By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Waduh! Cerita Petambak di Sungai Mahakam, Air Tercemar Minyak Sawit, Ratusan Kilo Ikan Mati
Trending

Waduh! Cerita Petambak di Sungai Mahakam, Air Tercemar Minyak Sawit, Ratusan Kilo Ikan Mati

Devi Nila Sari
Last updated: April 26, 2021 10:49 am
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Waduh! Cerita Petambak di Sungai Mahakam, Air Tercemar Minyak Sawit, Ratusan Kilo Ikan Mati
Lokasi tambak milik Ambo Dale, ratusan kilo ikan miliknya mati mendadak diduga akibat limbah minyak sawit (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Waduh! Cerita Petambak di Sungai Mahakam, Air Tercemar Minyak Sawit, Ratusan Kilo Ikan Mati
Lokasi tambak milik Ambo Dale, ratusan kilo ikan miliknya mati mendadak diduga akibat limbah minyak sawit (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Cerita petambak di sungai Mahakam, air tercemar minyak sawit, ratusan kilo ikan mati. Pemilik tambak pun kini bingung harus melapor ke mana.

Akurasi.id, Samarinda – Peristiwa kapal self propelled oil barge (SPOB) Mulia Mandiri yang tenggelam di perairan sungai Mahakam, Samarinda, Sabtu (10/4/2021) lalu, meninggalkan duka.

Bagaimana tidak, ratusan kilo ikan tambak milik nelayan di sekitar tenggelamnya kapal mati mendadak, diduga tercemar tumpahan minyak sawit.

Ditemui Akurasi.id di tambaknya, Ambo Dale (36) warga Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, mengaku kaget mengetahui ikan tambaknya mati sesaat bangun dari tidur pada Sabtu pagi (10/4).

“Setiap pagi memang saya memeriksa kondisi ikan di tambak, dan saat itu saya kaget melihat kondisi air sudah berubah menjadi oranye,” Kata Ambo, Kamis (15/4/2021).

Mengetahui ada yang tak beres Ambo pun bergegas ingin memastikan ikan miliknya aman. Namun saat berada di atas tambak ia melihat ikan miliknya sudah terapung.

“Di hari pertama sekitar 100 kilo ikan nila dan mas. Hari kedua ada 25 kilo yang mati. Kalau dirupiahkan total kerugian capai puluhan juta. Karena selain ikan, barang-barang kami seperti perahu dan alat-alat di tambak juga ikut tercemar minyak sawit,” terangnya.

[irp]

Selang beberapa jam, Ambo kemudian mendapatkan informasi bahwa air berwarna oranye itu berasal dari tumpahan minyak sawit dari kapal yang tenggelam di dekat tambak miliknya.

“Ada yang bilang saat subuh ada kapal yang tenggelam, tapi tak tahu persis di mana. Menurut orang, (tenggelam) di sekitar tambak saya,” ungkap pria dua anak ini.

Setelah kejadian itu, Ambo ditemani adiknya membersihkan tambak miliknya dari cemaran minyak sawit.

“Saya serok minyak sawitnya yang ada di sekitar tambak dan saya taruh di kotak berbahan styrofoam,” tambahnya.

Atas kejadian itu, Ambo mengaku bingung dan tak tahu harus melapor ke mana atas kerugian yang dialaminya.

“Kalau memang ada pihak perusahaan yang ingin mengganti rugi ikan saya terima, tapi jika tidak ada ya mau bagaimana lagi. Saya tak paham soal yang begitu (ganti rugi),” keluh Ambo.

Selain itu, Lurah Rawa Makmur Rudi Aries mengatakan pihaknya mendata ada sekitar 40 warganya yang terdampak akibat tumpahan minyak sawit itu.

[irp]

“Memang sepanjang sungai mayoritas masyarakat berprofesi nelayan, dan akibat tumpahan minyak ini mereka mengaku merugi,” jelasnya.

Dikatakan Rudi, saat ini baru Ambo Dale yang melaporkan peristiwa itu kepadanya, namun untuk total kerugian seluruh masyarakat pesisir sungai Rawa Makmur belum dapat dipastikan.

Selain kerugian ekonomi, Rudi mengungkapkan sebagian masyarakat juga terganggu lantaran kondisi air sungai yang tercemar, lantaran air sungai juga di gunakan masyarakat untuk mandi, mencuci bahkan minum dan memasak. Akibat itu membuat aktivitas masyarakat terganggu selama 3 hari.

“Selanjutnya kami koordinasi dan berharap perusahaan pemilik kapal pengangkut minyak sawit bisa merespons kerugian warga. Karena usaha dan kebutuhan air masyarakat tergantung air sungai,” bebernya.

Rudi menambahkan selain di wilayahnya, dampak tumpahan minyak sawit juga dirasakan kelurahan lain, yakni Simpang Pasir dan Bukuan. Hanya ia tak tahu total warga terdampak di dua kelurahan itu.

“Untuk dampak yang terbilang parah ya di wilayah kami (Rawa Makmur),” pungkasnya.(*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Air Tercemar Minyak SawitSamarindaSelf Propelled Oil Barge Mulia MandiriTrendingTumpahan Minyak Sawit
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Google Play Perkenalkan Fitur Keamanan Baru untuk Melindungi Pengguna
Trending

Google Play Perkenalkan Fitur Keamanan Baru untuk Melindungi Pengguna

By
akurasi 2019
positif covid-19
Trending

Sama-Sama dari Klaster Gowa, Warga Kutim dan Balikpapan Positif Covid-19

By
akurasi 2019
PSSI Minta Waktu Finalisasi Calon Pelatih Timnas Indonesia, Erick Thohir: Belum Mengarah ke Satu Nama
OlahragaTrending

PSSI Minta Waktu Finalisasi Calon Pelatih Timnas Indonesia, Erick Thohir: Belum Mengarah ke Satu Nama

By
Wili Wili
Pernikahan Intim Rizky Febian dan Mahalini Raharja di Hotel Raffles Jakarta
SelebritisTrending

Pernikahan Intim Rizky Febian dan Mahalini Raharja di Hotel Raffles Jakarta

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?