany Keluar dari PSI, Gak Mau Masuk Parpol Lagi

By
akurasi 2019
Distribusi BBM di Kaltim Diklaim Telah Sesuai Peruntukkan, Pertamina Sanksi Operator yang Lalai
HeadlineNews

Distribusi BBM di Kaltim Diklaim Telah Sesuai Peruntukkan, Pertamina Sanksi Operator yang Lalai

By
Redaksi Akurasi.id
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?