By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Stok Menipis Picu Harga Pangan Naik Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit hinggga Ayam Paling Mencolok
Trending

Stok Menipis Picu Harga Pangan Naik Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit hinggga Ayam Paling Mencolok

Devi Nila Sari
Last updated: April 6, 2021 7:40 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Stok Menipis Picu Harga Pangan Naik Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit hinggga Ayam Paling Mencolok
Harga jual sembako di sejumlah pasar di Samarinda, termasuk di Pasar Kemuning Loa Bakung terus merangkak naik. (Redaksi Akurasi.id)
SHARE
Stok Menipis Picu Harga Pangan Naik Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit hinggga Ayam Paling Mencolok
Harga jual sembako di sejumlah pasar di Samarinda, termasuk di Pasar Kemuning Loa Bakung terus merangkak naik. (Redaksi Akurasi.id)

Stok Menipis Picu Harga Pangan Naik Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit hinggga Ayam Paling Mencolok. Kendati demikian, BI Kaltim memastikan, bahwa meski harga pangan meningkat, namun dari sisi inflasi masih cukup terkendali.

Akurasi.id, Samarinda – Menjelang Ramadan memang selalu identik dengan adanya lonjakan harga pangan. Utamanya yang menjadi bagian dari sembako. Ini memang menjadi masalah klasik dari waktu ke waktu. Permintaan yang tinggi dan terbatasnya stok pangan menjadi pemicu naiknya harga tersebut.

Dari pantauan langsung media di Pasar Kemuning Loa Bakung, Sungai Kunjang, mendapati memang harga pangan rata-rata mengalami kenaikan. Di antara yang begitu mencolok yakni harga cabai. Jika sebelumnya hanya dijual Rp50-60 ribu per kilonya, maka sejak beberapa pekan terakhir harga jualnya mencapai Rp100-120 ribu per kilonya.

“Sekarang, semua harga sayur mayur serba naik pak. Sekarang semuanya mahal. Cabai sih yang paling terasa harganya naik. Suplai cabai yang ke kami juga sangat terbatas,” ujar salah seorang pedagang di Pasar Kemungking.

Merujuk pada data Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltim, pada Maret 2021, Kaltim mengalami inflasi pada level yang terkendali. Indeks Harga Konsumen (IHK) Kaltim pada Maret 2021 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,20 persen, sedikit lebih tinggi dari inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 0,18 persen.

Kepala Perwakilan BI Kaltim Tutuk SH Cahyono menjelaskan, secara tahunan, inflasi IHK Maret 2021 tercatat sebesar 0,74 persen, atau inflasi secara tahun kalender tercatat sebesar 0,53 persen. Kendati demikian, menurutnya inflasi Kaltim masih cukup terkendali.

“Berdasarkan kelompok pengeluarannya, inflasi Maret 2021 utamanya bersumber dari kenaikan harga kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang tercatat meningkat dari 0,40 persen pada bulan sebelumnya, menjadi 1,10 persen di bulan Maret 2021,” paparnya dalam rilisnya Senin (6/4/2021) kemarin.

[irp]

Masih dalam rilisnya, Tutuk menjabarkan, beberapa komoditas pangan mengalami peningkatan harga seiring terbatasnya pasokan serta adanya peningkatan permintaan masyarakat. Berdasarkan komoditasnya, cabai rawit, ikan layang/benggol, dan daging ayam ras tercatat menjadi komoditas utama penyumbang inflasi Maret 2021.

“Ketiga komoditas tersebut masing-masing tercatat mengalami kenaikan harga sebesar 28,72 persen, 10,62 persen, dan 1,94 persen. Ketiga komoditas tersebut memberikan total andil mencapai 0,24 persen terhadap pembentukan inflasi Kaltim,” ungkapnya.

Diakui dia, kenaikan harga cabai rawit juga terjadi di level nasional seiring menurunnya pasokan di daerah sentra akibat adanya gangguan produksi. Sementara kenaikan harga ikan layang/benggol juga disebabkan oleh terganggunya aktivitas penangkapan ikan karena curah hujan dan gelombang yang tinggi.

Di sisi lain, peningkatan harga daging ayam ras disebabkan oleh berlanjutnya kebijakan-kebijakan culling and cutting, sehingga membatasi produksi daging ayam ras sebagai langkah untuk menstabilkan harga pasca rendahnya daging ayam ras pada periode-periode sebelumnya.

“Peningkatan inflasi Kaltim lebih lanjut tertahan oleh deflasi pada kelompok transportasi. Kelompok transportasi tercatat mengalami deflasi sebesar 0,39 persen, setelah pada bulan sebelumnya mengalami inflasi sebesar 0,49 persen. Deflasi kelompok tersebut disebabkan oleh adanya PPKM di Kaltim yang membatasi aktivitas bepergian masyarakat,” tuturnya.

Tutuk menambahkan, koordinasi dalam kerangka Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di wilayah Kaltim terus dilakukan. Pada bulan Maret 2021, TPID di wilayah Kaltim melakukan kegiatan pengendalian inflasi daerah, salah satunya melalui penyelenggaraan Pasar Tani pada 20 Maret 2021.

“Kegiatan seperti itu akan diselenggarakan secara rutin ke depan. Upaya tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program stabilisasi harga pangan bergejolak di Kaltim,” tandasnya. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin

TAGGED:BI Perwakilan KaltimHarga Ayam NaikHarga Cabai Rawit MahalHarga Pangan NaikPangan Naik Jelang RamadanStok Pangan Menipis
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesia U-23 Tahan Imbang Mali 2-2, Struick Cetak Gol Perdana di 2025 dan Targetkan Emas SEA Games
OlahragaTrending

Indonesia U-23 Tahan Imbang Mali 2-2, Struick Cetak Gol Perdana di 2025 dan Targetkan Emas SEA Games

By
Wili Wili
Kontroversi Keluarga Mengkremasi Dali Wassink Komentar Buya Yahya, Ustadz Abdul Somad, dan Derry Sulaiman
SelebritisTrending

Kontroversi Keluarga Mengkremasi Dali Wassink Komentar Buya Yahya, Ustadz Abdul Somad, dan Derry Sulaiman

By
Wili Wili
Jisoo ‘BLACKPINK’ Bersinar di Kampanye Terbaru Lady Dior dengan Gaya Punk Modern
KpopTrending

Jisoo ‘BLACKPINK’ Bersinar di Kampanye Terbaru Lady Dior dengan Gaya Punk Modern

By
Wili Wili
Polisi Lacak Pelaku Order Fiktif Kue Catut Nama Mantan Dandim Depok, Ini Perkembangannya.
Hukum & KriminalTrending

Polisi Lacak Pelaku Order Fiktif Kue Catut Nama Mantan Dandim Depok, Ini Perkembangannya

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?