By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Nursalam Kembali Kecewa, Insentif Tenaga Kesehatan Tak Kunjung Dianggarkan
Kabar Politik

Nursalam Kembali Kecewa, Insentif Tenaga Kesehatan Tak Kunjung Dianggarkan

Devi Nila Sari
Last updated: Juli 2, 2021 10:50 am
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
Nursalam Kembali Kecewa, Insentif Tenaga Kesehatan Tak Kunjung Dianggarkan
Anggota Komisi II DPRD Bontang, Nursalam. (Dok Akurasi.id)
SHARE
Nursalam Kembali Kecewa, Insentif Tenaga Kesehatan Tak Kunjung Dianggarkan
Anggota Komisi II DPRD Bontang, Nursalam. (Dok Akurasi.id)

Nursalam kembali kecewa, insentif tenaga kesehatan tak kunjung dianggarkan. Menurut Salam, refocusing sejatinya dilakukan guna menangani kasus  Covid-19 di Bontang.

Akurasi.id, Bontang – Anggota Komisi ll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang Nursalam kembali kecewa. Salam menyesalkan insentif tenaga kesehatan (nakes) yang belum terbayarkan sejak Januari 2021 hingga saat ini tidak masuk dalam anggaran refocusing.

Menurut Salam, refocusing sejatinya dilakukan guna menangani kasus  Covid-19 di Bontang, sehingga dirinya pun mempertanyakan, ke mana anggaran refocusing sebesar puluhan miliar itu disalurkan.

“Saya kecewa kepada dinas terkait karena insentif nakes tidak menjadi prioritas,” ungkap Nursalam dalam rapat kerja bersama Pemkot Bontang belum lama ini.

Nursalam juga menjelaskan hal itu jelas tertuang dalam aturan Menteri Keuangan Nomor 17 Tahun 2021 pasal 9 dan 10 yang menjelaskan bahwa refocusing itu difokuskan untuk penanganan Covid-19, salah satunya yakni insentif nakes.

“Sebagai mitra Komisi II saya akan pantau terus pembayaran insentif nakes, karena mereka yang berjibaku selama pandemi Covid-19. Terlebih saat ini penyebaran di Bontang mulai naik lagi,” tegasnya.

Ia pun meminta jangan sampai di tingkat TIM Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bontang ada unsur kesengajaan untuk tidak mengalokasikan anggaran insentif nakes tersebut.

[irp]

Menanggapi hal tersebut, Ketua TAPD Bontang Aji Erlynawati menyebutkan bahwa anggaran refocusing mencapai Rp30 miliar yang berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU), digunakan untuk penanganan Covid-19, tenaga kesehatan dan posko yang ada di setiap kelurahan.

Wanita yang juga sebagai Sekretaris Daerah Bontang itu pun menjelaskan, bahwa alasan pihaknya tidak mengalokasikan dana untuk insentif nakes, lantaran belum punya pegangan seberapa besar nilai insentif yang harus diberikan pada nakes. Sebab, dari laporan yang diterima dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang jika mengikuti aturan dari menteri keuangan, maka pemerintah daerah wajib menyediakan anggaran yang mencapai Rp25 miliar untuk pembayaran insentif selama setahun.

“Jumlahnya melampaui anggaran refocusing yang tersedia. Artinya tidak cukup,” ucapnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Aji ErlynawatiDPRD BontangInsentif NakesnursalamTAPD Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ketua Komisi II DPRD Bontang Ajak Masyarakat Biasakan Belanja di Pasar
Birokrasi

Ketua Komisi II DPRD Bontang Ajak Masyarakat Biasakan Belanja di Pasar

By
Devi Nila Sari
PDIP Tertarik Usung Anies di Pilkada Jakarta 2024, NasDem: Politik Itu Dinamis
HeadlineKabar Politik

PDIP Tertarik Usung Anies di Pilkada Jakarta 2024, NasDem Politik Itu Dinamis

By
Wili Wili
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Doakan Pahlawan Revolusi
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Doakan Pahlawan Revolusi

By
Wili Wili
Juli Ini Timsel KPID Kaltim Dibentuk, Penyampaian Seleksi Akan Segera Diumumkan
Kabar Politik

Juli Ini Timsel KPID Kaltim Dibentuk, Penyampaian Seleksi Akan Segera Diumumkan

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?