By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Visi Kaltim Berdaulat Dinilai Masih Jauh dari Harapan, Sutomo Jabir: Masalah Infrastruktur hingga Pangan Masih Sulit
Kabar Politik

Visi Kaltim Berdaulat Dinilai Masih Jauh dari Harapan, Sutomo Jabir: Masalah Infrastruktur hingga Pangan Masih Sulit

Devi Nila Sari
Last updated: April 9, 2021 1:54 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Visi Kaltim Berdaulat Dinilai Masih Jauh dari Harapan, Sutomo Jabir: Masalah Infrastruktur hingga Pangan Masih Sulit
Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir menilai masih ada banyak masalah pembangunan yang butuh perhatian pemerintah. (Istimewa)
SHARE
Visi Kaltim Berdaulat Dinilai Masih Jauh dari Harapan, Sutomo Jabir: Masalah Infrastruktur hingga Pangan Masih Sulit
Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir menilai masih ada banyak masalah pembangunan yang butuh perhatian pemerintah. (Istimewa)

Visi Kaltim Berdaulat Dinilai Masih Jauh dari Harapan, Sutomo Jabir: Masalah Infrastruktur hingga Pangan Masih Sulit. Apa yang disampaikan anggota DPRD Kaltim itu, merujuk dari kondisi keadaan di pelosok Kaltim seperti di Kutim dan Berau yang masih jauh dari kata keadilan dan kemerdekaan pembangunan.

Akurasi.id, Samarinda – Meski memiliki visi dan misi yang begitu memihak kepada masyarakat, namun nyatanya di tahun ketiga kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Isran Noor-Hadi Mulyadi, masih begitu jauh dari ketahanan pangan dan fasilitas mumpuni di tingkat kecamatan.

Hal ini diungkapkan anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir. Politikus Fraksi PKB ini mengatakan, jika penilaiannya itu bukan tanpa alasan. Banyak fakta lapangan yang nyatanya setiap tahun terus berulang, semisal kenaikan harga cabai yang tak mampu diantisipasi Pemerintah Benua Etam -sebutan Kaltim.

“Kenaikan harga seperti cabai dan daging yang selalu berulang setiap tahun, menunjukkan kita masih begitu jauh dari swasembada pangan, apalagi berdaulat di bidang itu, masih sangat jauh,” tegasnya, Senin (29/3/2021).

Padahal, menurut Sutomo, Kaltim yang memiliki lahan begitu luas seharusnya mampu dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pemerintah untuk meningkatkan hasil panen petani, dan memaksimalkan potensi di bidang peternakan untuk kebutuhan daging.

Kaltim yang dirasa memiliki semua bekal inj, sambung dia, seharusnya tak lagi kerepotan ketika pasokan cabai dan daging dari luar daerah mengalami permasalahan perbuahan iklim yang tak bisa dibendung manusia.

Tak hanya tentang kesiapan pangan, Sutomo pasalnya juga menyorot minimnya fasilitas kesehatan di pelosok Kaltim yang saat ini masih dirasa begitu memilukan.

[irp]

Dirinya memberi perbandingan puskesmas pembantu yang berada di provinsi lain, seperti di Pulau Jawa yang mana telah mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat.

“Seharusnya pustu (puskesmas pembantu) di kecamatan itu bisa menyelesaikan permasalahan kesehatan di tingkat kecamatan, daripada masyarakat harus menumpuk di rumah sakit besar. Saya pikir pemerintah harus memikirkan aspek kebutuhan di bawah ini. Agar bisa ada pemerataan,” bebernya.

Selain fasilitas puskesmas pembantu yang kurang memadai, minimnya infrastruktur jalan bagi masyarakat di pelosok Kaltim juga menambah ironi di provinsi yang memiliki kekayaan alam tak terkira ini.

“Coba kalau kita keliling. Jalan hancur, pendidikan terbatas. Saya mendorong kebijakan memihak kebutuhan di sana,” tegasnya.

Perhatian kepada kabupaten dan kota, khususnya yang berada di pojokkan Kaltim harus mendapat perhatian khusus. Sutomo bahkan menyinggung jika penyerapan anggaran, banyak kebutuhan masyarakat pelosok yang tiba-tiba menghilang ketika \\\\\\\\\musrenbang tingkat provinsi digelar.

“Banyak program di dalam musrenbang itu menghilang. Seperti yang kemarin, itu kebutuhan kabupaten/kota tiba-tiba tertimpa dengan proyek anggaran multiyears. Ini mesti disambungkan dan perlu dijembatani. Secara upaya kami selalu mendorong dan sudah dimaksimalkannya,” pungkasnya. (*)

Penulis : Zulkifli
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD KaltimBerau dan KutimHadi MulyadiIsran NoorKabar PolitikKaltim Berdaulat Jauh HarapanKomisi II DPRD KaltimMasalah InfrastrukturMasalah Pangan Masih Sulitsutomo jabirVisi Kaltim Berdaulat
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

DPRD Bontang Minta Insentif Guru Swasta Segera Dicairkan, Basri Rase: Sudah Saya Minta ke Disdikbud
Kabar Politik

DPRD Bontang Minta Insentif Guru Swasta Segera Dicairkan, Basri Rase: Sudah Saya Minta ke Disdikbud

By
Devi Nila Sari
gaji tk2d
Kabar PolitikTrending

Sikapi Gaji TK2D yang Kerap Lambat Dibayarkan, Mahyunadi: Berikan Kesempatan Saya Menyelesaikannya

By
akurasi 2019
Usai Serahkan SK B1-KWK, Andi Harun Minta 9 Paslon Diusung Kedepankan Politik Santun
Kabar Politik

Usai Serahkan SK B1-KWK, Andi Harun Minta 9 Paslon Diusung Kedepankan Politik Santun

By
akurasi 2019
NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI per 1 September 2025
HeadlineKabar Politik

NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI per 1 September 2025

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?